Kotretan ini sebenarnya masih ada hubungannya dengan postingan lalu tentang keberadaan plugin terkait fungsi dan efek dari penggunaannya. Namun dalam postingan kali ini keberadaan plugin masih dipergunakan, adapun kode yang ditambahkan hanya sebagai pelengkap untuk menambah ketahanan fungsi plugin terkait.
Jauh sebelum menuliskan postingan ini, plugin akismet-lah yang diandalkan untuk menangkal banyaknya spam yang masuk. Namun nyatanya masih saja cukup berderet alias berjubel yang bisa menerobos pertahanan yang ada. Sebagai bukti, spam yang telah masuk sampai diangka 93.679 spam yang telah dikarantina si aki. Saya rasa itu merupakan jumlah yang cukup besar untuk ukuran blog tidak penting ini. Dari itulah, beberapa waktu lalu sempat menjajal penangkal spam tanpa plugin. Namun sayang, fungsinya masih dirasakan belum maksimal karena masih saja sering meloloskan spam yang masuk. Dan untuk memaksimalkannya, mencoba dengan memadukan keduanya. Yakni memanfaatkan plugin akismet dan ditambah dengan memberikan math challenge pada kotak komentar. Al-hasil cukup memuaskan karena dapat meminimalisir spam yang masuk, bahkan dapat dirasakan cukup jarang spam yang berhasil masuk.
Adapun kode yang digunakan untuk memperkuat plugin penangkal spam itu cukup sederhana, yakni;
Melengkapi cerita ngeblog kali ini, mencoba membuat postingan perihal lama yang baru sempat dituangkan disini yakni berkaitan dengan mengurangi penggunaan plugin.
Disadari atau pun tidak, dari sekian banyaknya plugin yang disediakan wordpress sering membuat keenakan tersendiri. Keberadaan itulah yang kerap membuat tidak menyadari sisi lainnya yang ditimbulkan dari penggunaan plugin-plugin tersebut. Pada dasarnya penggunaan plugin yang terlalu banyak itu tidak baik karena akan mempengaruhi kecepatan loading sebuah blog dan menambah beban server tentunya. Oleh karena itu, saya mencoba mengurangi beberapa plugin yang sebelumnya saya gunakan. Sekarang blog ini hanya menggunakan beberapa plugin saja yang dirasakan masih perlu untuk dimanfaatkan.
Selain tentang spoiler yang sempat dituangkan, pada postingan kali ini mencoba memuat tentang related post atau artikel berkaitan. Dan, terdapat beberapa plugin lainnya yang dipensiunkan juga namun tidak dituangkan disini sekarang “lumayan buat postingan diwaktu mendatang ketika kondisinya seperti sekarang belum menemukan ide fresh yang masih belum ditemukan”.
Pada postingan terdahulu sempat menuliskan tentang membuat spoiler tanpa plugin yakni cukup dengan kode HTML saja. Kali ini mencoba memuat postingan tentang hal yang sama namun dengan memanfaatkan plugin yang tersedia yang terasa lebih mudah penggunaannya sehingga lebih meringankan bagi yang berkepentingan.
Dari beberapa plugin yang ada, akhirnya ditemukan salah-satu yang dirasakan cocok berkaitan dengan keperluan, yakni Easy Spoiler. Plugin inilah yang sering saya pergunakan sewaktu-waktu pada saat diperlukan. Selain dari penggunaanya yang cukup mudah karena bisa membuat spoiler dengan sekali klik (hanya dengan menekan tombol spoiler pada tab HTML), juga mendukung terhadap beberapa spoiler untuk dibuat dalam sebuah group spoiler. Kemudahan tersebut sudah tercermin dari namanya “Easy Spoiler”.
Cara menggunakan plugin ini sama dengan plugin spoiler lainnya, cukup memasukkan kode:
Sementara untuk membuat beberapa spoiler yang disatukan dalam sebuah group spoiler yaitu:
Many people I know want to start a blog, but never get around to it. We’ve all been there; we’ve all said we want to do something, but then procrastinate getting around to it or make excuses out of fear or apprehension. It’s unfortunate, for a lot of these people are selling themselves short by never giving their ideas a chance to flourish. They’ll never know if their creativity had potential, or if their solutions to a problem were indeed helpful.This is especially true for blogging. In fact, it may be the biggest obstacle to the start of a successful blog.
Stop Stalling and Start a Blog
The number one challenge to anyone looking to start a blog is taking the first step.
Take the plunge. Don’t dance around the subject, just dive in head first and start writing. In today’s world, blogging is as accessible as ever. The timeless excuse of not enough time or money does not apply to the world of blogging, for these tools take most of the footwork out of setting up a slick blog. You don’t have to know coding or graphic design, you only need ideas.
The reason I advocate just starting a blog is motivational in nature. Once your ideas manifest themselves in an actual website, you will receive a great sense of satisfaction; you will have made that! This feeling of accomplishment will drive you to further improve your blog, and once you start seeing your first visitors, you will be hooked. Addiction to statistics is common amongst bloggers, and you will be no different. When you post thatkiller article full of helpful and innovative ideas, you will be able to sit back and say, “I just helped a bunch of people.” and watch the numbers roll in. This, along with positive feedback, will sustain your will to write.
Lagi-lagi tentang award! Rasa yang tak aneh jika mendapatkan semacam ini yaitu suka bingung sendiri.
Ini dia anugerahnya;
Anugerah tersebut didapatkan dari kerabat “Oen” yang bermurah hati beberapa waktu yang lalu. Mohon maaf baru bisa kali ini merealisasikannya. Keterlambatan ini bermula dari merasakan kurang tepatnya mendapatkan ketiga jenis award ini, dimana muatannya kurang mengena jika dikaitkan dengan kondisi ngeblog yang lagi malas-malasnya; jarang update, sekalinya update cuma postingan seadanya serta frekuensi menjalin silaturahim pun lagi jarang-jarangnya. Hatur nuhun!
Sedikit tip basi sehabis ngutak-ngatik gambar-gambar sambil iseng-iseng belajar nyari
buat menguntungkan “membuat puntung” sebatang 234 sebagai pengganjal kelopak mata ketika belum mau merapat. Hanya berbagi sama yang belum tahu aja, barangkali masih ada yang belum mencobanya
Ingin menampilkan koleksi photo pada blog kadang-kadang mikir dulu kalau koneksi yang dihadapi tidaklah selalu stabil. Sedikit cara menyiasatinya agar tetap gambar-gambar tersebut dapat terpajang dengan menggunakan spoiler hingga tidak terlalu mempengaruhi bandwidth yang ada.
Membuat spoiler atau tombol buka/tutup pada blog yang dapat disimpan dalam postingan atau bisa juga di sidebar. Selain mempengaruhi akses blog, dengan adanya spoiler juga bisa menghemat tempat. Cara membuatnya cukup sederhana juga dengan menggunakan kode HTML seperti di bawah ini: