<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KIP&#039;s Bandung &#187; Bandung</title>
	<atom:link href="http://kipsaint.com/tag/bandung/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kipsaint.com</link>
	<description>Blog abdi thea, just is seen, heard, felt and wanted, trying to learn to become better again.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Jan 2012 16:55:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Rumingkang di Tatar Parahyangan</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/rumingkang-di-tatar-parahyangan.html</link>
		<comments>http://kipsaint.com/isi/rumingkang-di-tatar-parahyangan.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Jun 2010 23:11:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kips</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cultural]]></category>
		<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Jaipongan]]></category>
		<category><![CDATA[Rumingkang]]></category>
		<category><![CDATA[Sunda]]></category>
		<category><![CDATA[Tari]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/?p=2927</guid>
		<description><![CDATA[Berawal Tari Ketuk Tilu Pergaulan yang ditolak oleh masyarakat tari dengandasar-dasar tari rakyat dan pencak silat merupakan inti geraknya, tarian tersebut dikembangkan lagi dan diberi nama Tari Jaipongan.  Seni tari yang dikreasi oleh maestro Tari Jaipong Gugum Gumbira  Tirasondjaya adalah karya seni baru dalam dunia tari Sunda, yang  dasar-dasarnya tidak hanya diambil dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2010/06/Jaipongan.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2934" style="margin-left: 0px; margin-right: 10px;" title="Jaipongan" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2010/06/Jaipongan-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Berawal Tari Ketuk Tilu Pergaulan yang ditolak oleh masyarakat tari dengandasar-dasar tari rakyat dan pencak silat merupakan inti geraknya, tarian tersebut dikembangkan lagi dan diberi nama Tari Jaipongan.  Seni tari yang dikreasi oleh maestro Tari Jaipong Gugum Gumbira  Tirasondjaya adalah karya seni baru dalam dunia tari Sunda, yang  dasar-dasarnya tidak hanya diambil dari pencak-silat, tetapi dari  berbagai seni tari rakyat yang tumbuh di berbagai wilayah di Jawa Barat.</p>
<p>Puluhan tahun sudah seni tari jaipongan tumbuh dan mengakar di Tatar Sunda. Seni tersebut bahkan sudah merambah keluar negeri. Pada awal pertumbuhannya di akhir 1970-1980-an dianggap sebagai seni tari yang berkonotasi &#8220;teu puguh&#8221; alias gak jelas dan negatif karena mengeksplorasi bagian-bagian sensitif tubuh perempuan. Pada kenyataanya, tari jaipongan itu tidaklah demikian, sehingga tarian semacam itu tumbuh subur terutama pada rakyat pesisiran.</p>
<p>Tari Jaipong <em>Daun Pulus Keser Bojong</em> dengan tabuhan musik karawitan atau lagu <em>Serat Salira</em> dan <em>Bulan Sapasi</em> bagi masyarakat Jawa Barat mungkin tidak asing lagi atau paling tidak sempat mendengarnya seperti halnya saya. <img src='http://kipsaint.com/wp-content/plugins/smilies-themer/kips/laugh.gif' alt='(LOL)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-2927"></span>Kini, saatnya generasi muda menjunjung tinggi dan mengembangkan budaya sebagai sesuatu hal yang patut dibanggakan. Apalagi <em>rumingkang di tatar parahyangan</em>, sudah sepatutnya seperti “Grup Rumingkang” meski masih belia tidak malu berkompetisi dengan mengusung tarian daerah.</p>
<p><a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2010/06/Rumingkang.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-2936" style="margin-left: 0px; margin-right: 10px;" title="Rumingkang" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2010/06/Rumingkang-300x188.jpg" alt="" width="300" height="188" /></a>Rumingkang, salah-satu peserta “Indonesia Mencari Bakat” yang diselenggarakan salah satu stasiun televisi swasta. Kelima mojang geulis yang masih belia asal Kota Bandung, masih kanak-kanak dan duduk di bangku sekolah dasar; Febi Laniarti Rizki (12), Nurul Fitri Anggraenie (12), Aulia Permatasari (11), Elsa Khoerunnisa (10) dan Shenie Indriani (9) bercita-cita yang begitu mulia, selain berharap menjadi penari professional juga menginginkan Tari Jaipongan lebih dikenal khlayak ramai. Karena sangat jarang di era globalisasi sekarang ini ada anak-anak dengan profesinya mengusung seni tradisi (daerah). Tergabung dalam sebuah grup tari “Rumingkang”, asuhan Buyung Rumingkang, mereka menampilkan Tari Jaipong gaya baru yang membutuhkan stamina prima, tarian dengan banyak unsur gerak, seperti pencak silat, ketuk tilu maupun tarian modern, dan terselip unsur komedi pula. Mereka memang layak diacungi jempol, angkat topi buat kelimanya dan juga pelatihnya.</p>
<p>Salut <img src='http://kipsaint.com/wp-content/plugins/smilies-themer/kips/worship.gif' alt='(worship)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Mereka sangat membutuhkan dukungan masyarakat Jawa Barat untuk mendorong keinginan mewujudkan cita-citanya menjadi penari profesional dan melestarikan tari Jaipongan. Semoga banyak hati tersentuh hingga merasa bangga terhadap budayanya sendiri.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/isi/rumingkang-di-tatar-parahyangan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Car Free Day, Menghirup Udara Segar dipagi Hari</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/car-free-day-menghirup-udara-segar-dipagi-hari.html</link>
		<comments>http://kipsaint.com/isi/car-free-day-menghirup-udara-segar-dipagi-hari.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 May 2010 18:03:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kips</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cultural]]></category>
		<category><![CDATA[Environment]]></category>
		<category><![CDATA[Health]]></category>
		<category><![CDATA[Life]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Car Free Day]]></category>
		<category><![CDATA[Dago]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan-jalan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/?p=2905</guid>
		<description><![CDATA[Memang bukan tema yang hangat karena cerita ini sudah berjalan dari beberapa waktu kebelakang. Kebetulan dalam dua pekan berturut-turut (setiap minggu pagi) menjambangi daerah yang mengais cap &#8220;Car free day&#8220;.
Dalam hiruk-pikuk sebuah kota sudah barang tentu menjadi impian setiap penghuninya dapat menghirup udara segar dipagi hari, terlebih di Kota Bandung dimana sudah dikenal lama memiliki [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2010/05/kips-022.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-2907" style="margin: 0px 10px;" title="kips-022" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2010/05/kips-022-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Memang bukan tema yang hangat karena cerita ini sudah berjalan dari beberapa waktu kebelakang. Kebetulan dalam dua pekan berturut-turut (setiap minggu pagi) menjambangi daerah yang mengais cap &#8220;<em>Car free day</em>&#8220;.</p>
<p>Dalam hiruk-pikuk sebuah kota sudah barang tentu menjadi impian setiap penghuninya dapat menghirup udara segar dipagi hari, terlebih di Kota Bandung dimana sudah dikenal lama memiliki udara yang sejuk, segar dan lingkungan yang nyaman. Dari itulah mendengar kabar adanya <em>event</em> tersebut merasa senang dan menjadi jawaban atas harapan yang ada, dapat berolah-raga dengan jalan kaki meskipun hanya <a href="http://kipsaint.com/isi/30-menit.html">30 menit</a> saja dan sekaligus menghirup udara segar yang selama ini rasanya kurang ternikmati. (doh)  Ini mah akibat ulah sendirinya saja yang hampir gak pernah olah-raga pagi dalam waktu yang cukup lama, tapi beberapa bulan terakhir rajin kok. <img src='http://kipsaint.com/wp-content/plugins/smilies-themer/kips/laugh.gif' alt='(LOL)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Seperti nampak digambar, sejumlah warga memenuhi ruas jalan Dago saat &#8220;<em>Car Free Day</em>&#8220;. Saya pun gak mau ketinggalan numpang berlalu-lalang disana. Sungguh menarik sekali menikmati program hari bebas kendaraan bermotor tersebut walaupun hanya berlaku beberapa jam saja setiap minggunya. Dengan bebasnya, warga berolah raga di Jalan Dago, tepatnya mulai persimpangan Dago-Cikapayang hingga Dago-Dipati Ukur. Dipenggalan Jalan Dago itu, rasanya haram bagi kendaraan bermotor untuk melintas. Dan PKL pun dijadikan rasa enggan untuk berjualan meskipun masih ada satu dua yang nampak karena memang bukan tempatnya. Membuat Jalan Dago saat <em>event</em> berlaku ibarat taman firdaus warga yang haus akan udara segar dan kebebasan beraktifitas sehat. Sungguh senang sekali karena sudah lama ingin merasakan udara kawasan Bandung yang segar seperti dulu.</p>
<p><span id="more-2905"></span><a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2010/05/kips-002.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-2906" title="kips-002" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2010/05/kips-002-300x240.jpg" alt="" width="270" height="216" /></a> <a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2010/05/kips-004.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-2908" title="kips-004" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2010/05/kips-004-300x240.jpg" alt="" width="270" height="216" /></a></p>
<p><a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2010/05/kips-007.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-2913" title="kips-007" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2010/05/kips-007-300x240.jpg" alt="" width="270" height="216" /></a> <a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2010/05/kips-0091.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-2912" title="kips-009" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2010/05/kips-0091-300x240.jpg" alt="" width="270" height="216" /></a></p>
<p>Gambar diatas menunjukan suasana di Jalan Dago yang bersih dari asap kendaraan bermotor dan jalan pun serasa jadi milik kaum pejalan kaki saja. Selain jalan itu hanya diperuntukkan bagi pejalan kaki, dijadikan juga sebagai tempat pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan. Selain itu, kawasan tersebut juga dijadikan tempat rekreasi dan tempat berolahraga tentunya meskipun dengan sekedar bulutangkis dipinggir jalan atau sekedar berjalan kaki. Apapun kegiatan yang dilakukan, merupakan kegiatan yang bersih dari polusi, baik itu polusi udara, maupun sampah yang dibuang ke jalanan.</p>
<p>Sebagai salah seorang warga Bandung pasti merasakan senang dengan adanya suasana tersebut, terlebih menjawab sedikit uneg-uneg yang sempet ditorehkan dalam <a href="http://indrapermana.net/eusi/basa-teh-ciciran-bangsa.html" target="_blank">tulisan waktu lalu</a> dirumah sebelah, terlihat dalam beberapa (khususnya 3) gambar terakhir.</p>
<p><a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2010/05/kips-001.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-2910" title="kips-001" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2010/05/kips-001-300x240.jpg" alt="" width="270" height="216" /></a><a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2010/05/kips-008.jpg"> <img class="alignnone size-medium wp-image-2911" title="kips-008" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2010/05/kips-008-300x240.jpg" alt="" width="270" height="216" /> </a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/isi/car-free-day-menghirup-udara-segar-dipagi-hari.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Setahun Sudah Berlalu, Kunjunganku ke Kawah Putih</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/setahun-sudah-berlalu-kunjunganku-ke-kawah-putih.html</link>
		<comments>http://kipsaint.com/isi/setahun-sudah-berlalu-kunjunganku-ke-kawah-putih.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Jul 2008 03:50:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kips</dc:creator>
				<category><![CDATA[Adventure]]></category>
		<category><![CDATA[Tourism]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Ciwidey]]></category>
		<category><![CDATA[Kawah]]></category>
		<category><![CDATA[Putih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/setahun-sudah-berlalu-kunjunganku-ke-kawah-putih.html</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai orang Bandung ternyata tidak dapat sesering mungkin mengunjungi tempat-tempat wisata lokal untuk relaksasi. Bukannya tidak tertarik dengan hal ini, tetapi keadaanlah yang kurang mendukung untuk semua itu. Maklumlah pengacara (pengangguran banyak acara) he&#8230;
  
Sedikit berkaitan dengan tittle ni blog, rasanya cukup relevan jika memuat sedikit deskripsi mengenai sarana dan tempat-tempat di Bandung misalnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai orang Bandung ternyata tidak dapat sesering mungkin mengunjungi tempat-tempat wisata lokal untuk relaksasi. Bukannya tidak tertarik dengan hal ini, tetapi keadaanlah yang kurang mendukung untuk semua itu. Maklumlah pengacara (pengangguran banyak acara) he&#8230;</p>
<p><a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/07/kawah_putih.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-2551" title="kawah_putih" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/07/kawah_putih-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a> <a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/07/curug_omas.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-2552" title="curug_omas" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/07/curug_omas-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a> <a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/07/situ_patengan.jpg"><img class="alignnone size-thumbnail wp-image-2553" title="situ_patengan" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/07/situ_patengan-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<p>Sedikit berkaitan dengan <em>tittle</em> ni blog, rasanya cukup relevan jika memuat sedikit deskripsi mengenai sarana dan tempat-tempat di Bandung misalnya beberapa tempat wisata seperti Kawah Putih yang ada di Ciwidey ini, atau Situ Patengan, dan lain-lain yang sekiranya diperlukan orang banyak, terutama buat yang berada diluar Kota Bandung. Sayangnya waktu benar-benar belum menginjinkan.</p>
<p>Meskipun telah diuraikan pada website resmi dan yang lainnya, rasanya tidak ada salahnya juga menampilkan disini sedikit uraian tentang hal tersebut. Hitung-hitung menambah wacana untuk para pembaca intern blog ini. Mudah-mudahan diwaktu mendatang bisa melengkapi blog ini.</p>
<p><span id="more-850"></span></p>
<p>Sekarang saya ulas salah satu saja yang pernah dikunjingi tahun lalu, yaitu Kawah Putih.</p>
<p><a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/07/kawah_putih_3.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2554" title="kawah_putih_3" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/07/kawah_putih_3.jpg" alt="" width="100" height="75" /></a> <a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/07/kawah_putih_4.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2555" title="kawah_putih_4" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/07/kawah_putih_4.jpg" alt="" width="100" height="75" /></a> <a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/07/kawah_putih_5.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2556" title="kawah_putih_5" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/07/kawah_putih_5.jpg" alt="" width="100" height="75" /></a> <a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/07/kawah_putih_1.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2557" title="kawah_putih_1" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/07/kawah_putih_1.jpg" alt="" width="100" height="75" /></a></p>
<p>Kunjungan terakhir ke Kawah Putih (Bandung Selatan &#8211; Ciwidey), Gunung Patuha pada tahun 2007 tepatnya bulan Agustus 2007, dengan tinggal menghitung hari saja genap setahun artinya. Tempat yang berada kurang lebih 2300 Meter diatas permukaan laut, sebelah selatan kota Bandung, menyimpan suatu misteri dimasa lampau. Masyarakat menganggap Gunung Patuha merupakan kawasan yang angker, mereka menganggap puncak Gunung Patuha dahulu merupakan tempat pertemuan para leluhur Bandung Selatan. Tetapi, misteri yang sudah menjadi turun-temurun itu mulai punah setelah terungkap oleh seorang ilmuwan Belanda peranakan Jerman, Dr. Franz Wilhelm Junghun, yang juga seorang pengusaha perkebunan Belanda yang mencintai kelestarian alam pada tahun 1837. Kondisi lembah Gunung Patuha pada waktu itu masih berupa hutan lebat, dipenuhi pohon-pohon kayu jenis lokal, seperti rasamala, saninten, huru, samida, dan lain sebagainya.</p>
<p>Karena rasa penasaran dan ketidakpercayaannya, Junghun terus menembus lebatnya hutan Gunung Patuha. Dan akhirnya dia menemukan suatu danau kawah yang terlihat sangat eksotik, dan sangat indah. Meski sudah ditemukan pada 1837, tapi kawasan ini baru menjadi objek wisata pada 1987 setelah dikembangkan oleh PT Perhutani (Persero) Unit III Jabar dan Banten.</p>
<p>Setelah memasuki area kawah putih, bukan rasa takut yang akan di alami, tetapi pasti akan terpaku dan terpana begitu melihat dan menyaksikan sendiri bagaimana menakjubkannya genangan air yang berwarna putih disertai asap yang mengepul diatasnya. Warna air di danau kawah putih tidak selalu berwarna putih, warna putih kawah merupakan warna yang paling ditemui saat berkunjung, terkadang air berwarna hijau apel dan kebiru-biruan, bila terik matahari dan cuaca terang, terkadang pula berwarna coklat susu.</p>
<p>Yang kurang menyenangkan di kawasan ini adalah bau belerang yang bagi sebagian orang bisa menyebabkan batuk-batuk karena mencium baunya, bahkan tidak jauh dari kawasan wisata kawah putih terdapat goa buatan sedalam 5 meter yang katanya dulu pernah dijadikan sebagai tambang belerang. Bila anda melewati goa tersebut anda pasti akan mencium bau belerang yang sangat menyengat. Karena kandungan belerang yang sangat tinggi itulah, pada jaman dulu sempat dibangun pabrik belerang dengan nama Zwavel Ontgining Kawah Putih.</p>
<p>Kawah putih terjadi akibat letusan Gunung Patuha yang terjadi sekitar abad ke 10 s/d abad ke 12. Selain kawah putih juga terdapat kawah lain yang dikenal dengan nama Kawah Saat.<br />
Disana terdapat kios-kios yang menjual aneka cinderamata yang bisa dijadikan sebagai oleh-oleh. Selain itu, juga banyak pedagang yang menjual buah khas Ciwidey, yaitu Strawberry.</p>
<p>Sangat disayangkan bila berwisata ke Ciwidey tidak singgah ke Kawah Putih, tentunya akan melewatkan tempat yang memberikan nuansa alam yang sangat menakjubkan. Terutama pada hari libur, disana akan melihat banyaknya orang yang berkunjung ke kawasan wisata ini untuk menikmati betapa indahnya lokasi tersebut. Keindahan yang ditampakkan akan membuat terus mengingatnya hingga beberapa waktu.</p>
<p>Cara Mencapai Kawasan Wisata Kawah Putih yang terletak kurang lebih 46 km dari kota Bandung bisa ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum. Bila menggunakan kendaraan umum pun tidak perlu khawatir, disana terdapat angkutan yang bisa mengantar sampai ke area wisata Kawah Putih. Atau juga bisa berkonvoi dengan menggunakan sepeda motor bersama teman-teman.</p>
<p>Tertarik menjelajahi kota Bandung? kunjungi website berikut:</p>
<ul>
<li>
<div><a href="http://www.bandungtotal.com/">http://www.bandungtotal.com/</a></div>
</li>
<li>
<div><a href="http://www.bandungtourism.com/">http://www.bandungtourism.com/</a></div>
</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/isi/setahun-sudah-berlalu-kunjunganku-ke-kawah-putih.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

