Jaman sekarang trend akan obat-obatan penambah kekuatan seksual sudah merebak dimana-mana. Jadi teringat kejadian yang pernah menimpa seorang kakek yang masih berhasrat melakukan hubungan intim, dimana kakek itu sebelum melakukan hubungan tersebut mengkonsumsi obat yang konon “super” khasiatnya. Tetapi apa yang terjadi, malah menimbulkan kepergian roh dari raganya.
Ketertarikan terhadap hal ini untuk diketahui tentunya beralasan, mengingat semakin maraknya obat-obat yang beredar dengan berbagai merek, sebut saja viagra salah satunya. Disisi lain akibat dari keadaan perekonomian yang tidak stabil membuat orang-orang jadi kehilangan kendali. Pengaruh dari berbagai aktivitas menjadikan pikiran kusut yang konon katanya menurut beberapa psikolog mempunyai dampak atau pengaruh terhadap daya seksual akibat dari pikiran yang tidak tenang itu.
Selain beberapa kesenian tradisonal sunda seperti Degung, Longser, benjang, kuda ronggeng atau tayuban lainnya, ada satu kesenian yang tidak kalah tersohor dikalangan masyarakat sunda yaitu “Kuda Lumping”.
Dari pamor yang ada ini menembus ke berbagai kalangan tentunya seperti halnya di ceritakan dalam bait-bait lagu yang tidak melewatkan kesempatan dengan mengambil tema masalah kuda lumping ini sebagai syair atau lirik lagu.
Sebagai contoh, Desa Ciwaru yang terletak di kaki Gunung Manglayang, Kabupaten Bandung, Jabar, masih terkenal dengan adanya kesenian kuda lumping yang memeriahkan berbagai hajatan/khitanan.