KIP's Bandung

Dengan tulisan ini berharap menjadi salah-satu daya dan upaya mencapainya “kesadaran dan kebersihan hati” yang senantiasa cemerlang. Jika tulisan sebelumnya mencontohkan dengan cerita plus pelakon tanpa nama alias hanya menggunakan inisial saja dapat membuat bingung yang membaca, maka kali ini tidaklah demikian. Kali ini tidak mencontohkan siapapun secara abstrak.

Beberapa tahun kebelakang terjadilah peristiwa yang membuat hati mejadi rapuh manakali terjadi sesuatu hal yang tidak dibayangkan sebelumnya, dan tentu saja hal tersebut sangatlah tidak diinginkan oleh siapapun. “Musibah” itulah sebutannya. Jika sang “musibah” hadir pertanda pengujian Sang Maha kuasa terhadap ummatnya, peran hati sangatlah penting dalam mengembalikan dan menjaga keseimbangan hidup yang sedang goyah. Oleh karena itu dituntut untuk senantiasa berusaha melampaui ketidak-kokohan hati dan menghindari keputus-asaan yang nampak didepan mata. Hanya dengan lima perkara menolak makna untaian kata sang penyair;  “Hawa nafsu itu mendatangiku sebelum aku mengenalnya. Dia menemukan hati yang kosong, maka diapun menempatinya.”

Akhir-akhir ini banyak sekali musibah yang terjadi, mungkin salah-satunya akibat ulah manusia yang tidak berpikir sehat. Begitu juga yang dihadapi, meski tidaklah sedahsyat ujian yang diberikan kepada saudara-saudara yang lain yang terkena bencana yang cukup besar, kali ini tantangan hidup yang pernah nampak terdahulu datang kembali, “Serupa tapi tak sama” sebenarnya itulah yang mungkin cocok sebagai perumpamaanya. Oleh karena itu, berharap hati senantiasa ingat lima perkara, yakni;

“By attitude we understand a process of individual consciousness which determines real or possible activity of the individual in the social world”. Melalui sikap, kita memahami proses kesadaran yang menentukan tindakan nyata dan tindakan yang mungkin dilakukan individu dalam kehidupan sosialnya. Hal tersebut menandakan bahwa sikap menjadi bagian penting dalam kehidupan secara sadar. Karena pentingnya, semenjak awal abad 20 para sosiolog banyak menelaah kehidupan dan perubahan sosial yang terkait dengan kondisi mental yang kompleks.

“Oxford Advanced Learner Dictionary” (Hornby, 1974) mencantumkan bahwa sikap (attitude), berasal dari bahasa Italia attitudine yaitu ” Manner of placing or holding the body, Way of feeling, thinking or behaving” . Sikap adalah cara menempatkan atau membawa diri, cara merasakan, jalan pikiran dan perilaku. Sedangkan menurut Thomas & Znaniecki (1920), sikap adalah predisposisi untuk melakukan atau tidak melakukan suatu perilaku tertentu, sehingga sikap bukan hanya kondisi internal psikologis yang murni dari individu, tetapi sikap lebih merupakan proses kesadaran yang sifatnya individual. Artinya proses ini terjadi secara subjektif dan unik pada diri setiap individu. Keunikan ini dapat terjadi oleh adanya perbedaan individual yang berasal dari nilai-nilai dan norma yang ingin dipertahankan dan dikelola oleh Individu.

Sikap merupakan hal yang berkaitan dengan emosi yang mendorong dilakukannya tindakan-tindakan tertentu dalam suatu situasi sosial, sebagai tendensi psikologis yang diekspresikan oleh evaluasi terhadap entitas tertentu dengan derajat suka atau tidak suka. Sedangkan objek sikap dapat berupa benda, situasi, dan orang.

Suatu ketika temen saya berkunjung kerumah, dia datang bersama anak dan istrinya. Setelah lama berbincang-bincang dia pamitan akan pulang. Tetapi seketika saja hujan turun, dan akhirnya melanjutkan percakapan kembali. Waktu itu anaknya minta ijin untuk hujam-hujanan, tentu dilarangnya karena kondisi tidak mendukung. Dari hal tersebut beralihlah tema obrolan yang ada, yakni masalah permainan disaat kecil tempo dulu.

“Dulu, saya waktu kecil kalau hujan-hujanan itu seneng banget ya, perasaan ada kepuasan tersendiri, mana gak pakai baju lagi” ujarnya. Lantas, saya sendiri pun meng-iyakan pernyataannya, karena hal tersebut dialami persis sewaktu saya kecil. Dengan sedikit imbuhan dari saya, “makanya kalau dia pengen hujan-hujanan ijinin aja kalau sesekali mah, biar punya cerita sewaktu besar nanti, asal awasi saja dan jangan keseringan” sambil menunjuk ke arah anaknya.

“Iya perasaan bangga banget kayaknya” imbuhnya lagi. Lalu saya menceritakan permainan-permainan yang ada waktu dulu khususnya yang ada di tatar pasundan karena teman saya itu berasal dari daerah yang berbeda, yang saya rasa sudah tidak ada lagi sekarang, kalau pun ada mungkin hanya dipelosok-pelosok desa saja. Permainan anak-anak tempo doeloe, yang sering juga disebut “kaulinan barudak urang lembur” (permainan anak orang desa), boleh dikata tidak dikenal lagi oleh anak-anak Bandung zaman sekarang.

Seluruh alam semesta ini beserta isinya tiada lain adalah ciptaan Allah SWT. Manusia dan hewan merupakan bagian yang ada didalamnya, dimana satu dengan yang lainnya mempunyai keterkaitan. Sebagai contoh, hampir semua kemajuan atau perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dijangkau manusia selama ini merupakan kontribusi makhluk hewani belaka. Makhluk Tuhan yang bernama binatang yang acapkali kita pandang hina itu temyata mempunyai keistimewaan-keistimewaan tersendiri yang tidak dimiliki oleh manusia.

Banyak hal dari kontribusi hewan menjadi nilai tambah bagi peradaban manusia, tentunya kontribusi dengan implementasi yang positif. Misalnya dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang merupakan cangkokan dan hasil tiruan dari hewan yang berada bumi ini. Seperti pada masa sebelum diketemukannya kapal terbang, manusia telah mengangan-angankan dirinya terbang melayang serta menukik bak burung-burung dan unggas yang seringkali kita jumpai diangkasa dan singgah didahan-dahan. Maka dengan kelebihan ‘akal’, impian anak manusia itu secara bertahap-tahap merealisasikannya dengan melewati berbagai percobaan “terbang” terlebih dahulu.

Selain itu, mungkin kita pernah menyaksikan seekor kelelawar terjebak dalam suatu ruangan tertutup yang terang benderang oleh cahaya. Mengapa ketika ia melayang dibawah atap ruangan tersebut tidak terbentur dengan benda-benda di hadapannya? Padahal telah kita ketahui bahwa hewan jenis kelelawar ini tidak melihat disiang bolong lantaran peka cahaya alias “buta cahaya”. Hal tersebut terjadi karena seekor kelelawar memiliki semacam indera yang sepanjang riset para cendekiawan menyatakan tak pemah dipunnyai makhluk lain kecuali si kelelawar yang “aneh” tersebut sehingga ketika menghadapi kejadian diatas dapat menyebkannya ia terhindar dari berbagai aral yang melintang dihadapannya itu.

14
Oct

Award Persahabatan

Related entries: Blogging   Tags:, , ,

Dunia blogging memang menciptakan kesenangan tersendiri. Seperti halnya dalam dunia nyata, dalam dunia maya pun dapat terjalin persahabatan atau persaudaraan meskipun pada awalnya berinteraksi tanpa kehadiran secara fisik. Selebihnya tidak jarang membuat silaturahmi secara nyata dengan adanya jalinan komunikasi yang baik kerap-kali mendatangkan keinginan untuk bertemu yang tiada lain menurut bahasa anak muda sekarang dikenal dengan sebutan “kopdar”.

Realisasi hal tersebut tentunya sangat mudah dilakukan bagi blogger-blogger yang telah terbiasa berinteraksi dengan baik, seperti halnya yang memberikan award ini yang menurut saya pribadi merupakan salah-satu diantara sekian banyak blogger yang cukup menguasai hal tersebut. Sebagai bukti nyata dapat dilihat dalam komentar-komentar dari setiap postingannya. Angkat topi rasanya patut dilakukan.  (goodluck)

Tingkat kejenuhan blogging terkadang dimunculkan dari adanya theme blog atau website yang terasa monoton dalam kurun waktu lumayan lama. Lalu menggantinya dengan yang baru, hal tersebut mungkin ada yang mengalaminya, haha… itu mah saya :-D Meskipun theme baru yang dipilih telah mendukung SEO, tapi tidaklah jarang menambahkah sepuas hati aksesoris-aksesoris tambahan guna menambah keindahan tampilan,  menambahkan widget-widget atau link-link dengan tanpa memperhitungkan valid tidaknya kode widget atau kode links tersebut yang penting nyaman dan asyik dilihat.

Sebenarnya, website atau blog yang memiliki sintak atau kode yang valid tentunya akan mempunyai dampak yang baik, begitupun web atau blog yang memiliki tampilan yang menarik. Jadi keduanya tidak ada salahnya selama owner dan user menyukainya.  Tetapi alangkah baiknya jika kedua hal tersebut dapat dipadukan implentasinya.Terlepas dari semua itu, saya berharap dapat mempelajarinya, sayangnya batas kemampuan masih bertengger dengan kuatnya :-D

Page 10 of 62« First...Back89101112Next...End

Free Translation Widget
Personalcashadvance.com | get cash loans

Kumpulan Pribahasa (Babasan-Paribasa) Sunda

Validitas Kode Website dengan W3C Markup Validation Service
[spoilergroup][spoiler intro="A"]Adab lanyap Jiga nu handap asor, daek ngahprmat ka ba...

Ngaguar Basa tur Budaya Sunda

Validitas Kode Website dengan W3C Markup Validation Service
Lain pedah sugih ku elmu jembar ku pangabisa, lain pedah oge jegud pangaweruh tur jembar k...

Links

Subscribe Us