Pedoman-Hidup

Hidup hanya sementara, dan setiap orang hidup tentu saja memiliki pedoman hidup dalam kehidupannya. Dengan pedoman hidup itulah setiap manusia mengontrol segala tindak-tanduk berprilaku sehari-hari hingga semakin teratur, tidak menjalankannya dengan sesuka hati tanpa mengindahkan pedoman hidupnya. Dan, Maha Suci Allah dengan segala kuasa-Nya telah menurunkan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup ummat muslim. Mulai dari masalah paling kecil hingga paling besar dalam kehidupan, diatur dengan sangat rinci didalam Al-Qur’an. Ditambah dengan sunnah atau petunjuk dari Rasulullaah Muhammad SAW, memberi penerangan dan pencerahan dalam menjalankan kehidupuan secara ikhlas hingga senantiasa menyadari bahwasannya manusia tidak lebih dari hamba yang sangat kecil dihadapan-Nya.

Memahami, menjunjung tinggi dan menerapkan pedoman hidup tentu menjadi suatu keharusan. Dengan mnedekatkan diri pada pedoman hidup sebagai muslim tiada lain Al-Qur’an, membacanya sekaligus mentadaburinya, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari akan mendapatkan manfaat besar. Berikut ini hanya beberapa dari sekian banyak keutamaan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup ummat muslim;

lentera1

Puasa merupakan hal yang sangat penting keberadaannya. Selain bagian dari kewajiban ibadah sebagai ummat muslim, dengan menjalankan puasa akan menuai beragam kebaikan didalamnya. Selain dari tujuan utama berpuasa untuk mendekatkan diri kita kepada Sang Pencipta, ternyata banyak manfaat yang dapat diraih. Karena secara terlatih dengan teratur, jasmani atau raga akan lebih mampu meningkatkan daya tahan tubuh, sementara rohani senantiasa lebih sabar dan mampu menahan hawa nafsu duniawi yang seringkali membuat kita terlena atau bahkan menjerumuskan pada lembah dosa.

Seperti telah tertuang dalam postingan lalu, Renungan tentang puasa! Sesungguhnya, puasa itu sendiri bukan hanya sekedar menahan lapar, menahan haus dan dahaga dari waktu Subuh sampai adzan Maghrib, namun lebih kepada peningkatan nilai-nilai ibadah yang bersanding dengan puasa itu sendiri. Diantanya lebih banyak membaca Al-Qur’an, makin sering menunaikan shalat sunnah disamping shalat wajib yang rutin dikerjakan, lebih mengendalikan amarah dan segala macam hawa nafsu yang merugikan.

cincin-emas

Emas, salah satu bentuk benda berharga yang tidak diharamkan namun dilarang dalam sebagian penerapannya. Salah-satu contoh pada kaum pria sebagai subjek penggunanya. Seperti kita ketahui, sekarang banyak dijumpai barang-barang perhiasan untuk lelaki yang terbuat atau mengandung unsur emas. Diantaranya jam tangan, kaca mata, kalung, cincin dan sebagainya hingga beberapa pria memakai perhiasan emas ditubuhnya. Sedangkan pada umumnya emas itu sendiri merupakan perhiasan yang sering dikenakan oleh kaum hawa guna menimbulkan suatu kesan cantik, menawan dan mewah dikala seorang wanita memakainya.

Dalam Islam, emas sebenarnya tidak boleh digunakan oleh kaum pria. Nabi Muhammad SAW dalam suatu hadist mengatakan “emas dan sutra dihalalkan bagi para wanita dari ummatku, namun diharamkan bagi para pria” (HR. An Nasai dan Ahmad).

Cincin

Sejak dulu batu akik telah menjadi bagian dari penghias jari yang sudah tidak asing lagi dipakai masyarakat kita sebagai pelengkap cincin. Rata-rata yang mengenakan cincin batu akik dulu kebanyakan para pria dewasa. Selain fungsinya sebagai aksesoris, tidak sedikit orang yang berpandangan dengan memakai cincin tersebut mengandung makna tersendiri seperti keberuntungan dan lain-lain. Untuk hal tersebut, entahlah! Tapi yang jelas secara kasat mata, dahulu yang mengenanakan cincin batu akik rata-rata lelaki dewasa.

Seiring berkembangnya jaman, tidak bisa dipungkiri kebanyakan orang memang suka ikut-ikutan dengan sesuatu yang baru atau yang lagi tren. Tentu masih kita ingat, beberapa tahun lalu kehebohan serupa terjadi pada setangkai gelombang cinta yang cukup menghebohkan sehingga bisa terjual dengan harga puluhan juta perpohon. Selain tanaman, terjadi juga pada beberapa jenis hewan seperti ikan hias, burung, dan konon terdengar kabar jenis kecoa pun kali ini menjadi salah-satu binatang yang dapat dibeli dan dipelihara, Kecoa Madagaskar (thinking)

PakaianSetiap orang ingin berpenampilan menarik. Dalam berpakaian tentu saja berharap yang dapat dipakai itu yang terbaik hingga mampu memenuhi fungsi dari pakaian itu sendiri, sebagai penutup tubuh, pelindung tubuh serta kebutuhan estetika. Hanya saja yang menjadi persoalan tidak semua orang mampu membeli pakaian baru yang bagus karena terkait faktor finansial.

Dari sebagian besar masyarakat Indonesia yang memiliki keterbatasan finansial, dengan kondisi tersebut memunculkan prinsip daripada tidak membeli baju baru dengan harga yang teramat mahal maka beralih memilih pakaian bekas yang dalam pandangannya masih layak untuk digunakan. Dan, tidak sedikit dari mereka berpandangan berbeda alias yang penting trendi. Bagi mereka terpenuhi kebutuhan akan pakaian itu, walaupun memakai pakaian bekas tetap menganggap hal itu sebuah pencapaian terbaik. Kondisi inilah yang mungkin menjadi salah-satu pendukung maraknya jual beli pakaian bekas import.

Page 1 of 8012345...102030...Last »