Awalnya kurang tertarik dengan namanya buah manggu alias manggis. Seperti terjadi pada beberapa buah yang bergetah, ketidak tertarikan itu bukanlah terletak pada rasa buahnya melainkan malas mengupas buah tersebut karena selain dari kulitnya yang cukup tebal juga warna ungu dari kulitnya itu yang sering membuat belepotan. Namun, akibat seringnya melewati dan melirik beberapa penjual buah dalam beberapa mobil bak disekitar tempat tinggal akhirnya tertarik juga untuk meraihnya “membeli bukan mengambil atau meminta”.
Usut punya usut, beragam manfaat terkandung dalam buah manggis. Tidak mau kalah dengan buah-buahan lainnya yang memiliki manfaat selain dari buahnya, daunnya atau biji buahnya, buah manggis memiliki manfaat lain dari kulit buahnya yang berguna bagi kesehatan. Buah yang bernama latinnya Garcinia Mangostana memiliki kulit buah yang berwana ungu pekat dan rasa buahnya yang manis menyegarkan.
Tidak biasanya malam tadi saya bisa tidur lebih cepat, jam satu mata sudah mulai merapat padahal biasanya susah banget diajak kompromi kalau belum menginjak dini hari. Kebiasaan itu pula yang terkadang menuntun bagian raga bertindak, mulut salah-satunya beraksi ketika tadi malam saya menyempatkan meminum jamu tradisional disebuah kios, berani menanyakan apakah ada obat tidur atau tidak? Sebenarnya jamu yang diminum bukan obat tidur, hanya sebatas untuk kesehatan biasa, tapi mungkin karena jamu itu pula lah saya bisa lebih cepat beristirahat. Akhirnya bangun lebih pagi lagi dan bisa langsung menulis he….
Teringat obat tidur, jadi teringat pula sebuah candaan yang pernah terkangkap telinga dan mata ini, sumbernya itu entah darimana asal-muasalnya, dari mulut seorang teman keluarlah cerita seperti ini:
Seorang lelaki yang terlihat begitu pucat dan lesu memeriksakan diri ke dokter. “Dokter, semua tetanggaku mempunyai anjing. Anjing-anjing itu menyalak siang malam, membuatku tidak bisa tidur” kata lelaki itu.
Bagi orang-orang super (kelebihan berat badan) ada berita yang memberikan sedikit gambaran yang dapat dijadikan salah satu kiat untuk melakukan pelangsingan tubuh secara alami.
Jika selama ini biasanya mengkonsumsi obat pelangsing yang mengandung bahan kimiawi, kemungkinan akan memperoleh berbagai efek. Selain efek positif, efek negatif pun seringkali dapat terjadi.
Nah, terdapat resep sederhana yang terbuat dari bahan alami bisa untuk di coba. Sebanyak 1 genggam daun ceremai dicuci bersih, kemudian direbus dalam 3 gelas air dengan api kecil hingga tersisa 2 geias. Dinginkan air rebusannya, minum 2 kali sehari.
Menurut para ahli, konon daun ceremai (Phyllanthus acidus) mempunyai khasiat laksatif, sehingga mempermudah buang air besar. Selain itu, daun ceremai juga mengandung saponin dan tanin, yang bermanfaat untuk menghambat penyerapan glukosa dan kolesterol dari dinding usus. Dengan demikian, mengkonsumsi rebusan daun ceremai secara rutin dapat menurunkan berat badan.
Jika tertarik, tidak ada salahnya untuk mencobanya! Tentang khasiat dari semua itu, wallahualam.
Jaman sekarang trend akan obat-obatan penambah kekuatan seksual sudah merebak dimana-mana. Jadi teringat kejadian yang pernah menimpa seorang kakek yang masih berhasrat melakukan hubungan intim, dimana kakek itu sebelum melakukan hubungan tersebut mengkonsumsi obat yang konon “super” khasiatnya. Tetapi apa yang terjadi, malah menimbulkan kepergian roh dari raganya.
Ketertarikan terhadap hal ini untuk diketahui tentunya beralasan, mengingat semakin maraknya obat-obat yang beredar dengan berbagai merek, sebut saja viagra salah satunya. Disisi lain akibat dari keadaan perekonomian yang tidak stabil membuat orang-orang jadi kehilangan kendali. Pengaruh dari berbagai aktivitas menjadikan pikiran kusut yang konon katanya menurut beberapa psikolog mempunyai dampak atau pengaruh terhadap daya seksual akibat dari pikiran yang tidak tenang itu.
Melihat sosok diri, siapa pun mungkin tidak mengira kalau saja saat ini merasa dunianya seakan terhenti. Pastinya semua orang tidaklah mengiginkan akan hal itu. Misalnya saja hal tersebut nyata terjadi, apa boleh buat? Namun bukan Berarti harus menyerah begitu saja pada situasi sesulit apapun. Menyadari sedikit harta yang dimiliki, namun cinta dari keluarga dan sahabat terdekat yang terlalu berharga untuk ditinggalkan begitu cepat, dapat menjadikan bangkit melawan kondisi untuk ditindak.
Dalam keadaan terpuruk karena kondisi apapun, semangat tidak hanya mempermudah proses penyembuhan, namun juga dapat meningkatkan kualitas hidup. Tentunya meyakini bahwa sebuah perjuangan tidak selamanya akan sia-sia. Kekurangan dan kelemahan tidak pantas untuk dapat mengurangi rasa percaya diri untuk tetap menjalani aktivitas secara normal. Selama semangat hidup masih dipertahankan, perubahan pasti bisa diraih. Insya Allah.