Masih kelanjutan contoh2 kecil kasus tentang troubleshooting, kali ini yaitu “Troubleshooting Prosesor”. Sementara untuk beberapa waktu yang lalu tentang troubleshooting Casing dan Power Supply, Motherboard, Memori.
Kasus:
Sistem mati, tidak ada kursor, tidak ada suara dan kipas tidak hidup. Kondisi tersebut bisa disebabkan oleh kabel pada power supply rusak atau putus, kesalahan pada motherboard dan kesalahan pada memori.
Solusi:
Google Hacks merupakan aplikasi open source yang dapat digunakan sebagai alat bantu dalam pencarian melalui Google. Program tersebut bisa digunakan dalam pencarian berbagai informasi, musik, ebook, video, product key, font sebagai contohnya. Dengan memasukkan kata kunci dan klik opsi-opsi yang disediakan, maka Google Hacks akan merangkaikan kata kunci dengan operator pencariannya dan menampilkan halaman hasil Google melalui browser. Jika kita beruntung, kita akan mendapatkan apa yang di inginkan.
Bagaimana kalau sebaliknya? Seandainya saja kita yang memiliki situsnya. Adakalanya sesuatu data yang dimiliki dan disimpan didalamnya, sifatnya tidak untuk disebarluaskan ke sembarang orang. Nah, untuk mencegah atau mengantisipasi serangan Google hack pada situs yang di miliki, ada beberapa hal yang harus diperhatikan tentunya, diantaranya:
Melanjutkan lagi tulisan tulisan tentang troubleshooting. Beberapa waktu lalu mengenai troubleshooting Casing dan Power Supply, Motherboard, kali ini mengenai masalah yang berkaitan dengan troubleshooting Memori.
Kasus :
Memasang RAM pada komputer dengan kapasitas melebihi 64MB, RAM tidak bisa terdeteksi oleh DOS, tetapi bisa terdeteksi oleh Windows
Solusi :
Kondisi semacam itu wajar dan normal, karena DOS pada waktu dirancang hanya bisa mengenali RAM yang terpasang dengan kapasitas 64 MB, lebih dari 64 MB tidak akan terdeteksi. Berbeda dengan Windows, semua RAM yang terpasang akan terdeteksi dengan baik, selama RAM yang dipasang dalam kondisi bagus dan tidak rusak.
Kasus-kasus ini mungkin bukan merupakan sesuatu yang aneh lagi bagi sebagaian orang. Namun adakalanya kita sendiri gak ngeh terhadap pemesalahan atau kasus yang muncul, karena itu tulisan ini dimuat sebagai kelanjutan dari tulisan yang lalu, Troubleshooting Casing dan Power Supply. Diantaranya kasus-kasus di bawah ini:
Kasus:
Baterai hanya bekerja sementara waktu.
Solusi:
Kadang-kadang baterai bekerja dengan bagus. Kemudian, kadang-kadang kita mendapatkan kesalahan pada baterai tersebut yaitu sistem tidak bisa mengenali waktu dengan baik. Hal ini disebabkan karena baterai kehilangan tegangan dan koneksi yang buruk antara baterai dengan motherboard. Untuk mengati hal tersebut, maka langkah yang bisa diambil adalah mengganti baterai mati.
Belajar memahami tentang troubleshooting dari perangkat keras yang telah dipasang dan dirakit menjadi sebuah komputer atau PC memang sudah seharusnya dilakukan, sehingga jika muncul masalah tersebut tidak terlalu bingung mengatasinya. Troubleshooting adalah proses menemukan kesalahan umum yang sering terjadi pada masing-masing perangkat keras yang digunakan pada saat merakit komputer dan mencari penyelesaian atas permasalahan yang terjadi.
Nah, pada kesempatan ini, mencoba menuliskan tentang troubleshooting khusus pada Casing dan Power Supply. Ada beberapa kasus troubleshooting Casing dan Power Supply, diantaranya:
Ketenarannya yang bisa dirasakan suatu gebrakan mendadak yang sangat heboh, seorang Afgan banyak dinilai berpenampilan “Cupu” banget, kata orang2 sih begitu. Apa iya? Saya sendiri gak ngerti bahasa2 prokem atau bahasa gaul atau bahasa apalah kategorinya, jadi kategori akan Afgan seorang yang cupu sama sekali tidak tahu. Nah, kalau memang mau menggolongkan seorang Afgan cupu atau tidaknya, mungkin bisa diketahui sifat dan prilaku kesehariannya. Disini ada sekelumit cerita tentangnya, khususnya mengenai hobinya. Dibalik pendapat cupu tidaknya, jujur saja saya sendiri termasuk pengagumnya, Tetapi khusus pada masalah kualitas vokalnya saja. Lagu “Terima Kasih Cinta ” yang dinyanyikan Afgan itu benar-benar menjadi hits di mana-mana.
Karakter suara Afgan memang luar biasa sehingga bisa menjerat orang banyak. Penampilannya pun cukup enak dilihat kalau sedang bernyanyi. Itu karena ia belajar dari konser-konser musik yang ia tonton lewat DVD. Itulah hobinya. Kalau bukan konser musik, pasti film.
Afgan, demikian sapaan akrab lelaki berkacamata ini, termasuk orang yang ramah senyum. Ia bercerita tentang hobinya. Konon ada cerita menarik seputar namanya.