Investasi Pada Diri Sendiri

Investasi Pada Diri Sendiri

Profesional yang berhasil adalah mereka yang meyakini bahwa tanggung-jawab untuk masa depan ada di tangan dirinya sendiri. More »

Berpikir Positif

Berpikir Positif

Hidup akan menjadi baik kalau memandangnya dari segi yang baik. More »

Dibalik Gemercik Hujan

Dibalik Gemercik Hujan

Dari rintik hujankita dapat belajar apa itu kesetiaan, pengorbanan, perjuangan, kepatuhan. Belajar memberi tanpa diminta serta belajar menerima meski dibenci. More »

Mengenang Permainan Anak Tempo Doeloe

Mengenang Permainan Anak Tempo Doeloe

Permainan anak dahulu kaya akan unsur imajinasi, kerja sama, dan pertemanan. Berpotensi membentuk kepedulian sosial, interaksi sosial dan kepekaan sosial. More »

A Man’s Life is What His Thought Make of It

A Man’s Life is What His Thought Make of It

Kehidupan manusia “a man’s life” adalah bagaimana mereka memikirkannya More »

 

Sahur Sehat Membuat Saum Kuat Hingga Tamat

Sahur Sehat

Tak terasa waktu bergulir begitu cepatnya, perasaan baru kemarin mulai berpuasa tapi nyatanya sudah berada di 10 hari babak ketiga atau terakhir puasa pada ramadhan kali ini. Tidaklah lain, hal tersebut merupakan sebuah pertanda bahwa betapa betahnya menjalani hidup ini. Syukur alhamdulillah nikmat yang diberikan-Nya tercurah dengan berkah-Nya pula. (worship)

Selain tentang kewajiban dan pahalanya, secara riil dengan berpuasa merupakan bentuk melatih diri tentang kedisiplinan hidup, disiplin dengan senantiasa menerapkan etika dan moral dalam berprilaku, disiplin mengatur pola makan hingga menjaga keseimbangan secara fisik, dan lain-sebagainya. Khusus berkaitan dengan pola makan, rasanya beragam tips berbuka puasa dan sahur sehat sudah banyak sekali diulas diberbagai media. Kontretan ini hanyalah curhatan belaka, manakala pernah merasakan sekali waktu berrpuasa pada beberapa tahun silam tanpa sahur karena kesiangan. Bukan berarti tidaklah kuat berpuasa karena nyatanya alhamdulillah dapat dilalui dengan semestinya. Namun, jujur rasanya kurang afdol dan juga rasa lemes sedikit berbeda jika dibandingkan dengan sahur terlebih dahulu itu tetap ada.  (haha)

Renungan Tentang Puasa

Renungan Tentang Puasa

Bila Ramadhan dibagi menjadi tiga bagian, masing-masing berjumlah 10 hari berarti sekarang kita berada dalam bagian ketiga puasa kita. Ditahap awal Ramadhan, mungkin kita memasang target ibadah kita dalam 10 hari tsb, selanjutnya dimuhasabah untuk kemudian diperbaiki dan ditingkatkan di babak kedua dan ketiga. Mudah-mudahan kita semua bisa meningkatkan bagian demi bagian sampai pada tingkat yang maksimal, serta diawal Syawal dapat melakukan recovery-nya. Semoga hasil yang diharapkan setelah itu adalah tercapainya kestabilan dan keseimbangan hidup yang dapat teraih sebagai bekal untuk menghadapi kehidupan pasca Ramadhan.

Kembali merenungkan masalah sejauh mana kita berpuasa, biasanya hal ini tersirat pada saat kita benar-benar nengingat Sang Pencipta. Jika puasa ditinjau dari kelanggengan hidup ijtima’i (sosial), sudah jelas terdapat suatu realita yang tidak bisa dibantah, kita tak dapat hidup sendirian di dunia ini, keberadaan kita pasti memerlukan bantuan orang lain, dan hajat akan bantuan orang lain ini menyebabkan kita harus membina hubungan atau relasi satu sama lainnya, karena kita ini sengaja diturunkan oleh Allah SWT. ke tengah-tengah umat manusia dengan membawa misi sosial, hanyalah untuk memperbaiki umat manusia. Karena itu Islam banyak memiliki ajaran di bidang sosial kemasyarakatan yang membawa kaum muslimin menjadi makhluk sosial yang baik. Namun untuk tujuan ini tidak semua manusia mampu menerapkan kehidupan sosial sebagaimana yang dikehendaki oleh Islam. Kemudian atas ketidakmampuan itu kadang kala lahir sifat angkuh, sombomg serta sifat egois dan lain sebagainya.

Four in One – Ramadhan

Four in One - Ramadhan

Dalam hitungan hari saja Insya Allah kita akan menghadapi bulan ramadhan atau bulan puasa. Mudah-mudahan kita semua gembira menyambutnya, segembira ketika kita waktu kecil menghadapi datangnya hari lebaran. Mmm… asyiiikk!

Rasulullah SAW pernah bersabda, “Puasalah, engkau niscaya sehat! “. Sabda tersebut beliau ucapkan lebih 14 abad silam. Dunia kedokteran kemudian membuktikan bahwa puasa tidak saja secara mental bisa menajamkan fungsi inderawi dan mengendorkan tekanan jiwa serta melatih orang menahan hawa nafsu dari segala angkara murka. Melainkan sekaligus juga secara fisik dapat menurunkan tekanan darah dan kadar lemak.

Selamat Datang 2017

2017

2017 Awal

Hidup adalah proses
Proses yang tak kenal batas usia
Saat terjatuh, mesti berdiri lagi
Ketika kalah, patut mencoba ulang
Dalam gagal, harus bangkit kembali
Saat gemilang, mesti jaga diri
Ketika menang, patut jaga hati

Ibarat hidup itu belajar
Semua proses tak akan berarti
Jika yang terlalui tak dicermati
Jadi tuntutan diri menelaah yang terlampaui
Hingga seruan Illahi menghampiri untuk kembali

Terhebat Sedunia

Terhebat Sedunia

Suatu hari, tiga orang ibu yang bersahabat berlibur bersama. Sekedar mengisi liburan di hari minggu dengan mengajak jalan putra-putrinya ke sebuah taman bermain yang tidak terlalu jauh dari tempat tinggal mereka. Sebut saja ibu yang pertama bernama Ani, dan putrinya bernama Ina yang masih berumur lima tahun. Ibu yang kedua bernama Sami, dan putrinya bernama Imas yang juga berumur lima tahun. Ibu yang ketiga bernama Lira, dan putranya bernama Aril yang baru menginjak umur empat tahun.Yang terhebat sedunia!

Ditaman bermain, ketiga ibu tersebut mengarahkan ketiga anak mereka untuk bermain bersama. Selebihnya ketiga ibu yang bersahabat itu asyik ngerumpi. Disaat yang bersamaan, ketiga orang anak kecil yang sedang asyik bermain lantas saling bercakap-cakap.

Mohon Maaf, Diantara Sesal dan Kesal

Mohon Maaf

Ada seorang pemuda yang telah dikenal brandalan oleh tetangga dan juga warga sekitarnya. Sebut saja namanya Jabrig. Seakan menerima hidayah, dengan wajah kusut semerawut dan terlihat sedih Jabrig mendatangi kediaman seorang tokoh masyarakat setempat yang bernama Pak Alim. Niat Jabrig mendatangi Pak Alim untuk berkonsultasi. Ia ingin taubat dan mohon maaf kepada semuanya atas segala tingkah-laku yang telah diperbuatnya selama ini. Sesampainya dirumah Pak Alim, lantas dipersilahkannya Jabrig masuk keruang tamu. Dan, dimulailah perbincangan diantara keduanya.

Persahabatan Mendatangkan Keindahan

Persahabatan Mendatangkan Keindahan

Suatu hari seseorang berkata, “Buat apa menjalin persahabatan didunia maya? Toh banyak yang gak benar, lebih jelas punya sahabat didunia nyata”. Dengan jawaban sederhana,”segala sesuatu itu datangnya dari luar, bersahabat bisa dimana saja, kita tidak perlu membedakan dari mana berasal, dan baik tidaknya seseorang itu tergantung pribadinya masing-masing dan seberapa mampu kita menyikapinya”. Persahabatan Mendatangkan Keindahan!

Ibaratnya, kita dalam sadar tidak perlu membedakan antara pikiran dan tindakan karena keduanya akan jalan beriringan. Semua pikiran dan tindakan menawarkan kesempatan yang sama untuk bisa mendewasakan dan dipelajari. Begitupun antara dunia maya dan dunia nyata.

Dimensi hidup! Kita adalah bagian dari yang lain, dan kita sadar tidak ada patokan yang bisa dipakai sebagai pembanding. Di alam semesta yang penuh dengan misteri, tidak ada yang lebih baik, dan tidak ada pula yang lebih buruk.

Memupuk Keberanian Sejak Dini

Memupuk Keberanian

Telah lama keberanian tertanam pada nenek moyang kita, keberanian mengarungi lautan luas “samudra”, dan para pelaku sejarah dengan gigih dan berani maju ke medan juang yang tak gentar menghadapi marabahaya untuk mendapatkan sebuah kemerdekaan. Kini, setelah bahaya perang berlalu, bukan berarti sifat berani itu turut tiada karena akan lebih terasa lagi perlunya memupuk keberanian meskipun keberadaanya diperlukan untuk menghadapi situasi yang berbeda. Memupuk Keberanian Sejak Dini!

Tidak bisa dipungkiri, sering kali manusia takut dari suatu yang belum diketahui atau belum dikenal serta karena belum terbiasa, terlebih pada seorang anak kecil. Maka, diperlukannya memupuk keberanian dengan menggali pengetahuan tentang perkara yang bersangkutan. Jadi, salah-satu penyebab timbulnya ketakutan itu bisa jadi karena belum terbiasa. Contoh kecil, saat berjalan malam hari didepan rumah melihat bayang-bayang kehitaman melambai, setelah diselidiki ternyata hanyalah daun yang tertiup angin. Ketika mendengar benda jatuh secara tiba-tiba, setelah dilihat hanyalah barang yang tersenggol seekor kucing. Ada juga orang takut kepada orang lain “kepada seorang tokoh besar umpamanya”, hanya karena belum kenal.