Detik demi detik waktu bergulir, dan ditemani angin malam yang dingin masih setia mengisi waktu beberapa menit bahkan detik sisa-sisa waktu diakhir tahun ini. Dengan riuhnya suara petasan pula seakan membantu menguatkan keyakinan untuk menantang masa yang segera datang.
Bicara soal perubahan atau pergeseran waktu, kita semua biasanya mempunyai harapan-harapan baru terkait pergantian waktu tersebut. Secara pribadi dan dalam ruang lingkup khusus disini harapannya tidak muluk-muluk tiada lain berharap masih adanya kerabat yang sudi silaturahmi ke gubug butut ini. Selebihnya, kata maaf tersampaikan jikalau sampai malam ini saja masih terselip kata dan prilaku yang kurang bijak.
Semoga bahagia dan tanpa semakin gelisah saat membaca lagi apa yang tersaji dalam postingan-postingan blog ini. Bagaimanapun, semua tulisan yang tergoreskan hanyalah bentuk cerminan dari pembelajaran pribadi semata. Hal tersebut dapat terlihat dari isi postingan yang kurang mengikuti trend atau kurang uptodate dengan tema yang sedang banyak diperbincangkan, serta masih banyaknya hal-hal yang mungkin kurang penting termuat selain hal-hal klasik yang baru dipelajari dan tidak dimuat disini tentunya. Sudah jelas banyak muatan gak penting, tapi tetep ngarep ada yang mampir
Di penghujung tahun lalu saya kedatangan tetangga, ia meminta bantuan untuk membuatkan suatu desain yang ia perlukan, tepatnya memisahkan objek photo dengan background yang ada dengan maksud mengganti backgroundnya dengan yang baru. Loh… kok ke saya sih? Dengan entengnya ia menjawab, katanya karena saya sering banget menggunakan kompi dia menganggap saya bisa, ada-ada saja
Kalau dikatakan bisa menggambar dengan Corel ya bisa jg sih walaupun belum terampil, tetapi karena bukan bidang pekerjaan yg pernah digeluti sebelumnya ya tidak mahir cuma sebatas tahu dan pernah saja, intinya belum berlaku istilah kerja dengan cepat disini. Alhasil permintaan tolong dia yang seharusnya dapat dikerjakan dalam beberapa menit saja, saya kerjakan dengan berjam-jam, itu pun hasil mengingat-ngingat serta larak-lirik bacaan2 sana-sini dan jg bertanya tentunya tidak ketinggalan (doh). Karena diburu2 juga sih, jadinya gak sempet nanya paman “google”
Beberapa bulan terakhir ini memang ada ketertarikan mendalami pemahaman tentang desain Corel dan photoshop, oleh karena itu, pas dimintai tolong disanggupin saja dengan catatan saya bilang kepadanya bahwasannya belum punya keahlian. Itulah sekelumit cerita dipenghujung tahun 2008 sekaligus mengawali cerita di tahun 2009 mengenai perihal yang dikerjakan dimana saya tuangkan sedikit disini tentang hal tersebut.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, menghadapi awal tahun baru 2009 Masehi ini mencoba lebih memfokuskan pikiran guna mengkaji dan menela’ah kembali jejak-jejak yang telah ditempuh selama ini.
Detik-detik menyambut tahun baru Masehi 2009 ini pun tidak mengedepankan berbagai resolusi2 tertentu, pada dasarnya sama seperti beberapa hari yang lalu saat menghadapi tahun baru Hijriyah (1 Muharram 1430 H).
Sekali lagi, Selamat Tahun Baru Masehi 2009 (Happy New Year 2009) untuk semua rekan-rekan, semoga mendapatkan berbagai kelancaran dan keberkahan di berbagai bidang kehidupan, Amin.
Sebagai umat Islam, saya ucapkan kepada seluruh Muslim dimana pun berada. Selamat Tahun Baru Hijriyah 1430, semoga di tahun baru ini meningkatkatkan kualitas hidup kita yang senantiasa bermakna bagi sesama.
Yang mungkin ditahun kebelakang keberuntungan belum berpihak kepada kita, mudah-mudahan di tahun ini berpihak kepada kita semua (termasuk saya sendiri)
Jika memang beribu kekurangan melekat pada diri kita ditahun sebelumnya, semoga di tahun ini kita bisa membenahi dan memperbaiki semua kekurangan tersebut, dan jika seandainya hal-hal yang sudah dirasa baik yang melekat pada diri kita, mudah-mudahan dapat ditingkatkan perihal kebaikan tersebut atau paling tidak dipertahankan. Semoga kita mampu mengatasi dan melewati segala bentuk ujian hidup yang senantiasa melekat dan mutlak adanya dalam kehidupan ini.
Tahun Baru Hijriyah ini memang bukan semata harus diperingati, dengan mengumbar berbagai resolusi. Intinya, mengedepankan betapa pentingnya perjalankan hidup kita, dengan mengukuhkan niat sebagai awal untuk membuat implementasi nyata dalam kehidupan dengan lebih baik. Semoga Allah SWT memberikan petunjuk-Nya kepada kita semua… Amien.
Baru saja kita merasakan tahun baru 2008 Masehi, masih terasa hangat dingatan kita dengan berbagai resolusi-resolusinya, pengharapan-pengharapan yang mudah-mudahan tercapai di tahun ini. Kini setelah sepuluh hari berlalu kita masih dapat merasakan tahun baru lagi, 1 Muharram 1429 H.
Sungguh bahagianya kita masih diberi kesempatan Sang Maha Kuasa untuk dapat terus melanjutkan perjuangan-perjuangan hidup, semoga Allah senantiasa memberikan petunjuk kepada kita untuk bisa amanah dengan waktu yang diberikan kepada kita semua.