Tag Archives: Makna kehidupan

Bait Kata Terkait Usia, Mencermati Umur

Mencermati Umur!

Hidup adalah perubahan. Dari asalnya tidak ada menjadi ada. Lalu hidup dan selanjutnya mati, kemudia hidup kembali dalam kurun waktu yang tak berujung. Kita bisa mencermati umur atau mengamati perkembangan fisik manusia. Yang berawal dari janin kemudian menjadi bayi yang lemah, lalu menjadi remaja yang kuat hingga dewasa, kemudian menjadi tua renta yang lemah hingga menemui ajal.

Perubahan tersebut menunjukan bahwa semua yang ada, termasuk kita dan makhluk lainnya akan mengalami kerusakan. Hanya Allah-lah yang kekal abadi.

Sekilas Januari

Sekilas JanuariBukan sekilas info karena bukan berita, bukan pula “Sebelas januari” lagu dan syair yang dialunkan Armand Maulana dengan GIGI-nya tapi ini bentuk perwujudan unjuk gigi menuangkan kembali sedikit kata hatiĀ  disini. Mudah-mudahan semakin putih nih giginya :-D

Sebulan lebih tidak mengutak-ngatik blog ini, meskipun keinginan update selalu ada namun satu dan lain hal banyak menuntut raga lebih memfokuskan diri pada hal-hal yang sedang dihadapi. Menghadapi banyak cerita kehidupan yang Insya Allah mengandung banyak makna, amin.

Awal desember dilumpuhkan kenyataan dimana harus membangun ulang satu rutinitas, ibarat masuk ronde baru yang saya menganggapnya sebagai ronde ke-3. Belum juga kelar menangani hal tersebut, datang lagi hal yang kurang menggairahkan. Tepatnya dipertengahan desember mendapat peringatan mengenai blog ini, ada pihak yang melaporkan bahwasannya blog ini perlu dibenahi karena dianggap ada pihak yang dirugikan. Saya mencoba mencermati peringatan tersebut dan sekaligus berupaya membenahinya setelah meminta penjelasan lebih lanjut. Tidak mencapai satu minggu akhirnya kembali dapat diakses, namun setelah itu kembali mendapatkan peringatan ulang. Ternyata upaya yang saya lakukan nihil dan kebetulan sedang fokus pada lain hal, akhirnya saya abaikan saja peringatan tersebut, alhasil status suspended menjadi removed.

Bak Burung Dara dan Tuannya

Bak Burung Dara dan Tuannya

Bak Burung Dara dan Tuannya! Sebait cerita sederhana yang terdapat dalam keseharian terkadang menyiratkan sarana pembelajaran bagi kita semua, seperti halnya prilaku seekor nyamuk, kucing, ataupun tumbuhan. Prilaku atau keadaan yang dikondisikan dengan alam bisa kita ambil sisi positifnya sebagai bahan wejangan terhadap prilaku diri.

Kali ini, sebuah kisah yang rasanya telah akrab kita dengar yakni kisah antara burung dara dan Tuannya. Burung dara tersebut sangat disayang oleh tuannya, sekiranya dari kisah ini cukuplah memberi gambaran kepada kita tentang hubungan manusia dengan Tuhannya. Memangnya seperti apa sih? Mari kita cermati bagaimana sang tuan memperlakukan burung dara kesayangannya tersebut.