Bukan Asal Bicara

Bukan Asal BicaraBukan Asal Bicara! Dalam sesaknya dada seperti ini sang jiwa menghuni kesunyian dan penuh irama tak kuasa bertahan. Saat bersua dengan sahabat meski terkadang tidak dalam dekat, membiarkan batin menggerakan bibir dan mengalahkan lidah, berharap jiwa menerima pesan naluri tiada lain isyarat hati, bak nikmat anggur yang selalu terbayang ketika aroma dan rasanya telah hilang dan gucinya telah tiada.

Tak dapat dielak memang, semua itu menuntut pencarian kawan atau lawan bicara karena takut tertimpa akan kesunyian. Niscaya kesunyian hati nampak karena mata yang membuka kekurangan diri.

Disaat damai tak teraih dengan pikiran, saat itulah bicara dalam kata. Dan manakala tak bisa membenahkan kesendirian hati, menyadari hidup yang sesungguhnya dengan bibir dan suara ibarat hiburan atau penengah waktu. Memang sebagian yang terucap tanpa berpikir, tapi itu disebabkan kalimat dan kata pikiran lumpuh terkurung. Meski dapat merentangkan sayap, namun tak mungkin melayang ke angkasa raya.

Bukan asal bicara!

Dan jika saja ada sebagian kata-kata terhempas tanpa pengetahuan atau pemikiran sebelumnya, niscaya akan menyingkapkan sebuah kebenaran yang sesungguhnya diri tidak memahaminya, kebenaran didalam diri itu tertuturkan bukanlah berwujud kata-kata, tapi yang terhempas pun disertai makna dan asa “bukan asal bicara”.

4 Responses to Bukan Asal Bicara

  1. ãñÐrî ñâwáwï says:

    BismiLLah…

    Dalam surat Al-Balad ayat 8: Bukankah kami telah memberi kepadanya dua buah mata. Dan selanjutnya ayat 9: Lidah dan dua bibir. Mata, lidah, bibir, semuanya adalah alat komunikasi. Mata dikasih ‘dua’, mungkin supaya kita bisa melihat diri dan lingkungan kita dengan lebih seksama. Melihat persoalan dengan lebih teliti dan adil. Bibirpun demikian, agar kemudian bisa berdialog, makan untuk bertahan hidup. Tapi lidah hanya satu: mungkin supaya kita hati-hati, agar tidak keseleo bicara. :mrgreen:

  2. kips says:

    Dri, hatur nuhun (worship) Jika dikaji dengan seksama Insya Allah yakin apa adanya.

  3. 1rw@n says:

    wah kenapa kang, ini tulisan perlu pemahaman tingkat tinggi bagi mahluk sepertti sy :-D,
    mungkin ini namanya dalam kondisi auto pilot kang, tp kadang juga menghasilkan inspirasi

  4. kips says:

    Wkakak… sebaliknya malah Wan, saya juga gak ngerti, asal curat-coret saja 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published.