Bukan karena malas PR ini baru terealisasi saat ini melainkan ada hal yang memang tidak mendukung untuk mengerjakannya, blognya pengen istirahat dulu (gak mau diganggu) katanya hahaha… Jujur saja, sebelumnya kadang terasa bingung juga jika menghadapi PR alias awards seperti ini, sering merasa tidak bisa pas mengerjakannya karena tidak konsentrasi akhir-akhir ini, takut keluar atau melenceng dari sasaran. Tapi demi silaturahmi, saya akan coba
Ok, for this time I accept tagged by katakataku, hampuranya telat ngadamelkeunnana :mrgreen:
The Rules: The are simple. Use Google Image to search the answer to the questions below. Then you must choose a picture in the first page of results, and posts it as your answer. After that tag 7 People. Der ah, ini dia PR-nya;
The age of my next birthday:
Dalam sesaknya dada seperti ini sang jiwa menghuni kesunyian dan penuh irama tak kuasa bertahan. Saat bersua dengan sahabat meski terkadang tidak dalam dekat, membiarkan batin menggerakan bibir dan mengalahkan lidah, berharap jiwa menerima pesan naluri tiada lain isyarat hati, bak nikmat anggur yang selalu terbayang ketika aroma dan rasanya telah hilang dan gucinya telah tiada.
Tak dapat dielak memang, semua itu menuntut pencarian kawan atau lawan bicara karena takut tertimpa akan kesunyian. Niscaya kesunyian hati nampak karena mata yang membuka kekurangan diri.
Disaat damai tak teraih dengan pikiran, saat itulah bicara dalam kata. Dan manakala tak bisa membenahkan kesendirian hati, menyadari hidup yang sesungguhnya dengan bibir dan suara ibarat hiburan atau penengah waktu. Memang sebagian yang terucap tanpa berpikir, tapi itu disebabkan kalimat dan kata pikiran lumpuh terkurung. Meski dapat merentangkan sayap, namun tak mungkin melayang ke angkasa raya.
Dan jika saja ada sebagian kata-kata terhempas tanpa pengetahuan atau pemikiran sebelumnya, niscaya akan menyingkapkan sebuah kebenaran yang sesungguhnya diri tidak memahaminya, kebenaran didalam diri itu tertuturkan bukanlah berwujud kata-kata, tapi yang terhempas pun disertai asa “bukan asal bicara”.
Dalam kegaguan raga yang bersanding mata hati dan jiwaku memberi anjuran pada diri ini, untuk melihat keindahan dunia berhiaskan pijaran ribuan lampu dalam suasana kelamnya malam. Namun sayang, kepulan asap yang ku kumpulkan tak kuasa kutahan, mereka melayang dan bertebaran lalu menghilang tanpa bayangan.
Jemari ini dituntun mata jiwaku memahami dan mencintai apa saja yang nampak dihadapan mata, mewakili setumpuk rasa untuk meminta jangan pernah meragukan kepastiannya. Sisa-sisa asa berjuang keras untuk dapat memahami keberadaannya dengan menghempaskan segala keragu-raguannya. Meski begitu, keraguan itu tetap ada walau tak pernah aku mengucapkannya, niscaya diri ini enggan melihat kehampaan belaka.
Kusadari, penyesalan, kebencian dan beragam rasa lainnya datang silih berganti. Ibarat berada diujung tanduk, jatuh tak mau berdiam diri pun tak nyaman. Namun, senantiasa kepenatan sebagai imbasnya kuraih dengan senyuman, walau terkadang tetuang samar dan hambar. Sesekali tersenyum lalu tertawa, sedih disusul jeritan hati silih berganti. Bak kepulan asap itu kuinginkan lalu kuhempaskan begitu saja.
Manakala sang raja siang menjelang, diri ini berusaha tertawa menembus apa yang tampak dan yang lenyap dialam nyata, berdiri dibawah sinar matahari dalam satu kehendak, mencari kemuliaan hidup sebelum jasad terpisah. Menghabiskan sisa waktu sebelum lenyap dan menghilang dari keberadaannya.
Setiap hal dalam kehidupan ini memiliki beragam tanda atau signal akan suatu kejadian di masa yang akan datang. Mungkin sebuah misteri hidup bisa terkuak jika saja jeli menyimaknya. Entah kenapa saya menjadi orang yang penasaran mencari tahu bahwa arti sebuah mimpi dan masa depan itu ada tandanya. Mungkin dari mototonnya situasi yang dialami dan bertumpuknya segudang mimpi barangkali. Mimpi juga katanya memiliki arti. Alhasil, setiap teringat mimpi, pasti akan mencari tahu makna di balik mimpi-mimpi itu. Dengan rasa percaya tidak percaya, tertarik juga mencari tahu arti dari berbagai mimpi yang memiliki.
Untuk percaya mungkin tidak ada salahnya, tapi jujur saja sampai detik ini belum dapat untuk mempercayainya, tetapi herannya tetap saja mencari tahu arti2 mimpi itu. Jika mendapatkan artinya, saya masih merasa biasa saja dan tidak menganggapnya akan terjadi betulan meskipun kadang-kadang sedikit harap-harap cemas juga.
Mengungkap secara detail mengenai permasalahan pemanasan global dan menemukan solusi pemecahan memang tidak semudah membicarakannya.
Isu global warming telah menjadi satu bagian yang erat dan tidak terpisahkan pada kehidupan masyarakat modern zaman sekarang, karena telah mengancam keseimbangan seluruh ekosistem yang berada di bumi, bahkan kelanjutan masa usia di bumi. Naiknya permukaan air laut (sea level rising ), dan tidak terkendalinya gas emisi karbon dioksida di dunia sebagai contohnya.
Salah satu dampak dari pemanasan global yang berkepanjangan ini menjadi ancaman tersendiri bagi umat manusia di dunia karena berpotensi menenggelamkan daratan. Kondisi atmosfer yang bolong menyebabkan radiasi sinar ultraviolet diterima secara langsung 100% oleh permukaan bumi sehingga terjadi pemanasan yang menyebabkan suhu meningkat tajam dan melelehkan kutub utara. Gawat bgt ya?