Menulis karya ilmiah memang bukan masalah yang mudah, dalam hal ini dituntut penuangan yang terstruktur sehingga akar permasalahan yang dibahas akan dapat disimpulkan yang pada akhirnya merupakan jawaban dari tujuan penulisan karya tersebut.
Bagi yang sudah biasa menyusun karya ilmiah mungkin bukan perkara yang sukar atau sulit dalam karyanya. Tetapi bagi yang masih tarap belajar tentunya diperlukan aturan-aturan atau dasar penulisan yang baik dan benar. Oleh karena itu saya coba berbagi sedikit pengetahuan masalah ini yang pernah saya dapatkan dulu meskipun saya sendiri tidak terlalu mengusainya. untuk lebih jelasnya bisa dilihat (download) file yang saya sertakan disini, mudah-mudahan bermanfaat.
Selain beberapa kesenian tradisonal sunda seperti Degung, Longser, benjang, kuda ronggeng atau tayuban lainnya, ada satu kesenian yang tidak kalah tersohor dikalangan masyarakat sunda yaitu “Kuda Lumping”.
Dari pamor yang ada ini menembus ke berbagai kalangan tentunya seperti halnya di ceritakan dalam bait-bait lagu yang tidak melewatkan kesempatan dengan mengambil tema masalah kuda lumping ini sebagai syair atau lirik lagu.
Sebagai contoh, Desa Ciwaru yang terletak di kaki Gunung Manglayang, Kabupaten Bandung, Jabar, masih terkenal dengan adanya kesenian kuda lumping yang memeriahkan berbagai hajatan/khitanan.
Setiap orang tentu ingin hidup dengan pola yang sehat, namun kadang-kadang hal itu sulit terlaksana karena berbagai situasi yang kurang memungkinkan. Nah jika kita termasuk orang yang ingin hidup sehat tapi tidak ingin repot, mengapa tidak mencoba hal-hal berikut? Minum segelas juice buah-buahan setiap hari.
Membersihkan gigi secara teratur menggunakan obat kumur atau benang gigi. Minum teh, menyisihkan waktu untuk minum secangkir teh dapat melindungi kita dari penyakit jantung dan kanker. Berbicara dengan binatang piaraan. Walaupun terdengar agak aneh, menurut para ahli dalam Konferensi Internasional Human-Animal Interaction, berbicara dengan binatang piaraan dapat membantu meningkatkan kesehatan.
Duduk di kursi dengan baik agar tidak sakit pinggang. Bernapas yang dalam. Jangan lupa menonton film lucu. Menelepon teman. Merenggangkan otot selama olahraga. Dan yang terakhir Merawat kaki kita, harus membasuh kaki setiap hari dengan air sabun hangat.
Wallahualam.
Mungkin kita perlu waktu tiga bulan, bahkan setahun lebih untuk mendapatkan pekerjaan yang cocok. Celakanya, hanya dalam waktu beberapa hari atau minggu kita bisa kehilangan pekerjaan tadi. Lho, kok bisa?
Tentu saja bisa dan itu karena kesalahan yang mungkin kita lakukan. Tanpa disadari, kita menghancurkan karier sendiri. Berikut hal-hal yang dapat mematikan karier dalam sekejap.
1. KETIDAKMAMPUAN
Ketidakmampuan bisa berbuntut panjang. Penelitian menunjukkan, perusahaan selalu berpendapat, lebih baik punya pegawai yang secara konsisten mau belajar menambah keterampilannya daripada yang hanya berhenti pada satu kemampuan. Soalnya, pegawai tipe ini tidak akan berkembang dan cenderung tak mau bekerja sama.
Benjang merupakan suatu bentuk permainan tradisional yang tergolong jenis pertunjukan rakyat. Permainan tersebut berkembang (hidup) di sekitar Kecamatan Ujungberung, Cibolerang, dan Cinunuk yang mulanya kesenian ini berasal dari pondok pesantren, yaitu sejenis kesenian tradisional yang bernapaskan keagamaan (Islam), dihubungkan dengan religi, benjang dapat dipakai sebagai media atau alat untuk mendekatkan diri dengan Kholiqnya sebab sebelum pertunjukan, pemain benjang selalu melaksanakan tatacara dengan membaca do’a-do’a agar dalam pertunjukan benjang tersebut selamat tidak ada gangguan.
Adapun alat yang digunakan dalam benjang terdiri dari Terbang, Gendang (kendang), Pingprung, Kempring, Kempul, Kecrek, Terompet (Tarompet), dan dilengkapi pula dengan bedug dan lagu sunda.