Category Archives: Business

Make A Decision To Commit

Make A Decision To CommitLast times I was made disappointed by someone that offer compromy. We made an agreement that agreed on together but he impinge it to the neglect of agreement content agreed on. Finally I am rescript which has been made that. Therefore, indirectly he becomes one of the parties accounting hit. Where he standing as marketing fail to sell the product, that effect of doesn’t hold firmly commitment which has been agreed on.

We should knows, what makes a successful in marketing? People who want financial freedom spend their time endlessly researching various opportunities, companies, products and the compensation plans. If you want to guarantee your success with any other marketing company, there are only three essential factors to consider, each in its correct order. One of factor between some other factors that is make a decision to commit.

Whether or not you have drive and desire will primarily decide your success. You need to commit for the long term in building a marketing business. Understanding that marketing is a business to accrue value and net worth over time is important.

Belajar Membuka Usaha Sendiri

Belajar Membuka Usaha

Sangatlah tidak mudah untuk merintis sebuah usaha, selain lebih kompleks dengan berbagai kompetitor, juga memiliki risiko yang besar meskipun peluangnya itu sendiri masih besar. Diluar itu pun biasanya modal menjadi kendala utama.

Nah, belajar mengenal kemungkinan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kelancaran usaha tentunya tidak melulu harus dari yang sukses saja. Saya yakin, karena saya sendiri telah mengalami kegagalan di waktu lalu, ada sedikit pengalaman yang mungkin bisa dijadikan bahan pertimbangan jika ingin belajar mendirikan sebuah usaha. Tentunya disini saya tidak bermaksud menggurui, karena saya sendiri pun tidak termasuk kedalam orang yang berhasil, paling tidak sebagai gambaran mengenai yang pernah dialami saja.

Bercermin Dari Kegagalan

Kegagalan usaha tentunya bukan suatu hal yang memalukan, tetapi justru merupakan tonggak untuk memperhatikan usaha apa yang sekiranya cocok dan akan berjalan lancar. Oleh karena itu saya tak segan-segan mengungkapkan kergagalan yang pernah dialami. Setidaknya jadi bahan pertimbangan bagi langkah yang mau diambil berikutnya, mudah-mudahan tidak menjadikan munculnya rasa takut dengan istilah kegagalan dalam memulai usaha, dan menjadikan cambuk untuk memulai usaha yang akan dijalankan.

Semua usaha yang terbentuk tentunya berasal dari pikiran. karena sadar-tidak sadar pikiranlah yang selama ini menuntun mengambil tindakan-tindakan tertentu. Daya pikir memberikan ide-ide. Pikiran yang pertama menentukan pilihan tindakan yang akan diambil. Dan pikiran pula yang memerintahkan anggota tubuh kita untuk mengambil tindakan tertentu.

Kesempatan kerja, Perlukah Enterprenership?

Langkah demi langkah di awal tahun ini telah kita lalui, semoga kita semua mempunyai semangat baru, sehingga dapat memperbaiki ketinggalan-ketinggalan kita sebelumnya. Hal-hal yang belum tercapai di tahun sebelumnya selayaknyalah kita perjuangan di tahun yang mulai berjalan ini.

Sungguh tak terasa hidup ini telah ditempuh bertahun-tahun, hal ini berarti menandakan kita masih dapat menikmatinya. Meskipun terjalnya jalan yang harus dilalui, pastinya tidak dijadikan penyebab hidup ini harus berhenti. Misalnya saja dalam dunia pekerjaan atau usaha, pernah merasakan puasnya hasil yang diinginkan dan tentunya pernah pula menemukan batu-batu sandungan.

Khusus berkaitan pada dunia usaha, mengingat semakin banyaknya berbagai hal yang dapat mempengaruhinya, lantas perlukah arti pentingnya enterprenership itu ada pada diri kita?

Membangun Jiwa Kepemimpinan

Kalian adalah pemimpin, maka kalian akan dimintai pertanggunganjawaban. Penguasa adalah pemimpin, maka akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Suami adalah pemimpin keluarganya, maka akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Istri adalah pemimpin (rumah tangga suaminya), maka akan dimintai pertanggungjawabannya. Pelayan adalah pemimpin (atas harta tuannya), maka akan dimintai pertanggungjawaban atas pengelolaannya. Oleh karena kalian adalah pemimpin, maka kalian akan dimintai pertanggungjawabannya.” (HR Bukhari-Muslim)

Secara sederhana pemimpin sejati adalah mereka-mereka yang memiliki kemampuan menjelajahi hati pengikutnya. Hal itu ditandai dari kepemimpinannya yang apabila makin menempati posisi-posisi linggi, maka semakin tinggi pula kearifannya. Pemimpin semacam ini akan mampu membangkitkan kesadaran orang-orang yang dipimpinnya. Sehingga dengan kepemimpinannya akan membuat mau orang-orang yang dipimpinnya.