Featured Post
Recent Articles

Kematangan Diri Secara Emosional

emosionalSedikit saja mengira-ngira mengenai kematangan secara emosional, mencoba mengaitkannya dengan kematangan secara sosial, mudah-mudahan bisa menunjang akan menjadikan pribadi kita yang tiada matinya :-D

Mendewasakan emosional sebelum memasuki dunia nyata sangatlah penting bagi kita semua terlebih-lebih yang hendak menjalin hubungan antar sesama, seperti halnya “Kematangan Diri Secara Sosial” secara emosional jg sangatlah penting.

Jika kita sudah bisa mandiri secara emosional yang berakan dari berbagai emosi , harus bisa melepaskan ketergantungan dan keterikatan secara emosional dengan orang tua dan kerabat dekat lainnya.

Maaf jika kurang tepat karena saya sendiri bukan pakarnya dan sama sekali belum mengalaminya, hal ini menyinggung masalah rumah tangga sebagai contohnya, dimana sebelumnya saya menangkap dua kejadian nyata dalam sebuah rumah tangga, pernah menjumpai (melihat dan mendengar) sebuah rumah tangga dimana antara suami dan istri belum terikat kuat secara emosional.

Share This

Kematangan Diri Secara Sosial

FriendshipKematangan sosial seseorang secara sederhana dapat didefinisikan sebagai kemampuan dirinya untuk beradaptasi dan menjalin hubungan yang sehat dan memuaskan dengan orang lain. Dan seseorang dikatakan matang secara sosialnya, apabila ia mampu memahami kondisi orang lain baik kekurangan maupun kelebihan yang dimilikinya. Selain itu dirinya juga harus bisa menerima kelebihan dan kekurangan yang ada pada diri sendiri. Dan apabila seseorang memiliki kemampuan seperti itu, tentu akan memudahkan dirinya untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan pihak lain.

Dari sini nampak jelas bahwa kematangan sosial merupakan hal yang sangat penting apabila hendak membina hubungan persahabatan, kekerabatan dan tentu saja hubungan rumah tangga, karena sebelumnya satu dengan yang lainnya adalah orang asing yang berbeda karakter dan latar belakangnya serta masing-masing pihak pasti memiliki kekurangan maupun kelebihan.

Share This

Download Antivirus, PCMAV 1.9 Release

PC-MAV 1Barangkali masih ada yang melirik disini, meskipun telah beberapakali tidak dapat menyediakannya, saya coba untuk menampilkan release kali ini meskipun hasil referensi blog teman :-D

Di setiap edisi Majalah PC Media terbaru yang terbit tiap bulannya, PVMAV ditampilkan dengan kemampuan dan fitur barunya demi menjadikan PCMAV sebagai antivirus yang sesuai kebutuhan pengguna, untuk PCMAV 1.9 Release ini diantaranya:

  • Ditambahkan, database pengenal dan pembersih 95 virus lokal/asing/varian baru yang dilaporkan menyebar di Indonesia. Total 2254 virus beserta variannya yang banyak beredar di Indonesia telah dikenal di versi 1.9 ini oleh engine internal PCMAV.
  • Ditambahkan, cleaner khusus untuk virus Bungas.vbs.
  • Diperbaiki, kesalahan deteksi (false alarm) heuristik pada beberapa program dan script.
  • Diperbarui, perubahan beberapa nama virus mengikuti varian baru yang ditemukan.
  • Perbaikan beberapa minor bug dan improvisasi kode internal untuk memastikan bahwa PCMAV Cleaner & PCMAV RealTime Protector lebih dari sekadar antivirus biasa.

Download PCMAV 1.9 R

Share This

Never Die Forever, Menjadi Pribadi Yang Tiada Matinya

Superhero MovieTulisan ini hanya sekedar menuangkan sebagian apa yang terlintas dipikiran untuk mengawali lagi coretan blog diawal bulan Oktober 2008 kali ini, tepatnya setelah merayakan lebaran 1429 H. Setelah melakukan berbagai revisi prilaku diri dengan sebelumnya melakukan perenungan atas semua hal yg terkait, rasanya cukup tepat sekali kita lebih menajamkan lagi pemikiran-pemikiran kita saat ini. Dari itulah tulisan ini terlintas, berkaitan dengan masalah citra diri.

Berbicara soal citra diri, memungkinkan terlintasnya dipikiran kita masalah kekerenan diri yang sudah umum adanya. Benarkah? Cobalah bertanya pada hati nurani sendiri :-D “Wow keren” Posisi pekerjaan yang bagus atau usahanya yang maju/sukses atau juga pintar disekolah dan lain sebagainya. Siapa coba yang gak mau nerima kata tersebut? Pastinya semua orang pun menginginkannya.

Berkaitan dengan kekerenan diri tentunya mengandung proses pembangunan citra pribadi terhadap berbagai aspek kehidupan bahkan sampai mengalihkan bentuk kekayaan yang berupa materi ke kualitas diri, mungkin kurang lebihnya seperti itu. Sehingga timbul satu hal yang patut kita telaah secara objektif dalam kaitannya dengan komunikasi antar individu, karena disinilah citra diri itu terlihat jelas.

Share This

Kali Ini

Waqoola robbukumud ‘uunii astajib lakum

Dan Tuhanmu berfirman: Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan do’amu (QS. Almu’minun: 60).

Wa idzaa sa-alaka ‘ibaadii ‘annii fainniii qoribun ujiibu da’watad-daa’i idzaa da’aani

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku maka (jawablah), Aku akan dekat, Aku mengabulkan permohonan orang yang memohon, apabila ia berdo’a kepada-Ku (QS. Albaqarah: 186).

Dua kalimat syarat makna diatas mengetuk hati ini, perkenankanlah hamba diberikan kesempatan untuk masuk kedalam golongan orang-orang yang senantiasa memohon kepada-Mu.

Share This