Tyo sering mengeluh sakit kepala dan nyeri di dada. Lalu ia pergi ke Dokter untuk memeriksakan penyakit yang dideritanya itu. Setelah menceritakan segala penyakitnya, Dokter menganjurkan agar ia berhenti merokok dan minum-minuman keras. Selain itu juga berhenti makan daging kambing (makanan kesukaannya). Tyo pun mengiyakan anjuran Sang Dokter.
Sebelum Tyo beranjak pulang, Sang Dokter mengingatkan kembali. “Jangan lupa Anda hanya boleh makan sayuran dan daging hewan yang bisa berenang dan terbang,” nasihat Dokter kepada Tyo.
Setelah tiga hari sang Dokter menelepon Tyo, sekedar mengingatkan kalau mau makan daging hanya boleh makan daging hewan yang bisa berenang dan terbang saja.
Satu bulan kemudian Dokter berkunjung ke rumah Tyo untuk melihat perkembangannya. Setelah sampai dirumah Tyo, Dokter diberi tahu pembantunya, kalau Tyo sedng berada di kolam renang. Mendengar itu, sang Dokter merasa tenang, menyangka Tyo bukan hanya mengikuti anjurannya, tetapi juga mau berolah-raga untuk meningkatkan kebugaran tubuhnya. Sang Dokter langsung bergegas menuju kolam renang.
Suatu hari dua orang kaya (X dan Y) duduk di sebuah cafe, sambil ngobrol dan menggosipkan para sopirnya.
Orang kaya X, “Hey, elo tahu nggak, sopir gue ini blo’onnya setengah mati! Elo nggak percaya? Nih lihat!!!.” Dia lalu memanggil sopirnya si Ucok, “Ucok, ini seratus ribu, pergi ke toko mobil gih, belikan gue Mercedez.” Ucok menjawab dengan sopan, “Yes Sir! Right Away.” Ucok pun langsung cabut ke toko mobil.
Orang kaya X itu terus bilang ke temannya, “Nah, apa gue kata… dia bener-bener blo’on.”
Orang Kaya Y, “Ha…. ha… , itu sih belon seberapa, elo mau lihat yang namanya stupid? Terus si orang kaya Y memanggil sopirnya si Adim, “Adim, pulang dulu ke rumah, lihatin apa saya ada di rumah atau nggak!.”
Adim, “Yes Sir!! Right Away!!” Dia langsung cabut ke rumah tuannya.