<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KIP&#039;s Bandung</title>
	<atom:link href="http://kipsaint.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kipsaint.com</link>
	<description>Blog abdi thea, just is seen, heard, felt and wanted, trying to learn to become better again.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Jan 2012 16:55:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Be Yourself</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/be-yourself.html</link>
		<comments>http://kipsaint.com/isi/be-yourself.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2012 16:36:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kips</dc:creator>
				<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[Psychology]]></category>
		<category><![CDATA[Bekerja]]></category>
		<category><![CDATA[etika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/?p=3800</guid>
		<description><![CDATA[Terdapat sebuah alkisah sederhana, ceritanya ada sebuah perusahaan kecil sedang merekrut SDM baru guna menunjang lancarnya serta kemajuan usaha yang sedang dijalankan. Lalu, sebut saja A mengajukan diri karena tertarik dengan pekerjaan tersebut. Dengan kemampuan yang mumpuni serta semangatnya, ia menyanggupi semua syarat dan aturan yang dijelaskan HRD perusahaan itu. Bahkan saking semangatnya dengan lantang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2012/01/Be-Yourself.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-3827" style="margin-left: 0px; margin-right: 10px;" title="Be Yourself" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2012/01/Be-Yourself.jpeg" alt="" width="150" height="177" /></a>Terdapat sebuah alkisah sederhana, ceritanya ada sebuah perusahaan kecil sedang merekrut SDM baru guna menunjang lancarnya serta kemajuan usaha yang sedang dijalankan. Lalu, sebut saja A mengajukan diri karena tertarik dengan pekerjaan tersebut. Dengan kemampuan yang mumpuni serta semangatnya, ia menyanggupi semua syarat dan aturan yang dijelaskan HRD perusahaan itu. Bahkan saking semangatnya dengan lantang A menyatakan bisa melakukan lebih dari apa yang diharapkan perusahaan. Dengan mengevaluasi pengalaman kerja dan semangatnya A, pihak perusahaan menganggap sebagai pertanda baik, maka A diterima sebagai pegawai baru.</p>
<p>Singkat cerita, sebulan sudah A bekerja diperusahaan tersebut. Dan apa yang dikerjakan A, dengan semangatnya yang tinggi hasilnya cukup memuaskan meski baru bisa dikatakan mampu memenuhi 75% dari yang ditargetkan perusahaan. Dari kondisi dan waktu yang cukup singkat tersebut perusahaan tidak mempermasalahkannya, dan dengan bijaknya dianggap A masih perlu adaptasi. Disisi lain, pihak perusahaan menilai bahwa kekurangan yang ada pada A bukan terletak dari kemampuan dirinya dalam bekerja melainkan prilaku yang kerap meremehkan hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaan. Selebihnya, dikemudian hari A mendapat bimbingan dan pengarahan dalam bekerja.</p>
<p><span id="more-3800"></span>Tiga bulan berlalu sudah, A dengan prilaku yang tentu saja mempengaruhi terhadap kinerjanya masih menunjujukkan tidak ada perubahan yang <em>significant</em>. Oleh karena itu, pihak perusahaan memanggilnya untuk membahas kondisi tersebut. Lalu apa hasilnya? Ternyata yang menjadi kendala pada prilaku A dalam bekerja adalah keegoisan prinsip dan tidak perduli orang lain atau lingkungan. Mau orang lain susah, perusahaan bangkrut, kalau menurut istilah bahasa sundanya itu &#8220;sabodo teuing&#8221; yang terpenting sudah memenuhi kewajian pokok yang sudah dianggapnya cukup. Hal tersebut disimpulkan dari pernyataan A bahwasannya; perusahaan mau memberi pengarahan X atau Y juga tidak akan ada gunanya karena pada tempat bekerja sebelumnya dia terbiasa dengan kebiasaan Z. Dan dengan pernyataan singkatnya A berkata &#8220;saya adalah saya&#8221;. Akhir cerita, pihak perusahaan bilang kepada A; elo, gw, <em>end</em> alias dipecat <img src='http://kipsaint.com/wp-content/plugins/smilies-themer/kips/laugh.gif' alt='(LOL)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dari cerita dan kasus sederhana diatas terdapat gambaran bahwasannya, <em>be yourself</em>  itu tidak cukup hanya menjadi diri sendiri, karena menjadi diri sendiri bisa positif dan juga bisa negatif. Seperti halnya A yang berprinsip &#8220;saya adalah saya, mau diterima ya begini, nggak mau ya sudah&#8221;. Akhirnya sisi negatiflah yang menonjol karena sudah tentu tidak akan mendukung terhadap kemajuan perusahaan jika hanya menganggap cukup kewajiban pokoknya saja yang ia sendiri tanpa menyadari bahwa kewajiban utamanya pun belum terpenuhi 100%. Bahkan A tidak sadar pula bahwasannya disetiap perusahaan manapun loyalitas dalam bekerja sangat diperlukan. Disisi lain menjadi diri sendiri memang penting karena tentu saja dari setiap individu tidak ingin pribadinya terpecah-pecah. Semua orang mengharapkan memiliki pribadi yang utuh yakni pribadi yang telah dikembangkan. Artinya, karakter bawaan yang positif ditonjolkan sementara yang negatif dapat terkontrol. Lalu, bagaimana seseorang dapat menjadi diri sendiri?<strong></strong></p>
<p><strong>Mengenali diri! </strong>Seseorang harus mengenal dirinya dengan jujur. Sisi negatif kepribadian kita memang tidak dapat dihilangkan, tetapi dapat dikendalikan. Jika kita terus mengembangkan sisi positif, sisi negatif itu lama-lama akan terkikis. Namun jika kita stag, sisi negatif itu akan muncul kembali. Karena pada dasarnya itu sudah ada dan terekam dalam diri seseorang. Sebaliknya, sikap positif jika tidak dikembangkan akan mengempis.</p>
<p><strong>Mengontrol karakter! </strong>Karakter tidak bisa dirubah tetapi dapat dikontrol. Seseorang yang pembawaannya <em>introvert</em> tidak bisa berubah menjadi <em>ekstrovert</em>. Namun, sikap diam itu dapat dikelola menjadi diam yang tetap aktif. Artinya, jika memang perlu bicara, ya harus berbicara. Karakter positif bisa dimasukkan pada saat yang tepat dan tidak perlu dipaksakan. Sebenarnya kita dapat memilih saat yang paling tepat untuk mengambil sikap, membuka diri secara bertahap, memilih lebih selektif siapa yang dapat kita ajak bicara. Tidak perlu memberi masukkan pada orang yang tidak membutuhkan dan tidak perlu selalu membenahi orang lain bila tidak diminta. Kalau pun ada orang memberi masukkan tidak harus diserap 100 persen, akan lebih baik jika pertimbangkan dan disesuaikan dengan sifat yang dimiliki.</p>
<p><strong>Memberi argumen yang jelas! </strong>Jika kita bertamu lalu disuguhi sesuatu yang tidak disukai, bagaimana menolak dengan halus. Sebelum mengahdiri suatu acara, ada baiknya memiliki wawasan tentang siapa dan acara apa yang akan kita datangi. Secara etika kita juga harus memberi argumen yang memperjelas alasan menolak suguhan tersebut.</p>
<p>Dari kasus diatas, seharusnya A dapat menempatkan diri, sadar bahwasannya pemimpin berhak mengatur bahkan mneyuruh pegawai. Kalau sudah terjebak berada dilingkungan tersebut sudah menjadi kewajiban untuk mengikuti aturan yang berlaku, termasuk memenuhi kewajiban sebagai pegawai dalam beretika. Jika A sadar dengan kebiasaan lamanya, seharusnya diungkapkan diawal termasuk mengenai kemampuan dan kesanggupan yang sesuai dengan dirinya. Saat bekerja bukan lagi ajang untuk tawar-menawar melainkan waktunya mengambil sikap, berhenti atau melanjutkan bekerja. Bagaimanapun tidak akan ada perusahaan yang mengikuti aturan masing-masing pekerjanya, kecuali yang mungkin dalam beberapa hal saja misalnya ketika diminta pendapat, dan itu pun pastinya melalui tahap pertimbangan tertentu. Seharusnya A jangan mengambil resiko dalam menekankan pendiriannya, terlebih pada atasan kalau masih membutuhkan pekerjaan tersebut. Disitulah pentingnya mengontrol diri.</p>
<p>Disisi lain, tindakan yang diambil pihak perusahaan dirasa sudah tepat, sadar bahwa tidak selalu bisa mengharapkan seseorang untuk berubah, terlebih sudah diberikan waktu yang cukup untuk beradaptasi. Andai saja A dengan komitnya dalam bekerja dapat memenuhi kewajiban utama yang diharapkan perusahaan, pasti tidak menutup kemungkinan pihak perusahaan mempertahankannya. Pengarahan dapat disampaikan dengan cara lain yang mungkin lebih tepat hingga mengenai sasaran.</p>
<p>Jadilah diri sendiri yang positif, dengan demikian akan termotivasi untuk terus positif. Wallahu’alam bishawab. <img src='http://kipsaint.com/wp-content/plugins/smilies-themer/kips/worship.gif' alt='(worship)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/isi/be-yourself.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>55</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Happy New Year 2012</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/happy-new-year-2012.html</link>
		<comments>http://kipsaint.com/isi/happy-new-year-2012.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 16:58:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kips</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[2012]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/?p=3806</guid>
		<description><![CDATA[Detik demi detik waktu bergulir, dan ditemani angin malam yang dingin masih setia mengisi waktu beberapa menit bahkan detik sisa-sisa waktu diakhir tahun ini. Dengan riuhnya suara petasan pula seakan membantu menguatkan keyakinan untuk menantang masa yang segera datang.
Bicara soal perubahan atau pergeseran waktu, kita semua biasanya mempunyai harapan-harapan baru terkait pergantian waktu tersebut. Secara pribadi dan dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2011/12/Kips-2012.jpg"><img class="size-full wp-image-3807 alignleft" style="margin-left: 0px; margin-right: 10px;" title="Kips-2012" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2011/12/Kips-2012.jpg" alt="" width="150" height="207" /></a>Detik demi detik waktu bergulir, dan ditemani angin malam yang dingin masih setia mengisi waktu beberapa menit bahkan detik sisa-sisa waktu diakhir tahun ini. Dengan riuhnya suara petasan pula seakan membantu menguatkan keyakinan untuk menantang masa yang segera datang.</p>
<p>Bicara soal perubahan atau pergeseran waktu, kita semua biasanya mempunyai harapan-harapan baru terkait pergantian waktu tersebut. Secara pribadi dan dalam ruang lingkup khusus disini harapannya tidak muluk-muluk tiada lain berharap masih adanya kerabat yang sudi silaturahmi ke gubug butut ini. Selebihnya, kata maaf tersampaikan jikalau sampai malam ini saja masih terselip kata dan prilaku yang kurang bijak. <img src='http://kipsaint.com/wp-content/plugins/smilies-themer/kips/worship.gif' alt='(worship)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Semoga bahagia dan tanpa semakin gelisah saat membaca lagi apa yang tersaji dalam postingan-postingan blog ini. Bagaimanapun, semua tulisan yang tergoreskan hanyalah bentuk cerminan dari pembelajaran pribadi semata. Hal tersebut dapat terlihat dari isi postingan yang kurang mengikuti trend atau kurang <em>uptodate</em> dengan tema yang sedang banyak diperbincangkan, serta masih banyaknya hal-hal yang mungkin kurang penting termuat selain hal-hal klasik yang baru dipelajari dan tidak dimuat disini tentunya. Sudah jelas banyak muatan gak penting, tapi tetep ngarep ada yang mampir <img src='http://kipsaint.com/wp-content/plugins/smilies-themer/kips/laugh.gif' alt='(LOL)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-3806"></span>Salam hangat selalu dan tetap penuh semangat. Membiarkan waktu hingga terisi berbeda, yang senantiasa terjejali rasa cinta yang nyata hingga membuat kita semakin mengerti dalam menyelami berbagai sisi kehidupan. Selamat merayakan pergantian tahun, &#8220;Happy new year 2012!&#8221;</p>
<p> <img src='http://kipsaint.com/wp-content/plugins/smilies-themer/kips/kembang_api.gif' alt='(kembang_api)' class='wp-smiley' /> (kembang_api) <img src='http://kipsaint.com/wp-content/plugins/smilies-themer/kips/kembang_api.gif' alt='(kembang_api)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/isi/happy-new-year-2012.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sedia Payung Sebelum Hujan</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/sedia-payung-sebelum-hujan.html</link>
		<comments>http://kipsaint.com/isi/sedia-payung-sebelum-hujan.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Dec 2011 16:59:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kips</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/?p=3789</guid>
		<description><![CDATA[Tepatnya hari ini, tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu. Untuk itu selaku anak yang terlahir dari seorang ibu turut mengucapkan &#8220;Selamat Hari Ibu&#8221; kepada semua ibu-ibu dimanapun berada. Terima kasih atas jasanya yang tak terhingga. Terbersit salah-satu perjuangan terkecilnya yang tetap bernilai besar, ketika kecil senantiasa ibu memayungi diri biar terhindar dari sengatan teriknya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2011/12/In-The-Rain.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-3791" style="margin-left: 0px; margin-right: 10px;" title="In The Rain" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2011/12/In-The-Rain.jpeg" alt="" width="150" height="170" /></a>Tepatnya hari ini, tanggal 22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu. Untuk itu selaku anak yang terlahir dari seorang ibu turut mengucapkan &#8220;<a href="http://kipsaint.com/isi/mother%e2%80%99s-day-hari-ibu-dan-sejarahnya.html">Selamat Hari Ibu</a>&#8221; kepada semua ibu-ibu dimanapun berada. Terima kasih atas jasanya yang tak terhingga. Terbersit salah-satu perjuangan terkecilnya yang tetap bernilai besar, ketika kecil senantiasa ibu memayungi diri biar terhindar dari sengatan teriknya mentari ataupun siraman air hujan. Dari kejelian itulah yang mungkin menjadikan mayoritas perempuan atau ibu-ibu selalu dekat dengan keberadaan payung. Nah, bicara soal payung berlanjut pada postingan yang masih berkaitan dengan <a href="http://kipsaint.com/isi/dibalik-gemercik-hujan.html">sang hujan!</a> <img src='http://kipsaint.com/wp-content/plugins/smilies-themer/kips/laugh.gif' alt='(LOL)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Intensitas hujan yang turun tiap harinya memang tidak bisa diprediksi. Namun, sekalinya hujan turun dengan deras, bisa dipastikan dibeberapa kawasan akan mengalami banjir cileuncang (genangan/aliran air hujan yang tidak terserap tanah). Banjir cileuncang adalah istilah bahasa Sunda untuk menggambarkan terjadinya genangan air disuatu tempat akibat tidak lancarnya pembuangan atau aliran air tersebut. Disisi lain, bisa kita bayangkan betapa saluran air di perkotaan masih banyak yang kurang berfungsi mengatasi air dari curah hujan. Terbukti dengan masih banyaknya kawasan yang selalu mengalami keadaan banjir.</p>
<p><span id="more-3789"></span><a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2011/12/Banjir-Cileuncang.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-3797" title="Banjir Cileuncang" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2011/12/Banjir-Cileuncang.jpg" alt="" width="600" height="408" /></a></p>
<p>Meski yang seharusnya adalah tugas pemerintah untuk menyelesaikan masalah banjir tersebut, namun ada baiknya semua pihak termasuk kita didalamnya mempunyai kepedulian untuk turut mencegah atau paling tidak meminimalisir agar banjir tersebut tidak terjadi. Melalui cara yang masih klise dan gampang banget yakni tidak membuang sampah sembarangan itu yang utama. Lalu, teringat inti dari <em>comment</em>-nya <a href="http://blog.ichanx.net/" target="_blank">Ichanx</a> tentang kondisi jalanan ketika turun hujan, jika telanjur terjebak dikawasan jalan raya yang terkena banjir, sudah sepatutnya jangan mau menang sendiri, karena kalau kondisi jalanan kena banjir itu akan membuat kendaraan mengurangi kecepatan, dan jalanan jadi macet. Karena itulah harus tetap mengikuti peraturan lalu lintas yang berlaku dan tentunya tetap waspada. Bener juga yak <img src='http://kipsaint.com/wp-content/plugins/smilies-themer/kips/grin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kembali pada subjek postingan ini. Secara real telah menjadi bukti nyata bahwa dimusim hujan keberadaan payung sangat berperan penting, terutama bagi yang sedang bepergian dan menggunakan transportasi umum. Payung menjadi alat pelindung diri dari air hujan. Sedangkan secara kiasan, title diatas mengandung arti waspada atau tetap siaga serta bersiap-siap mencari solusi terhadap apa saja yang mungkin atau akan terjadi. Nah, daripada mengeluh terus ke pemerintah dan belum atau mungkin tidak didengar, mendingan sedia payung sebelum hujan. Betul apa tidak? <img src='http://kipsaint.com/wp-content/plugins/smilies-themer/kips/grin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/isi/sedia-payung-sebelum-hujan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dibalik Gemercik Hujan</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/dibalik-gemercik-hujan.html</link>
		<comments>http://kipsaint.com/isi/dibalik-gemercik-hujan.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Nov 2011 14:41:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kips</dc:creator>
				<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Psychology]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Kepatuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesejukan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/dibalik-gemercik-hujan.html</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum menghampiri, Kau titahkan sang angin untuk memberi kabar, Kau geraikan tirai penghadang cahaya hingga tidak terlalu terang jika bertandang dikala siang, dan sesekali terkirimkan iringan riuhnya gemuruh yang kadang menakutkan, dan sesekali pula menghantarkan bentangan-bentangan guratan pelangi yang sungguh mengagumkan.
Gemercik hujan kerap menjadi teman sejati dalam keheningan. Dengan setianya tetesan-tetesan beningnya terkadang mampu menghantarkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2011/11/intherain.jpg" alt="In The Rain" width="150" height="194" align="left" hspace="10" />Sebelum menghampiri, Kau titahkan sang angin untuk memberi kabar, Kau geraikan tirai penghadang cahaya hingga tidak terlalu terang jika bertandang dikala siang, dan sesekali terkirimkan iringan riuhnya gemuruh yang kadang menakutkan, dan sesekali pula menghantarkan bentangan-bentangan guratan pelangi yang sungguh mengagumkan.</p>
<p>Gemercik hujan kerap menjadi teman sejati dalam keheningan. Dengan setianya tetesan-tetesan beningnya terkadang mampu menghantarkan kedalam resapan kenangan. Dan, dalam derasnya hujan terselip pesan cinta yang merona. Saat terdiam sendirian, suara indahnya mampu melupakan rasa gundah dan mampu menumbuhkan kerinduan, memikirkan dan mengenang apa saja yang terlintas dibenak terdalam. Keluarga tercinta atau sahabat yang disuka! Yap, itu terserah saja maunya hati, tentang apa, siapa dan bagaimana, yang pasti tidak akan pernah lupa pada hujan yang mampu menghidupkan nuansa dan mampu membentangkan ketenangannya. Seperti halnya pernyataan Christine Panjaitan dalam sebait liriknya &#8220;<em>Kalau tak mungkin lagi hujan, menyejukkan hati kita, untuk apa aku disini</em> &#8220;.</p>
<p>Hujan! Hujan adalah inspirasi tak bertepi yang bisa digali dengan jernihnya pikiran dan tenangnya suasana hati. Hujan mengajarkan kita tentang kepatuhan. Meski tidak semua orang senang, hujan tetap curahkan setiap tetesan karena mengikuti hukum alam dan mematuhi kehendak Tuhan.</p>
<p><span id="more-3724"></span></p>
<p>Dari hujan bisa belajar arti perjuangan. Bahwa keberhasilan tidak didapat secara instan, namun harus diusahakan dengan penuh perjuangan dan kesediaan untuk berkorban. Persiapan menuju hujan menyimpan pesan keindahan siklus alam. Sengatan mentari lelah memaksa titik-titik air berevaporasi. Dalam luasnya angkasa titik-titik tersebut berpadu dengan penuh kesabaran membentuk gumpalan awan yang siap mencurahkan energi kehidupan.</p>
<p>Melalui hujan, Tuhan ajarkan kita agar melapangkan hati untuk maaf. Siapa sangka hujan yang saat ini kita kagumi berasal dari uap air limbah atau air sungai yang tercemar. Lalu, saat air tersebut turun sebagai hujan, rasanya tidak ada seorang pun yang masih merasa jijik. Sungguh, usaha yang gigih untuk memperbaiki citra diri telah mengubah sesuatu yang dipandang hina menjadi mempesona.</p>
<p>Hujan adalah dilema, antara dinanti dan dibenci. Saat alam kering kerontang, tak ada lagi yang dibutuhkan kecuali tetesan kesegaran. Saat tanah tandus nan gersang, apalagi yang dinantikan kalau bukan gerimis mengundang, begitu pula saat daun berguguran, hanya hujanlah yang diharapkan. Bila hujan dibenci, dengan adanya bencana yang terjadi, sepatutnyalah kita introspeksi diri siapa yang sebenarnya mendikte kerusakan yang terjadi. Hujan itu sendirikah atau keegoisan pribadi?</p>
<p>Sungguh merupakan keluhuran Tuhan yang telah melengkapi alam dengan hiasan, kehidupan dengan keindahan, dan insan dengan pikiran. Fasilitas akal yang disediakan sudah seyogianya dimanfaatkan untuk mengungkap rahasia alam sehingga kita bisa refleksikan dalam setiap detik kehidupan. Intinya, secara universal dimulai dari belajar. Tidak terlewatkan, dari rintik-rintik hujan yang turun pun kita dapat belajar. Belajar apa itu kesetiaan dan apa itu pengorbanan, belajar makna perjuangan dan arti kepatuhan, belajar memberi tanpa diminta serta belajar menerima meski dibenci.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/isi/dibalik-gemercik-hujan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>54</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berkompetisi dan Membentuk Pribadi yang Sehat</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/berkompetisi-dan-membentuk-pribadi-yang-sehat.html</link>
		<comments>http://kipsaint.com/isi/berkompetisi-dan-membentuk-pribadi-yang-sehat.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Nov 2011 19:35:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kips</dc:creator>
				<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Olah Raga]]></category>
		<category><![CDATA[Sehat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/berkompetisi-dan-membentuk-pribadi-yang-sehat.html</guid>
		<description><![CDATA[Minggu pagi dikawasan jalan Dago Bandung seperti biasanya dimanfaatkan sebagai area kegiatan car free day, salah satu bentuk kegiatan yang mendukung perwujudan hidup sehat. Olah raga (meski hanya sebatas olah raga ringan) dijadikan sebagai pendukung membentuk fisik yang sehat, bebasnya polusi dan kerapihan sekitar area berlangsungnya acara dijadikan sebagai perwujudan lingkungan yang sehat pula.
Dan tepat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2011/11/seagames-1.jpg" alt="SEA Games" width="150" height="220" align="left" hspace="10" />Minggu pagi dikawasan jalan Dago Bandung seperti biasanya dimanfaatkan sebagai area kegiatan <em><a href="http://kipsaint.com/isi/car-free-day-menghirup-udara-segar-dipagi-hari.html">car free day</a>,</em> salah satu bentuk kegiatan yang mendukung perwujudan hidup sehat. Olah raga (meski hanya sebatas olah raga ringan) dijadikan sebagai pendukung membentuk fisik yang sehat, bebasnya polusi dan kerapihan sekitar area berlangsungnya acara dijadikan sebagai perwujudan lingkungan yang sehat pula.</p>
<p>Dan tepat satu hari sebelumnya, tanggal 12 November juga bertepatan dengan &#8220;Hari Kesehatan Nasional&#8221; yang maknanya adalah semua masyarakat Indonesia harus menikmati kata &#8220;sehat&#8221;. Dimana kesehatan itu sendiri dapat diartikan secara harfiah yaitu berhubungan dengan kondisi fisik seseorang, orang yang secara fisiknya terbebas dari suatu serangan penyakit akan dikatakan sehat, dan begitu juga sebaliknya.</p>
<p>Berkaitan dengan kesehatan tentu saja tidak terlepas dari peran pemerintah yang mengurus negeri ini. Seperti halnya salah-satu kegiatan yang disebutkan diatas. Bagaimanapun, kebijakan kesehatan mempunyai implikasi penting terhadap tercapainya pembangunan nasional karena merupakan bagian terintegrasi. Jika terdahulu pembangunan kesehatan dilakukan lebih ke cara atau cukup dengan berpikir bila sakit tinggal berobat saja ke tempat pelayanan kesehatan, sekarang ini memang pantas pemerintah memberi <a href="http://kipsaint.com/isi/general-advice-to-maintain-good-health.html">pengarahan</a> berpikir bagaimana caranya supaya tidak sakit dan juga adanya sikap kemandirian masyarakat berupaya promotif dan preventif yang ditumbuh-kembangkan dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p><span id="more-3714"></span></p>
<p>Diantara kompetisi dan kesehatan dalam olah raga! Saat ini SEA Games ke-26 sedang berlangsung. Hal ini menjadi ajang olah raga sekaligus kesempatan untuk menunjukkan keunggulan berkompetisi secara sportif dalam berbagai pertandingan olah raga dikawasan Asia Tenggara atau regional ASEAN.</p>
<p>Penyelenggaraan pesta olah raga saat ini telah berkembang sedemikian rupa sehingga membutuhkan kesungguhan serta kerja sama berbagai pihak karena yang dipertaruhkan bukan peraihan medali belaka melainkan juga bisnis, dan kebanggaan bangsa. Manusia-manusia muda yang dalam jiwanya masih bergelora naluri-naluri ideal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi, dengan pribadi dan fisiknya yang sehat akan menunjang terhadap kemajuan pribadi sekaligus bangsanya. Yakin bahwasannya ada kesempatan untuk meraih prestasi lebih baik yang bisa diraih oleh siapa pun.</p>
<p>Selamat berjuang para atlet Indonesia, semoga dapat mengharumkan nama bangsa sekaligus memberi pengaruh meskipun secara tidak langsung terhadap masyarakat bahwasannya olah raga menjadi salah-satu faktor untuk <a href="http://kipsaint.com/isi/tips-singkat-pola-hidup-sehat.html">menuju sehat</a>, dimana kesehatan itu sendiri sangat penting keberadaannya. <img src='http://kipsaint.com/wp-content/plugins/smilies-themer/kips/rock_n_roll.gif' alt='(rock)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/isi/berkompetisi-dan-membentuk-pribadi-yang-sehat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Senyuman Hari Ini</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/senyuman-hari-ini.html</link>
		<comments>http://kipsaint.com/isi/senyuman-hari-ini.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Nov 2011 03:46:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kips</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religion]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Raya Qurban]]></category>
		<category><![CDATA[Idul Adha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/?p=3702</guid>
		<description><![CDATA[Masih hangat terasa seruan takbir berkumandang, &#8220;Allahu Akbar&#8221; Allah Maha Besar. Hari ini bertepatan dengan salah satu hari besar ummat muslim, tiada lain Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1432 Hijriah (Hari Raya Qurban) yang bertepatan pula dengan hari Minggu, 6 November 2011.
Hari Raya Idul Adha memang tidak seperti hiruk-pikuknya saat merayakan hari raya Idul [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2011/11/Senyuman-Hari-Ini.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-3704" style="margin-left: 0px; margin-right: 10px;" title="Senyuman Hari Ini" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2011/11/Senyuman-Hari-Ini.jpg" alt="" width="150" height="133" /></a>Masih hangat terasa seruan takbir berkumandang, &#8220;Allahu Akbar&#8221; Allah Maha Besar. Hari ini bertepatan dengan salah satu hari besar ummat muslim, tiada lain Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1432 Hijriah (Hari Raya Qurban) yang bertepatan pula dengan hari Minggu, 6 November 2011.</p>
<p>Hari Raya Idul Adha memang tidak seperti hiruk-pikuknya saat merayakan hari raya Idul Fitri, namun makna yang terkadung didalamnya sudah barang tentu tidak kalah berharganya. Berbagi kasih dengan sesama diharapkan dapat terwujud meski hanya dalam bentuk makanan (daging qurban), begitu juga penerapan sifat ikhlas semakin ditumbuh-kembangkan. Dengan demikian, diharapkan menciptakan banyak senyuman.</p>
<p>Semoga kita tidak kalah oleh makhluk yang dalam gambar postingan ini, meski sudah mendekati ajalnya senyuman manis masih tersampaikan. <img src='http://kipsaint.com/wp-content/plugins/smilies-themer/kips/grin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dan kali ini, saya turut menyampaikan selamat Idul Adha 1432 Hijriah. Semoga apa yang diupayakan selama ini senantiasa mendapat berkah-Nya, amin!</p>
<p>Yuk, nyate yukk&#8230; <img src='http://kipsaint.com/wp-content/plugins/smilies-themer/kips/laugh.gif' alt='(LOL)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/isi/senyuman-hari-ini.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terpurukku Disini</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/terpurukku-disini.html</link>
		<comments>http://kipsaint.com/isi/terpurukku-disini.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Oct 2011 18:20:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kips</dc:creator>
				<category><![CDATA[Poetry]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/?p=3688</guid>
		<description><![CDATA[Tak kuat menahan lelah
Terpejamkan mata tanpa terasa
Namun lipatan ingatan senantiasa mengerayangi
Yang sesekali bak cahaya
Melesat dari busur waktu
Dengan menyisakan sesak didada
Hingga tak mampu
Merapatkan kelopak mata dengan semestinya
Terperanjat dan terjaga
Lalu bergegas sebelum tumbang
Seakan tak ingin didahului sang waktu
Bersandar diteras depan
Memandang samarnya suasana
Ditemani ingatan kala memungut kenangan
Yang telah lama tertimbun suasana
Lagi dan lagi terbongkar
Tersadar
Masih belum beranjak
Terjerembab dalam kelesuan
Meniti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2011/10/Terpuruk.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-3698" style="margin-left: 0px; margin-right: 10px;" title="Terpuruk" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2011/10/Terpuruk.jpg" alt="" width="150" height="116" /></a>Tak kuat menahan lelah<br />
Terpejamkan mata tanpa terasa<br />
Namun lipatan ingatan senantiasa mengerayangi<br />
Yang sesekali bak cahaya<br />
Melesat dari busur waktu<br />
Dengan menyisakan sesak didada<br />
Hingga tak mampu<br />
Merapatkan kelopak mata dengan semestinya</p>
<p>Terperanjat dan terjaga<br />
Lalu bergegas sebelum tumbang<br />
Seakan tak ingin didahului sang waktu<br />
Bersandar diteras depan<br />
Memandang samarnya suasana<br />
Ditemani ingatan kala memungut kenangan<br />
Yang telah lama tertimbun suasana<br />
Lagi dan lagi terbongkar<span id="more-3688"></span></p>
<p>Tersadar<br />
Masih belum beranjak<br />
Terjerembab dalam kelesuan<br />
Meniti waktu tanpa kepastian<br />
Aku masih disini!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/isi/terpurukku-disini.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Meski Biasa Tapi Berjasa, Muntinga Calabura</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/meski-biasa-tapi-berjasa-muntinga-calabura.html</link>
		<comments>http://kipsaint.com/isi/meski-biasa-tapi-berjasa-muntinga-calabura.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Sep 2011 09:38:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kips</dc:creator>
				<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Kersen]]></category>
		<category><![CDATA[Muntinga Calabura]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/meski-biasa-tapi-berjasa-muntinga-calabura.html</guid>
		<description><![CDATA[Sesaat duduk disebuah kursi warung pinggir jalan, sambil menunggu isi gelas berpindah kemulut yang terasa haus akan siraman air. Lalu, tepat dihadapan mata lewatlah dua orang wanita paruh baya. Lantas satu orang diantara mereka meloncat dengan maksud hendak memetik buah kecil mungil berwarna merah yang berada tepat diatas jalan yang dilewatinya, tiada lain buah kersen.
Melihat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2011/09/kersen-1.jpg" alt="Kersen" width="150" height="184" align="left" hspace="10" />Sesaat duduk disebuah kursi warung pinggir jalan, sambil menunggu isi gelas berpindah kemulut yang terasa haus akan siraman air. Lalu, tepat dihadapan mata lewatlah dua orang wanita paruh baya. Lantas satu orang diantara mereka meloncat dengan maksud hendak memetik buah kecil mungil berwarna merah yang berada tepat diatas jalan yang dilewatinya, tiada lain buah kersen.</p>
<p>Melihat aksi mereka jadi teringat masa kecil dulu. Buah kersen biasanya memang disukai anak-anak termasuk saya disaat itu. Jika melihat buahnya yang matang meski hanya satu biji dan terletak jauh diujung dahan, selalu saja berupaya untuk meraihnya. &#8220;Mun can beunang rasa panasaran teu weleh nempel tur roronjatan bari ngahontal eta buah, sanggeus beunang mah asa kacida pisan bagjana hate&#8221;. <img src='http://kipsaint.com/wp-content/plugins/smilies-themer/kips/laugh.gif' alt='(LOL)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><img src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2011/09/kersen2.jpg" alt="Kersen 2" width="150" height="121" align="left" hspace="10" /> Bagi yang pernah tinggal dipedesaan pasti mengenal yang namanya Pohon Kersen. Tapi itu dulu, sekarang tidak saja adanya didaerah pedesaan melainkan disekitar pinggir-pinggir jalan beberapa komplek atau perumahan yang berada ditengah kota masih bisa dijumpai, biasanya dijadikan sebagai tanaman peneduh atau penghijauan. Tapi masih tetap saja berbeda dengan jaman dulu, anak-anak sekarang mungkin sudah banyak yang tidak mengenal secara fisik buah tersebut. Selain dari rasanya yang tidak terlalu istimewa (meskipun manis), buah tersebut memang hampir tidak pernah diperjual-belikan dipasar tradisional atau swalayan yang ada disekitar tempat tinggal. Entahlah kalau didaerah lainnya. Sebagai fakta, sempat memberikan buah tersebut kepada anak kecil untuk dimakan dan si anak menolaknya dengan alasan belum mengenal buah tersebut. Dilain waktu, dengan objek yang sama &#8220;anak kecil&#8221;, meskipun si anak sebelumnya tidak mengenal buah tersebut, ia sempat mencicipinya tapi langsung dibuang begitu saja dengan dalih rasanya tidak enak.</p>
<p><span id="more-3677"></span></p>
<p><img src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2011/09/kersen1.jpg" alt="Kersen 1" width="150" height="184" align="left" hspace="10" /></p>
<p>Di beberapa daerah ada yang menyebutnya cery ada juga yang menyebutnya baleci, sementara nama ilmiahnya &#8220;Muntinga Calabura&#8221;. Kersen atau gersen atau juga dikenal dengan sebutan talok merupakan jenis tanaman perdu yang rata-rata tingginya 1-4 meter, dengan cabang-cabang dahannya yang khas mendatar, membentuk naungan rindang. Daun dan rantingnya berambut halus. Bentuk buahnya bulat kecil berwarna hijau pada saat muda dan berwarna merah jika buahnya sudah masak. Buah yang matang manis rasanya, dimana buah bagian dalamnya terdiri dari biji-biji kecil yang banyak seperti pasir.</p>
<p>Buah kersen ternyata bermanfaat untuk kesehatan atau dijadikan sebagai obat. Secara tradisional buah kersen telah digunakan untuk mengobati asam urat, berkhasiat mengurangi rasa nyeri yang ditimbulkan asam urat. Buah Kersen yang sudah matang dan telah dicuci dipisahkan daging buahnya dari kulitnya dengan cara ditumbuk lalu direbus dengan perbandingan 1 bagian air dengan 3 bagian kersen. Selebihnya bisa ditambah gula, vanilla, garam, dan kayu manis secukupnya sampai mendidih dan terus diaduk. Setelah mendidih lalu disaring untuk menghilangkan ampasnya. Dari produk olahan tersebutlah dimanfaatkan sebagai obat asam urat. Dan konon, dari kandungan buahnya (vitamin c, flavonoid) juga berkhasiat sebagai antidiabetes.</p>
<p>Untuk daunnya banyak dimanfaatkan sebagai obat sakit kepala dan anti radang. Dengan pengolahannya, 50–100 gr daun kersen yang telah dicuci bersih direbus dalam 1 liter air hingga mendidih sampai tersisa separuhnya. Hasil rebusan itu diminum 2 kali sehari. Jika menggunakan ekstrak daun kering, 2–5 gr diseduh dalam 200 ml air. Rebusan daun kersen tersebut berkhasiat dapat membunuh mikroba (sebagai antiseptik), dapat membunuh bakteri (diduga aktivitas anti bakteri dari daun kersen ini disebabkan oleh adanya kandungan senyawa seperti tanin, flavonoids dan saponin yang dimilikinya), berkhasiat untuk mengurangi radang (antiinflamasi) dan juga menurunkan panas.</p>
<p>Selain dari buah dan daunnya, pohon kersen sangat bermanfaat sebagai peneduh jalan karena daunnya yang lebat dan dahannya yang rindang. Kayu dari tanaman ini juga cukup kuat sehingga banyak yang dipakai untuk membuat perabotan dan manfaat lainya tentu saja sebagai kayu bakar.</p>
<p>Itulah keberadaan dan manfaat kersen, meski dipandang biasa tapi ternyata punya jasa. Bercermin dari tulisan diatas, saya yang notabene hanyalah seorang biasa memiliki segudang harapan dapat berbuat sesuatu yang sekiranya bermanfaat. Meski sampai detik ini mungkin masih sangat terbatas yang bisa diperbuat, tapi Insya Allah tidaklah putus asa dan tetap berupaya untuk mewujudkannya. Wallahu&#8217;alam bishawab. <img src='http://kipsaint.com/wp-content/plugins/smilies-themer/kips/worship.gif' alt='(worship)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/isi/meski-biasa-tapi-berjasa-muntinga-calabura.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memanfaatkan Spoiler dengan Plugin pada Postingan Blog</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/memanfaatkan-spoiler-dengan-plugin-pada-postingan-blog.html</link>
		<comments>http://kipsaint.com/isi/memanfaatkan-spoiler-dengan-plugin-pada-postingan-blog.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Sep 2011 14:59:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kips</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Easy Spoiler]]></category>
		<category><![CDATA[Plugin]]></category>
		<category><![CDATA[Spoiler]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/?p=3640</guid>
		<description><![CDATA[Pada postingan terdahulu sempat menuliskan tentang membuat spoiler tanpa plugin yakni cukup dengan kode HTML saja. Kali ini mencoba memuat postingan tentang hal yang sama namun dengan memanfaatkan plugin yang tersedia yang terasa lebih mudah penggunaannya sehingga lebih meringankan bagi yang berkepentingan.
Dari beberapa plugin yang ada, akhirnya ditemukan salah-satu yang dirasakan cocok berkaitan dengan keperluan, yakni Easy Spoiler. Plugin inilah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2011/09/Easy-Spoiler-2.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-3641" style="margin-left: 0px; margin-right: 10px;" title="Easy Spoiler 2" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2011/09/Easy-Spoiler-2.jpg" alt="" width="150" height="146" /></a>Pada postingan terdahulu sempat menuliskan tentang <a href="../isi/membuat-spoiler-pada-postingan-blog.html" target="_blank">membuat spoiler tanpa plugin</a> yakni cukup dengan kode HTML saja. Kali ini mencoba memuat postingan tentang hal yang sama namun dengan memanfaatkan plugin yang tersedia yang terasa lebih mudah penggunaannya sehingga lebih meringankan bagi yang berkepentingan.</p>
<p>Dari beberapa plugin yang ada, akhirnya ditemukan salah-satu yang dirasakan cocok berkaitan dengan keperluan, yakni Easy Spoiler. Plugin inilah yang sering saya pergunakan sewaktu-waktu pada saat diperlukan. Selain dari penggunaanya yang cukup mudah karena bisa membuat spoiler dengan sekali klik (hanya dengan menekan tombol spoiler pada tab HTML), juga mendukung terhadap beberapa spoiler untuk dibuat dalam sebuah group spoiler. Kemudahan tersebut sudah tercermin dari namanya &#8220;Easy Spoiler&#8221;.</p>
<p>Cara menggunakan plugin ini sama dengan plugin spoiler lainnya, cukup memasukkan kode:<br />
<script type="text/javascript">// <![CDATA[
     document.write('\u005B\u0073\u0070\u006F\u0069\u006C\u0065\u0072\u005D\u0049\u0073\u0069\u0020\u0073\u0070\u006F\u0069\u006C\u0065\u0072\u005B\u002F\u0073\u0070\u006F\u0069\u006C\u0065\u0072\u005D');
// ]]&gt;</script></p>
<p>Sementara untuk membuat beberapa spoiler yang disatukan dalam sebuah group spoiler yaitu:<br />
<span id="more-3640"></span></p>
<p><script type="text/javascript">// <![CDATA[
      document.write('\u005B\u0073\u0070\u006F\u0069\u006C\u0065\u0072\u0067\u0072\u006F\u0075\u0070\u005D\u0020');
// ]]&gt;</script><br />
<script type="text/javascript">// <![CDATA[
      document.write('\u005B\u0073\u0070\u006F\u0069\u006C\u0065\u0072\u0020\u0069\u006E\u0074\u0072\u006F\u003D\u0022\u0041\u006E\u0073\u0077\u0065\u0072\u0073\u0022\u0020\u0074\u0069\u0074\u006C\u0065\u003D\u0022\u0051\u0075\u0065\u0073\u0074\u0069\u006F\u006E\u0020\u0031\u0022\u005D\u0069\u006E\u0020\u0070\u006F\u0073\u0074\u0020\u0031\u005B\u002F\u0073\u0070\u006F\u0069\u006C\u0065\u0072\u005D');
// ]]&gt;</script><br />
<script type="text/javascript">// <![CDATA[
  document.write('\u005B\u0073\u0070\u006F\u0069\u006C\u0065\u0072\u0020\u0069\u006E\u0074\u0072\u006F\u003D\u0022\u0041\u006E\u0073\u0077\u0065\u0072\u0073\u0022\u0020\u0074\u0069\u0074\u006C\u0065\u003D\u0022\u0051\u0075\u0065\u0073\u0074\u0069\u006F\u006E\u0020\u0032\u0022\u005D\u0069\u006E\u0020\u0070\u006F\u0073\u0074\u0020\u0032\u005B\u002F\u0073\u0070\u006F\u0069\u006C\u0065\u0072\u005D');
// ]]&gt;</script><br />
<script type="text/javascript">// <![CDATA[
  document.write('\u005B\u0073\u0070\u006F\u0069\u006C\u0065\u0072\u0020\u0069\u006E\u0074\u0072\u006F\u003D\u0022\u0041\u006E\u0073\u0077\u0065\u0072\u0073\u0022\u0020\u0074\u0069\u0074\u006C\u0065\u003D\u0022\u0051\u0075\u0065\u0073\u0074\u0069\u006F\u006E\u0020\u0033\u0022\u005D\u0069\u006E\u0020\u0070\u006F\u0073\u0074\u0020\u0033\u005B\u002F\u0073\u0070\u006F\u0069\u006C\u0065\u0072\u005D');
// ]]&gt;</script><br />
<script type="text/javascript">// <![CDATA[
      document.write('\u005B\u002F\u0073\u0070\u006F\u0069\u006C\u0065\u0072\u0067\u0072\u006F\u0075\u0070\u005D\u0020');
// ]]&gt;</script></p>
<p>Contoh hasil spoilernya:</p>
<div style='display:none; white-space:wrap; overflow:auto;'>
<br />
</div>
<div class='easySpoilerGroupWrapperFirst' style=''>
<table class='easySpoilerTable' border='0' style='text-align:center;' align='center' bgcolor='FFFFFF' >

<tr style='white-space:normal;'><th class='easySpoilerTitleA'  style='white-space:normal;font-weight:normal;text-align:left;vertical-align:middle;font-size:120%;color:#000000;'>Isi 1: Angka</th>
<th class='easySpoilerTitleB'  style='text-align:right;vertical-align:middle;font-size:100%; white-space:nowrap;'>
<a href='' onclick='wpSpoilerSelect("spoilerDiv305d8001"); return false;' class='easySpoilerButtonOther' style='font-size:100%;color:#000000;background-color:#fcfcfc;background-image:none;border: 1px inset;border-style:solid;border-color:#cccccc;  margin: 3px 0px 3px; padding: 4px; ' align='right'>Select</a><a href='' onclick='wpSpoilerGroupToggle_1("spoilerDiv305d8001"); return false;' id='spoilerDiv305d8001_action' class='easySpoilerButton' value="Show" align='right' style='font-size:100%;color:#000000;background-color:#fcfcfc;background-image:none;border: 1px inset;border-style:solid;border-color:#cccccc; margin: 3px 0px 3px 5px; padding: 4px;"'>Show</></th>
</tr>
<tr><td class='easySpoilerRow' colspan='2' style=''><div id='spoilerDiv305d8001' class='easySpoilerSpoils'  style='display:none; white-space:wrap; overflow:auto; vertical-align:middle;'>
0123&#8230;9
</div></td></tr>
</table>

</div>
<div style='display:none'><br />
</div>
<div class='easySpoilerGroupWrapper' style=''>
<table class='easySpoilerTable' border='0' style='text-align:center;' align='center' bgcolor='FFFFFF' >

<tr style='white-space:normal;'><th class='easySpoilerGroup'  style='white-space:normal;font-weight:normal;text-align:left;vertical-align:middle;font-size:120%;color:#000000;'>Isi 2: Huruf</th>
<th class='easySpoilerGroup'  style='text-align:right;vertical-align:middle;font-size:100%; white-space:nowrap;'>
<a href='' onclick='wpSpoilerSelect("spoilerDiv4d18002"); return false;' class='easySpoilerButtonOther' style='font-size:100%;color:#000000;background-color:#fcfcfc;background-image:none;border: 1px inset;border-style:solid;border-color:#cccccc;  margin: 3px 0px 3px; padding: 4px; ' align='right'>Select</a><a href='' onclick='wpSpoilerGroupToggle_1("spoilerDiv4d18002"); return false;' id='spoilerDiv4d18002_action' class='easySpoilerGroupButton' value="Show" align='right' style='font-size:100%;color:#000000;background-color:#fcfcfc;background-image:none;border: 1px inset;border-style:solid;border-color:#cccccc; margin: 3px 0px 3px 5px; padding: 4px;"'>Show</></th>
</tr>
<tr><td class='easySpoilerRow' colspan='2' style=''><div id='spoilerDiv4d18002' class='easySpoilerSpoils'  style='display:none; white-space:wrap; overflow:auto; vertical-align:middle;'>
abcd&#8230;z
</div></td></tr>
</table>

</div>
<div style='display:none'><br />
</div>
<div class='easySpoilerGroupWrapper' style=''>
<table class='easySpoilerTable' border='0' style='text-align:center;' align='center' bgcolor='FFFFFF' >

<tr style='white-space:normal;'><th class='easySpoilerGroup'  style='white-space:normal;font-weight:normal;text-align:left;vertical-align:middle;font-size:120%;color:#000000;'>Isi 3: Photo</th>
<th class='easySpoilerGroup'  style='text-align:right;vertical-align:middle;font-size:100%; white-space:nowrap;'>
<a href='' onclick='wpSpoilerSelect("spoilerDiv4f8d8003"); return false;' class='easySpoilerButtonOther' style='font-size:100%;color:#000000;background-color:#fcfcfc;background-image:none;border: 1px inset;border-style:solid;border-color:#cccccc;  margin: 3px 0px 3px; padding: 4px; ' align='right'>Select</a><a href='' onclick='wpSpoilerGroupToggle_1("spoilerDiv4f8d8003"); return false;' id='spoilerDiv4f8d8003_action' class='easySpoilerGroupButton' value="Show" align='right' style='font-size:100%;color:#000000;background-color:#fcfcfc;background-image:none;border: 1px inset;border-style:solid;border-color:#cccccc; margin: 3px 0px 3px 5px; padding: 4px;"'>Show</></th>
</tr>
<tr><td class='easySpoilerRow' colspan='2' style=''><div id='spoilerDiv4f8d8003' class='easySpoilerSpoils'  style='display:none; white-space:wrap; overflow:auto; vertical-align:middle;'>
<a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2011/09/Heuheu.gif"><img class="alignnone size-full wp-image-3671" title="Heuheu" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2011/09/Heuheu.gif" alt="" width="48" height="48" /></a>
</div></td></tr>
</table>

</div>
<div style='display:none'><br />
 
</div>    
<div class='easySpoilerGroupWrapperLast' style=''><div class='easySpoilerConclude' style=';border:0px;'><table class='easySpoilerTable'  border='0' style='text-align:center;' frame='box' align='center' bgcolor='FFFFFF'>
<tr><th class='easySpoilerEnd' style='width:100%;'></th>
<td class='easySpoilerEnd' style='white-space:nowrap;' colspan='2'></td></tr>             
<tr><td  colspan='2' class='easySpoilerGroupWrapperLastRow' style=''></td></tr>
</table>
</div>
<script type='text/javascript'>function wpSpoilerGroupToggle_1(id) {var myName = id + '_action';var e = document.getElementById(id);if(e.style.display == 'block'){wpSpoilerToggle(id,true,'Show','Hide','fast','false');}else{wpSpoilerHide('spoilerDiv305d8001',true,'Show','fast');wpSpoilerHide('spoilerDiv4d18002',true,'Show','fast');wpSpoilerHide('spoilerDiv4f8d8003',true,'Show','fast');wpSpoilerToggle(id,true,'Show','Hide','fast','false');}}</script>
</div>
<p>Dari beberapa plugin spoiler dengan berbagai sumber yang berbeda, tentu saja kita bisa memilih salah-satunya jika memang dirasakan benar-benar membutuhkannya seperti halnya saya pada <a href="http://kipsaint.com/isi/kumpulan-pribahasa-babasan-paribasa-sunda.html" target="_blank">postingan ini</a> atau juga <a href="http://www.kaosmu.com/isi/list-pemesan-jaket-kulit.html" target="_blank">digubuk sebelah</a>. Nah, kalau kebetulan masih ada rekan-rekan yang belum menjajalnya silahkan download <a href="http://wordpress.org/extend/plugins/easy-spoiler/" target="_blank">disini</a>. Tapi saya yakin banyak rekan-rekan yang jauh lebih tahu tentang hal ini. Orang draft postingan ini juga sudah terselip lama. <img src='http://kipsaint.com/wp-content/plugins/smilies-themer/kips/laugh.gif' alt='(LOL)' class='wp-smiley' /> Postingan ini pun hanyalah sebagai pengganti kemalasan ngeblog semata, hiks&#8230; <img src='http://kipsaint.com/wp-content/plugins/smilies-themer/kips/malu.gif' alt='(malu)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/isi/memanfaatkan-spoiler-dengan-plugin-pada-postingan-blog.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Taqobalallahu Minna Wa Minkum, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/taqobalallahu-minna-wa-minkum-selamat-hari-raya-idul-fitri-1432-h.html</link>
		<comments>http://kipsaint.com/isi/taqobalallahu-minna-wa-minkum-selamat-hari-raya-idul-fitri-1432-h.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Aug 2011 16:49:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kips</dc:creator>
				<category><![CDATA[Religion]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Raya Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Lebaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/?p=3628</guid>
		<description><![CDATA[Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.
Sebulan sudah waktu tidak terasa telah berlalu, dimana waktu tersebut dijejali dengan upaya mendisiplinkan dan berserah diri kepada-Nya, termasuk didalamnya menyelami semua prilaku diri yang telah diperbuat sebelumnya hingga melekatkan harapan dapat membenahinya lagi dalam mengisi sisa waktu yang masih diberikan-Nya.
Masih dalam suasana takbir berkumandang, bunyi bedug bertalu-talu dan juga hingar-bingar suara petasan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.</p>
<p>Sebulan sudah waktu tidak terasa telah berlalu, dimana waktu tersebut dijejali dengan upaya mendisiplinkan dan berserah diri kepada-Nya, termasuk didalamnya menyelami semua prilaku diri yang telah diperbuat sebelumnya hingga melekatkan harapan dapat membenahinya lagi dalam mengisi sisa waktu yang masih diberikan-Nya.</p>
<p>Masih dalam suasana takbir berkumandang, bunyi bedug bertalu-talu dan juga hingar-bingar suara petasan disana-sini, atau mungkin ada yang sedang berpawai obor serta lainnya, seluruh kaum muslimin yang ada di dunia kembali <a href="http://kipsaint.com/isi/menyambut-lebaran.html" target="_blank">menyambut hari yang dinanti-nanti</a> dengan harapan dapat kembali ke fitrah dan meraih kemenangan. Tak terkecuali diri ini pun hendak mengucapkan &#8220;taqobalallahu minna wa minkum wa ja&#8217;alanallahu minal aidin wal faizin&#8221;. Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1432 H, mohon maaf lahir dan batin. Semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT. Amin!</p>
<p>Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/isi/taqobalallahu-minna-wa-minkum-selamat-hari-raya-idul-fitri-1432-h.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>33</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Harmful Results Of The Industrial Development.</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/the-harmful-results-of-the-industrial-development.html</link>
		<comments>http://kipsaint.com/isi/the-harmful-results-of-the-industrial-development.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Aug 2011 18:15:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kips</dc:creator>
				<category><![CDATA[Environment]]></category>
		<category><![CDATA[air pollution]]></category>
		<category><![CDATA[dust control]]></category>
		<category><![CDATA[environmental pollution]]></category>
		<category><![CDATA[pollution control]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/the-harmful-results-of-the-industrial-development.html</guid>
		<description><![CDATA[Up to a certain stage of development of human society human activities,, in particular, industry did not violate the fundamental natural processes or effected very little on them. Millions of years the ecological balance in nature with preservation of natural ecological systems existed. It continued after the appearence man on the Earth.
The twentieth century was [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Up to a certain stage of development of human society human activities,, in particular, industry did not violate the fundamental natural processes or effected very little on them. Millions of years the ecological balance in nature with preservation of natural ecological systems existed. It continued after the appearence man on the Earth.</p>
<p>The twentieth century was the century of unprecedented technological progress, rapid development of science, industry, energy and agriculture. At the same time as an accompanying factor a harmful impact of human industrial activities on the environment has grown and it continues to grow. As a result we have unpredictable changes of ecosystems and the entire planet Earth.</p>
<p>Currently, with the growth and rapid development of industry great attention is paid to ecological problem namely cleaning and recycling of wastes. In this article we consider one of the types of industrial wastes &#8211; gas emissions.<span id="more-3614"></span></p>
<p>Classification of the industrial gas emissions<br />
In the industrial gas emissions harmful contaminants can be divided into two groups:<br />
a) Suspended particles of solid matter &#8211; dust, smoke; liquid &#8211; fog;<br />
b) Gaseous and vaporous substance.</p>
<p>Aerosols are solid particles of inorganic and organic origin, as well as particles of liquid (mist).</p>
<p>Dust is a dispersed unstable system which contains more large particles than smoke and fog.</p>
<p>Inorganic dust in industrial gas emissions is generated by mining, ore processing, metals, minerals and fertilizers, construction materials, carbides and other inorganic substances. Dust of industrial organic origin &#8211; is, for example, coal, wood, peat, oil shale, soot.</p>
<p>At the present time, when the waste-free technology is in a period of formation and there is no completely waste-free enterprise yet, the main task of gas purification is to bring the contents of toxic impurities in the gas to the minimum permissible concentration (MPC), established by sanitary standards.</p>
<p>Environmental pollution has become a real problem today. One of the biggest pollution source is dust. Though today it is possible to apply road dust control to reduce the air pollution. This and other dust control solutions like <a href="http://www.dust-control-inc.com/Soil-Stabilization.htm" target="_blank">soil stabilization</a> can be found on this dust control site.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/isi/the-harmful-results-of-the-industrial-development.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ways To Control And Reduce Dust</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/ways-to-control-and-reduce-dust.html</link>
		<comments>http://kipsaint.com/isi/ways-to-control-and-reduce-dust.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Aug 2011 18:15:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kips</dc:creator>
				<category><![CDATA[Environment]]></category>
		<category><![CDATA[air pollution]]></category>
		<category><![CDATA[dust control]]></category>
		<category><![CDATA[environmental pollution]]></category>
		<category><![CDATA[pollution control]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/ways-to-control-and-reduce-dust.html</guid>
		<description><![CDATA[Today we will talk about some of the methods of dust control.
The simplest way to allay the dust is to use dust precipitation chamber. It is a large tank, through which the burning gas is transmitted. The rate of gas flow decreases so that the dust settles down on the bottom of the chamber. The [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Today we will talk about some of the methods of dust control.</p>
<p>The simplest way to allay the dust is to use dust precipitation chamber. It is a large tank, through which the burning gas is transmitted. The rate of gas flow decreases so that the dust settles down on the bottom of the chamber. The greater the volume of the chamber the more smoothly the gas flow moves, and so the cleaning is better.</p>
<p>The most common dust collectors are cyclones. Plain cylinder is a cylindrical casing with the inlet. Ignited gas is introduced into the cyclone, where it makes the motion of the helix. Dust by centrifugal force sticks to the walls and loses its speed, and continuing the circular motion falls into the lower conical part and then into the bunker. Purified gas exits through a central pipe up.</p>
<p>For dust removal different devices are designed. For example, prolong made from polyethylene irrigated by water, hung in the form of ball is very effective and has the ability of self-cleaning from dust.<span id="more-3612"></span></p>
<p>Electrostatic precipitation with the help of electrofilter is successfully used in capturing of fog and dust in the cement, soot, sulfuric acid, metallurgical industry, especially for well-capturing of fly ash from flue gas stations.</p>
<p>Along with various dust collectors common filtration is widely used and due to ultra-thin fibers, new filters can detain any particle size of 1 micron or less, including radioactive ones in an amount up to 0.001% or less.</p>
<p>Absorption methods are based on the selective exclusion of specific components from gas mixture using adsorbents: activated carbon, silica, natural and synthetic components &#8211; aluminosilicates.</p>
<p>And, for example, molten salts NaCl, KCl, sodium with temperature melting point 420-290 are used as adsorbents for dust control in metallurgical plants. They&#8217;re cheap, non-deficient, non-toxic and are easy recovered by magnetic separation.</p>
<p>Air pollution is a real problem these days. One of the biggest pollution source is dust. Though today it is possible to apply <a href="http://www.dust-control-inc.com/Road_Dust_Control.htm" target="_blank">road dust control</a> to decrease the air pollution. This and other dust control solutions like soil stabilization can be found on this dust control site.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/isi/ways-to-control-and-reduce-dust.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

