<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KIP&#039;s Bandung &#187; Technology</title>
	<atom:link href="http://kipsaint.com/kategori/technology/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kipsaint.com</link>
	<description>Blog abdi thea, just is seen, heard, felt and wanted, trying to learn to become better again.</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Jan 2012 16:55:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Meningkatkan Performa Internet dan Jaringan</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/meningkatkan-performa-internet-dan-jaringan.html</link>
		<comments>http://kipsaint.com/isi/meningkatkan-performa-internet-dan-jaringan.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jul 2008 11:00:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kips</dc:creator>
				<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Tips - Trik]]></category>
		<category><![CDATA[Internet]]></category>
		<category><![CDATA[Jaringan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/meningkatkan-performa-internet-dan-jaringan.html</guid>
		<description><![CDATA[Tips dan trik dasar windows kali ini mengenai peningkatan performa internet dan jaringan. Untuk yang suka berinternet ria dengan menggunakan koneksi dan PC pribadi haruslah memperhatikan beberapa hal, bagaimanapun seperti telah disebutkan diawal , resiko yang dihadapi berbeda dengan menggunakan koneksi dan PC di sebuah Cafe atau warnet, dalam hal ini yaitu adanya data-data penting [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/07/Koneksi-Internet.jpg"><img class="size-medium wp-image-2570 alignright" title="Koneksi Internet" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/07/Koneksi-Internet-248x300.jpg" alt="" width="248" height="300" /></a>Tips dan trik dasar windows kali ini mengenai peningkatan performa internet dan jaringan. Untuk yang suka berinternet ria dengan menggunakan koneksi dan PC pribadi haruslah memperhatikan beberapa hal, bagaimanapun seperti telah disebutkan <a href="http://kipsaint.com/isi/tip-dan-trik-dasar-windows.html" target="_blank">diawal</a> , resiko yang dihadapi berbeda dengan menggunakan koneksi dan PC di sebuah Cafe atau warnet, dalam hal ini yaitu adanya data-data penting pribadi dalam PC yang digunakan.</p>
<ul>
<li>Untuk men-<em>share</em> sebuah folder di komputer ke jaringan, klik kanan folder tersebut dan pilih <em>Properties</em>. Klik tab <em>Sharing</em> dan <em>enable</em> option <em>Share this folder on the network</em>. Beri nama dan klik OK.</li>
<li>Buat sebuah icon <em>My Network Places</em> di <em>desktop</em> dengan mengklik kanan area kosong di <em>dekstop</em> dan klik <em>Properties</em>. Pilih tab <em>Desktop | Customize Desktop</em>. Kemudian buka tab <em>General</em> dan <em>enable</em> option <em>My Network Places</em>.</li>
<li>Terdapat cara mudah mengirim pesan ke komputer lain di jaringan, yakni menggunakan <em>Console Message</em>. Buka <em>Control Panel | Administrative Tools | Computer Management | Action | All Task | Send Console Message</em>. Ketik teks yang hendak dikirim, tambahkan nama komputer yang hendak dituju dan klik <em>Send</em>.</li>
</ul>
<p><span id="more-771"></span></p>
<ul>
<li>Untuk mengatur <em>Internet Connection Firewall (ICF)</em> , buka <em>Network Connection</em> di <em>Control Panel</em>, klik kanan koneksi yang ada dan klik <em>Properties</em> . Buka tab <em>Advanced</em> dan <em>enable</em> option <em>Protect my computer and network by limitting or preventing access to this computer from Internet</em>.</li>
<li>Atur <em>Internet Connection Firewall (ICF)</em> untuk setiap koneksi yang ada. Baik <em>dial-up</em> maupun <em>broadband</em>. Jika komputer merupakan bagian dari jaringan yang terhubung ke Internet, pasang ICF hanya di komputer <em>server</em>.</li>
<li>Untuk mengetahui alamat IP, masuk dalam <em>DOS</em> dengan mengetikkan <em>command</em> di <em>Run</em>. Kemudian ketikkan <em>ipconfig / all</em>.</li>
<li>Jika menerima pesan dari Internet melalui <em>Messenger</em>, segera matikan. Caranya, masuk ke <em>Contol Panel | Administrative Tools | Services</em>, dan klik ganda <em>Messenger</em> kemudian <em>Stop</em>. Untuk mencegah supaya tidak terulang, atur <em>Messenger</em> menjadi <em>Disabled</em> di bagian <em>Startup</em>.</li>
<li>Matikan <em>Windows Messenger</em> dengan melalui <em>regedit</em>. Buka <em>HKEY _LOCAL_MACHINE\Software\Policies\Microsoft</em>, kemudian pilih menu <em>Edit | New | Key</em>, dan beri nama <em>Messenger</em>. Kemudian buat <em>key</em> lagi dengan cara ini di dalam direktori <em>Messenger</em> dengan nama <em>key</em>-nya <em>Client</em>. Setelah itu, klik menu <em>Edit | New | DWORD Value</em>, dan beri nama <em>PreventRun</em>. Klik kanan <em>value PreventRun</em>, pilih <em>Modify</em>, isi angka 1 pada <em>Value data</em>, dan klik OK.</li>
<li>Untuk mengetahui informasi mengenai koneksi di komputer, klik <em>Start | All Prqgrams | Accessories | System Tools | System Information</em>. Pilih menu <em>Tools | Net Diagnotics</em>. Pada window yang terbuka kemudian pilih option <em>Scan your system</em>. Tunggu hingga proses selesai untuk melihat hasilnya.</li>
<li>Lindungi privasi dengan mencegah aplikasi <em>Windows Media Player</em> mengirim data mengenai komputer dan kebiasaan menggunakan komputer melalui Internet ke alamat-alamat tertentu. Caranya mudah, pada <em>Windows Media Player</em>, pilih menu <em>Tools | Option</em>. Buka tab <em>Player</em> dan <em>disable</em> option <em>Aloww internet sites to uniquely your player</em>.</li>
<li>Untuk mengunci komputer yang berada dalam sebuah <em>network domain</em>, tekan tombol Ctrl + Alt + Del bersamaan dan klik option <em>Lock Computer</em>. Untuk membuka kembali, tekan tombol Ctrl + Alt + Del dan masukkan password.</li>
</ul>
<p>Sampai disini dulu tips2nya, selengkapnya bisa download <a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=YqyhlZmpZbGgnJbzY6qZnJGlaKealZuuZg%3D%3D1" target="_blank">disini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/isi/meningkatkan-performa-internet-dan-jaringan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mempercepat Kerja Komputer</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/mempercepat-kerja-komputer.html</link>
		<comments>http://kipsaint.com/isi/mempercepat-kerja-komputer.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2008 18:32:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kips</dc:creator>
				<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Tips - Trik]]></category>
		<category><![CDATA[Komputer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/mempercepat-kerja-komputer.html</guid>
		<description><![CDATA[Bekerja dengan PC atau komputer yang lambat bukannya menimbulkan produktivitas kerja menjadi tinggi malahan seringkali membuat jengkel. Oleh karena itu mempercepat kerja komputer haruslah diperhatikan. Dan inilah lanjutan dari Tip dan Trik Dasar Windows untuk mempercepat kerja komputer yang juga merupakan bagian dari tulisan yang lalu.

Sebenarnya hanya dibutuhkan waktu tidak lebih dari 2 menit saja [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bekerja dengan PC atau komputer yang lambat bukannya menimbulkan produktivitas kerja menjadi tinggi malahan seringkali membuat jengkel. Oleh karena itu mempercepat kerja komputer haruslah diperhatikan. Dan inilah lanjutan dari <a href="http://kipsaint.com/isi/tip-dan-trik-dasar-windows.html" target="_blank">Tip dan Trik Dasar Windows</a> untuk mempercepat kerja komputer yang juga merupakan bagian dari tulisan yang lalu.</p>
<ul>
<li>Sebenarnya hanya dibutuhkan waktu tidak lebih dari 2 menit saja untuk masuk ke Windows sejak komputer dihidupkan. Namun, kadang terasa sangat lama. Untuk mempercepat <em>loading Windows</em>, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Misalnya, mengurangi <em>icon</em> di <em>desktop</em> serta tidak menggunakan <em>wallpaper</em> yang memakan banyak <em>memory</em>. Ganti <em>wallpaper</em> dengan <em>background</em> berwarna, serta gunakan <em>Desktop Cleanup Wizard</em> yang ada bisa ditemui dengan klik kanan pada <em>desktop</em> untuk membersihkan <em>icon</em>. Jangan lupa juga, jalankan <em>defrag</em> secara berkala. Jika sering menambah atau mengurangi program di komputer, bersihkan <em>registry</em> secara rutin. Gunakan software bantu seperti <em>Registry Mechanic</em> dari situs <a href="http://www.winguides.com"><em>www.winguides.com</em></a>. Sayangnya, versi <em>trial</em> program ini hanya bisa digunakan memperbaiki sebanyak 6 <em>sections</em> saja. Langkah lain yang perlu dilakukan adalah me-<em>remove</em> program yang di-<em>load</em> secara otomatis saat memulai Windows. Tentu saja, hanya program-program yang tidak dibutuhkan. Caranya, dengan menghapus semua isi folder startup dan membuka <em>msconfig</em> melalui <em>Start</em> | <em>Run</em>.</li>
</ul>
<p>Selain <a href="http://kipsaint.com/isi/tip-dan-trik-dasar-instalasi-windows-yang-mudah.html" target="_blank">masalah instalasi</a>, berikut ini disertakan pula beberapa tip dan trik dasar windows lainnya, antara lain:</p>
<p><span id="more-769"></span></p>
<ul>
<li>Menggunakan fitur <em>File and Transfer Setting Wizard</em> untuk memimdahkan file dan setting ke komputer baru. Caranya, klik <em>Start</em> | <em>All Programs</em> | <em>Accessories</em> | <em>System Tools</em>, kemudian jalankan <em>File and Transfer Setting Wizard</em>.</li>
<li><a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/07/Update-Windows.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-2587" title="Update Windows" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/07/Update-Windows-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Menggunakan pengecualian pada <em>security setting</em> di <em>Internet Explorer</em> agar proses <em>update</em> melalui halaman <em>Windows Update</em> berjalan lancar. Caranya, buka <em>Internet Option</em> di menu <em>Tools</em> pada <em>Internet Explorer</em>. Klik tab <em>Security</em>, pilih <em>Trusted Site</em> dan klik tombol <em>Sites</em>. Isikan nama situs <em>Windows Update</em>, hilangkan tanda centang pada option <em>Require server verification&#8230;</em> dan klik <em>OK</em>.</li>
<li>Jika kehilangan <em>serial number Windows XP</em>, gunakan <em>freeware Magical Jelly Bean Keyfinder</em> dari <a href="http://www.magicaljellybean.com/keyfinder.shtml"><em>http://www.magicaljellybean.com/keyfinder.shtml</em></a></li>
<li>Jika nama yang teregister dalam Windows XP tidak sesuai, perbaiki melalui <em>registry</em>. Caranya, buka <em>registry</em> dan pilih <em>My Computer</em>. Klik menu <em>Edit</em> | <em>Find</em> dan ketik <em>RegOwner</em>. Jika sudah ditemukan, klik kanan, pilih <em>Modify</em> dan isikan nama yang sesuai. Perubahan ini bisa juga dilakukan di <em>key RegCompany</em>.</li>
</ul>
<p>Semoga bermanfaat. Tips &amp; trik lainnya bisa download <a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=YqyhlZmpZbGgnJbzY6qZnJGlaKealZuuZg%3D%3D1" target="_blank">disini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/isi/mempercepat-kerja-komputer.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tip dan Trik Dasar Instalasi Windows yang Mudah</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/tip-dan-trik-dasar-instalasi-windows-yang-mudah.html</link>
		<comments>http://kipsaint.com/isi/tip-dan-trik-dasar-instalasi-windows-yang-mudah.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Jul 2008 18:22:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kips</dc:creator>
				<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Instalasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips - Trik]]></category>
		<category><![CDATA[Windows]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/tip-dan-trik-dasar-instalasi-windows-yang-mudah.html</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai lanjutan dari tulisan Tip dan Trik Dasar Windows , diawali dengan contoh &#8220;Tip dan Trik Dasar Instalasi Windows yang Mudah Menyenangkan&#8221;.
Adapun instalasi program yang ada kebanyakan berasal dari situs resmi Microsoft, sehingga kecil kemungkinannya program-program ini menyebabkan error di Pc. Jadi jangan ragu, ikuti terus tip dan trik dasar pada Windows yang jarang terungkap!

Back-up [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai lanjutan dari tulisan <a href="http://kipsaint.com/isi/tip-dan-trik-dasar-windows.html" target="_blank">Tip dan Trik Dasar Windows</a> , diawali dengan contoh &#8220;Tip dan Trik Dasar Instalasi Windows yang Mudah Menyenangkan&#8221;.</p>
<p>Adapun instalasi program yang ada kebanyakan berasal dari situs resmi Microsoft, sehingga kecil kemungkinannya program-program ini menyebabkan <em>error</em> di Pc. Jadi jangan ragu, ikuti terus tip dan trik dasar pada Windows yang jarang terungkap!</p>
<ul>
<li><em>Back-up</em> dahulu <em>registry</em> sebelum diedit. Caranya, klik <em>Start</em> I <em>Run</em>, ketik <em>regedit</em>. Setelah muncul window registry, pilih menu <em>File |</em> <em>Export</em>. Pada bagian <em>Export rangge</em>, pilih <em>All</em> dan tentukan nama file, akhiri dengan klik tombol <em>Save</em>.</li>
<li>Banyak program yang sebenarnya terinstalasi dalam Windows, namun tidak aktif. Untuk mengaktifkannya, masuk ke <em>Control Panel</em> | <em>Add/Remove Windows Component</em> dan beri tanda centang pada program yang belum aktif.</li>
<li>Sebelum menginstalasi program baru atau melakukan perubahan <em>setting Windows</em> secara keseluruhan, lebih baik buat <em>Restore point</em> secara manual dahulu. Caranya, Klik <em>Start</em> | <em>All Programs</em> | <em>Accessories</em> | <em>System Tool</em> | <em>System Restore</em> dan klik <em>Create a restore point</em>.</li>
<li>Jika memutuskan untuk menginstalasi <em>Windows Update</em> yang sebelumnya sudah di <em>decline</em>, masuk ke <em>Control Panel</em> | <em>System</em>, pilih tab <em>Automatic Updates</em> dan Klik <em>Restore Declined Updates</em> .</li>
</ul>
<p><span id="more-765"></span></p>
<ul>
<li>Untuk mengatur <em>Windows update</em> berjalan sesuai dengan kebutuhan, atur dulu <em>Windows Update</em>. Caranya, buka <em>System</em> di <em>Control Panel</em> dan klik tab <em>Automatic Updates</em>. Atur <em>enable</em> atau <em>disable</em> option <em>Keep my computer up to date</em>.</li>
<li>Bila tidak memiliki CD <em>bootable</em>, jangan khawatir. Microsoft sudah menyediakan <em>tool</em> gratis untuk membuat disket booting di <a href="http://support.microsoft.com/?kbid=310994"><em>http://support.microsoft.com/?kbid=310994</em></a></li>
<li>Jika saat instalasi Windows tiba-tiba terhenti, matikan komputer dan lepas <em>card</em> Tambahan. Misalnya <em>sound card</em>. Instal ulang dan pasang kembali <em>card</em> setelah instalasi selesai.</li>
<li>Untuk menambahkan <em>system Administration Tools</em> ada <em>Start Menu</em>, Klik kanan <em>Start</em> | <em>Properties</em>. Masuk dalam tab <em>Start Menu</em> dan Klik <em>Customize</em> kemuadian masuk dalam tab <em>Advanced</em>. Geser kebawah dan beri tanda centang pada option <em>Display on the All Programs and the Start Menu</em>.</li>
<li>Untuk menginstall <em>Back Up Utility</em> pada window XP Home Edition carilah file ntbackup.msi di direktori \valudeadd\msft\ntbackup\ di CD installasi Windows XP. Jalankan file tersebut dan ikuti langkah-langkahnya.</li>
<li>Windows XP secara otomatis akan me-<em>highlight</em> setiap program baru yang ter-install. Cara menghilangkannya, klik kanan <em>Start</em> | <em>Properties</em>. Masuk ke tab <em>Start Menu</em> | <em>Customize</em>, kemudian klik tab <em>Advanced</em> dan hilangkan tanda centang pada opsi <em>Highlight newly installed program</em>.</li>
<li>Untuk tampilan film atau game terbaik pada komputer, pastikan bahwa <em>DirextX</em> terbaru sudah terinstallasi dengan baik. Lihat versi terbarunya di <a href="http://www.microsoft.com/windows/directx">http://www.microsoft.com/windows/directx</a></li>
<li>Ada kalanya <em>hardware</em> yang akan dipasang belum <em>support Plug-and-Play</em>. Untuk itu, gunakan <em>Add Hardware Wizard</em> yang ada di <em>Control Panel</em> | <em>System</em> | <em>Hardware</em> untuk mendeteksinya.</li>
</ul>
<p>Tips dan trik lainnya bisa download <a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=YqyhlZmpZbGgnJbzY6qZnJGlaKealZuuZg%3D%3D1" target="_blank">disini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/isi/tip-dan-trik-dasar-instalasi-windows-yang-mudah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mempercantik Tampilan Isi Flash Disk</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/mempercantik-tampilan-isi-flash-disk.html</link>
		<comments>http://kipsaint.com/isi/mempercantik-tampilan-isi-flash-disk.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jun 2008 02:31:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kips</dc:creator>
				<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Tips - Trik]]></category>
		<category><![CDATA[Flash Disk]]></category>
		<category><![CDATA[Tampilan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/mempercantik-tampilan-isi-flash-disk.html</guid>
		<description><![CDATA[Flash Disk saat ini merupakan benda personal yang dimiliki oleh banyak orang, khususnya kaum mobile, benda ini biasa digunakan untuk menyimpan data kerja dan file penting lainnya dengan kata lain flash disk merupakan media transfer data. Oleh sebab itu flash disk merupakan alat yang cukup vital keberadaannya.
Karena flash disk sering digunakan, mungkin kita berikan sedikit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/06/Flash-Disk.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-2602" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="Flash Disk" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/06/Flash-Disk.jpg" alt="" width="119" height="105" /></a>Flash Disk saat ini merupakan benda personal yang dimiliki oleh banyak orang, khususnya kaum mobile, benda ini biasa digunakan untuk menyimpan data kerja dan file penting lainnya dengan kata lain flash disk merupakan media transfer data. Oleh sebab itu flash disk merupakan alat yang cukup vital keberadaannya.</p>
<p>Karena flash disk sering digunakan, mungkin kita berikan sedikit &#8216;polesan&#8217; agar tidak terlihat membosankan dengan membuat perubahan pada tampilan isi flash disk tersebut. Nah, bagi yang belum melakukannya dan berpikir ingin mencoba mengubah tampilan desktop pada Flash disk, sangat sederhana caranya.</p>
<p>Setelah menyiapkan flash disk yang ingin kita rubah tampilan dekstopnya, yang perlu disiapkan pula adalah satu buah file gambar berformat jpg. Karena file jpeg ukurannya tidak lerlalu besar, jadi tidak terlalu lama untuk di load dan disisi lain tentunya menghemat kapasitas dari flash disk yang akan dipoles tersebut. Misalnya gambar atau photo yang mau kita pakai (*.jpg), kita beri nama &#8220;Background.jpg&#8221;. Lalu simpan file tersebut kedalam root flash disk.</p>
<p>Langkah selanjutnya, buka notepad dan ketikkan kode berikut:</p>
<p><span id="more-698"></span></p>
<p>[ExtShellFolderViews]<br />
{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}={BE098140-A513-11D0-A3A4-<br />
00C04FD706EC}<br />
[{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}]<br />
Attributes=1<br />
IconArea_Image=<span style="color: blue;"><strong>nama file gambar</strong></span>.jpg<br />
IconArea_Text=32320000<br />
[.ShellClassInfo]<br />
ConfirmFileOp=0</p>
<p>Save dengan nama &amp; ekstensi &#8220;desktop.ini&#8221; (tanpa tanda kutip) kedalam root flash disk. Lalu refresh isi flash disk.</p>
<p>Tulisan &#8220;nama file gambar&#8221; yang berwarna biru diisi dengan file gambar atau photo yang telah disiapkan tadi (dari contoh yang ditulis diatas isi dengan background.jpg).</p>
<p>Selesai tuh gambar yang disiapkan tadi menjadi latar belakang isi flash disk. Nah, jika menampilkan isi flash disk dalam bentuk tiles, dengan meng-klik kanan pada area kosong flash disk lalu memilih menu [View]&gt;[Tiles]. Keterangan berupa jenis file, ukuran dan lainnya dapat dirubah warnanya dengan merubah atau mengganti kombinasi angka 32320000 menjadi yang lain.<br />
Semoga bermanfaat…</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/isi/mempercantik-tampilan-isi-flash-disk.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Excellent Sites to Find MS Office Add ons</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/excellent-sites-to-find-ms-office-add-ons.html</link>
		<comments>http://kipsaint.com/isi/excellent-sites-to-find-ms-office-add-ons.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 May 2008 07:04:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kips</dc:creator>
				<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Add ons]]></category>
		<category><![CDATA[MS Office]]></category>
		<category><![CDATA[Sites]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/excellent-sites-to-find-ms-office-add-ons.html</guid>
		<description><![CDATA[Everybody loves plugins and add ons. No matter how feature rich an application is, people always crave for more. Thanks to the availablity of an API to develop Microsoft Office plugins. Here are some of excellent sites where you can find literally hundreds of plugins for MS Outlook, Excel, Word and Powerpoint.
Office-Addins: Plenty of Outlook [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Everybody loves plugins and add ons. No matter how feature rich an application is, people always crave for more. Thanks to the availablity of an API to develop Microsoft Office plugins. Here are some of excellent sites where you can find literally hundreds of plugins for MS Outlook, Excel, Word and Powerpoint.</p>
<p><a href="http://www.office-addins.com/" target="_blank">Office-Addins</a>: Plenty of Outlook express and Excel plugins.<br />
<a href="http://www.ablebits.com/index.php" target="_blank">AbleBits</a>: Another useful site for Excel addins, Outlook plugins, Word add-ins, Development components.<br />
<a href="http://www.mapilab.com/" target="_blank">MAPILab</a>: Plugins for Excel, Outlook express and Microsoft Exchange Server.<br />
<a href="http://www.office-outlook.com/" target="_blank">Office-Outlook</a>: Microsoft Outlook add-ins, addons and plugins, Essential Microsoft Outlook news<br />
<a href="http://www.pptfaq.com/" target="_blank">PPTools</a>: Add ons and plugins for Microsoft Powerpoint.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/isi/excellent-sites-to-find-ms-office-add-ons.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Troubleshooting Hard disk</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-hard-disk.html</link>
		<comments>http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-hard-disk.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 May 2008 18:51:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kips</dc:creator>
				<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Tips - Trik]]></category>
		<category><![CDATA[Hard disk]]></category>
		<category><![CDATA[Troubleshooting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-hard-disk.html</guid>
		<description><![CDATA[Satu lagi troubleshooting yang saya muat disini yaitu troubleshooting hard disk. Contoh kasus ini merupakan yang terakhir setelah beberapa troubleshooting dumuat, diantaranya troubleshooting VGA Card, Prosesor, Memori, Motherboard, Sound Card, Casing dan Power Supply. Lain waktu mudah-mudahan bisa menambahkan troubleshooting2 yang lainnya.
Kasus:
Komputer tidak mau booting, Setelah memasang hard disk yang baru, komputer tidak mau booting [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/05/Hard-disk.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-2688" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="Hard disk" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/05/Hard-disk.jpg" alt="" width="127" height="98" /></a>Satu lagi troubleshooting yang saya muat disini yaitu troubleshooting hard disk. Contoh kasus ini merupakan yang terakhir setelah beberapa troubleshooting dumuat, diantaranya troubleshooting <a href="http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-vga-card.html" target="_blank">VGA Card</a>, <a href="http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-prosesor.html" target="_blank">Prosesor</a>, <a href="http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-memori.html" target="_blank">Memori</a>, <a href="http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-motherboard.html" target="_blank">Motherboard</a>, <a href="http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-sound-card.html" target="_blank">Sound Card</a>, <a href="http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-casing-dan-power-supply.html" target="_blank">Casing dan Power Supply</a>. Lain waktu mudah-mudahan bisa menambahkan troubleshooting2 yang lainnya.</p>
<p><strong>Kasus:<br />
</strong>Komputer tidak mau booting, Setelah memasang hard disk yang baru, komputer tidak mau booting dan tidak ada pesan kesalahan yang muncul pada layar monitor.<br />
<strong>Solusi:</strong></p>
<ol>
<li>Matikan komputer, buka casing komputer dan lepaskan hard disk dari casing, dengan terlebih dahulu melepaskan skrup yang terpasang pada hard disk.</li>
<li>Pastikan jumper yang terpasang pada hard disk, posisinya sudah benar.</li>
<li>Pasang kembali hard disk dan Remount your drive in the computer dan tutup/pasang kembali tutup pada casing komputer.</li>
<li>Masukkan disket bootable pada drive A dan hidupkan komputer. Jalankan program Disk Manager dengan cara masukkan disket Disc-Wizard ke drive A dan ketik A:XDM. Kemudian tekan tombol ENTER.</li>
<li>Ikuti instruksi yang ada di Disk Manager untuk menginstall dan memformat hard disk.</li>
<li>Setelah program Disk Manager selesai dijalankan, booting kembali komputer.</li>
</ol>
<p><span id="more-632"></span></p>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
Pada DOS muncul pesan kesalahan &#8220;Disk Boot Failure,&#8221; &#8220;Non-System Disk&#8221; atau &#8220;No ROM Basic &#8211; SYSTEM HALTED&#8221;.<br />
<strong>Solusi:</strong></p>
<ol>
<li>Install kembali file sistem DOS menggunakan utility DOS SYS.</li>
<li>Cek semua kabel yang terpasang pada motherboard.</li>
<li>Gunakan FDISK untuk melihat apakah partisi primer (biasanya diatur untuk hard disk dan digunakan untuk booting pertama kali) sudah aktif atau belum.</li>
<li>Cek apakah hard disk terkena virus atau tidak, dengan menggunakan anti virus.</li>
</ol>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
Pada sistem muncul pesan kesalahan: &#8220;HDD Controller failure&#8221;.<br />
<strong>Solusi:</strong><br />
Amati dan perhatikan jumper pada hard disk sudah benar atau belum. Kalau belum segera masukkan sesuai dengan urutannya.</p>
<p><strong>Kasus:<br />
</strong>Ketika menghidupkan komputer. Pada waktu menghidupkan kompmter, layar monitor tetap hitam dan tidak berubah.<br />
<strong>Solusi:</strong></p>
<ol>
<li>Pastikan kabel monitor sudah terpasang di casing komputer dan power monitor sudah dihidupkan.</li>
<li>Pastikan kabel dari VGA Card sudah terpasang di slot pada casing komputer dengan benar dan masuk ke slot pada monitor dengan baik.</li>
<li>Restart kembali komputer.</li>
</ol>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
Ketika menghidupkan komputer, di layar monitor muncul pesan kesalahan: &#8220;Drive not Ready&#8221;.<br />
<strong>Solusi:</strong></p>
<ol>
<li>Cek koneksi semua kabel. Pastikan pin 1 pada drive dihubungkan ke pin 1 pada hard-disk controller.</li>
<li>Pastikan daya power suppy cukup dengan kebutuhan.</li>
<li>Booting kembali komputer</li>
</ol>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
Pada FDISK muncul pesan kesalahan,  &#8220;No Fixed Disk Present&#8217;.<br />
<strong>Solusi:</strong></p>
<ol>
<li>Pastikan daya power supply cukup dan sesuai dengan kebutuhan.</li>
<li>Cek isi dari drive pada waktu melakukan setup pertama kali.</li>
<li>Cek apakah terjadi konflik pada alamat atau port I/O.</li>
</ol>
<p>Download contoh-contoh troubleshooting selengkapnya, klik <a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=cqqamJqsaqqbmJalafiblJStZqqgkZWnaw%3D%3D9" target="_blank">disini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-hard-disk.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Troubleshooting Sound Card</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-sound-card.html</link>
		<comments>http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-sound-card.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 May 2008 18:56:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kips</dc:creator>
				<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Tips - Trik]]></category>
		<category><![CDATA[Sound Card]]></category>
		<category><![CDATA[Troubleshooting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-sound-card.html</guid>
		<description><![CDATA[Melengkapi masalah troubleshooting, kali ini mengetengahkan Torubleshooting Sound Card. Disini pun sama mengupas contoh-contoh kasus sederhana yang mungkin biasa terjadi. Contoh2 ini mungkin sangat sederhana yang serupa sederhananya dengan contoh2 yang telah dikupas pada troubleshooting VGA Card, Prosesor, Casing dan Power Supply, Motherboard, Memori. Contoh kasus2nya anatara lain:
Kasus:
Bisa mendengar file WAV dan games dengan sangat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/05/Sound-Card.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-2692" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="Sound Card" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/05/Sound-Card.jpg" alt="" width="127" height="102" /></a>Melengkapi masalah troubleshooting, kali ini mengetengahkan Torubleshooting Sound Card. Disini pun sama mengupas contoh-contoh kasus sederhana yang mungkin biasa terjadi. Contoh2 ini mungkin sangat sederhana yang serupa sederhananya dengan contoh2 yang telah dikupas pada troubleshooting <a href="http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-vga-card.html" target="_blank">VGA Card</a>, <a href="http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-prosesor.html" target="_blank">Prosesor</a>, <a href="http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-casing-dan-power-supply.html" target="_blank">Casing dan Power Supply</a>, <a href="http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-motherboard.html" target="_blank">Motherboard</a>, <a href="http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-memori.html" target="_blank">Memori</a>. Contoh kasus2nya anatara lain:</p>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
Bisa mendengar file WAV dan games dengan sangat baik, tetapi CD Audio tidak bisa terdengar.<br />
<strong>Solusi:</strong><br />
Kemungkinan tidak ada kabel penghubung antara sound card dengan CD-ROM. Buka casing komputer dan pastikan ada kabel yang menghubungkan ke AUDIO OUT yang ada di CDROM dan kabel yang menghubungkan ke CD in pada sound card.  Serta pastikan volume dari CD AUDIO tidak diam.</p>
<p><span id="more-628"></span></p>
<p><strong>Kasus:<br />
</strong>Mengupgrade Windows 98 ke Windows 2000 tetapi sound card tidak bekerja dengan baik.<br />
<strong>Solusi:<br />
</strong>Beberapa sound card tidak mendukung Windows 2000 atau tidak tersedianya driver sound card tersebut pada Windows 2000. Untuk menangani masalah tersebut, hubungi pembuat sound card untuk meminta driver sound card yang sesuai dengan Windows 2000.</p>
<p><strong>Kasus:<br />
</strong>Mempunyai 4 speaker pada sound card tetapi yang bekerja hanya 2 speaker.<br />
<strong>Solusi:<br />
</strong>Pertama, pastikan kesalahan atau masalah todak terjadi pada speaker. Untuk menangani masalah tersebut, masuk ke pengaturaan sound card dan aktifkan pengaturan dari 4 speaker tersebut.</p>
<p><strong>K</strong><strong>asus:<br />
</strong>Suara hanya keluar dari satu speaker.<br />
<strong>Solusi:<br />
</strong>Kemungkinan menggunakan fasilitas mono untuk speaker yang stereo. Atau bisa juga terjadi driver yang diinstal tidak berjalan dengan baik. Pada beberapa sistem, jika driver dari sound card tidak tersedia pada file CONFIG.SYS, hanya memiliki satu sound yaitu sebelah kiri. Jadi yang akan keluar suara mono.</p>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
Tidak ada suara yang keluar dari audio/musik pada CD.<br />
<strong>Solusi:</strong><br />
Beberapa kondisi bisa menyebabkan permasalahan ini, perhatikan hal-hal berikut:</p>
<ol>
<li>Pilihan pada Microsoft Volume Control atau volume slider tidak berjalan dengan baik.</li>
<li>Cek dan hubungkan headphones ke stereo phone jack pada CD-ROM yang terletak di bagian depan, sesuaikan pengaturan volume pada drive tersebut. Jika suara tetap tidak keluar ke headphones, cek koneksi kabel audio CD dari CD-ROM drive ke audio card.</li>
<li>Pastikan speaker sudah terhubung dengan baik pada konektor audio atau sound card.</li>
</ol>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
Port Joystick tidak bekerja dengan baik.<br />
<strong>Solusi:</strong></p>
<ol>
<li>Port audio yang ada pada joystick mengalami konflik dengan port joystick yang lain pada sistem. Non-aktifkan port audio yang ada pada joystick dan gunakan port audio joystick yang ada di sistem.</li>
<li>Driver joystick yaitu MSJSTICK.DRV dan VJOYD.VXD, mungkin belum diinstall.</li>
</ol>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
Komputer menjadi hang dan restart selama proses instalasi.<br />
<strong>Solusi:</strong></p>
<ol>
<li>Ada perangkat keras yang konflik dengan perangkat lain yang ada di sistem.</li>
<li>Audio card tidak berada pada slot yang benar.</li>
<li>Perangkat yang menggunakan bus PCI bertentangan dengan aktivitas dari audio card.</li>
</ol>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
Memecahkan masalah konflik pada hardware.<br />
<strong>Solusi:</strong></p>
<ol>
<li>Klik kanan icon My Computer pada desktop, kemudian pilih Properties.  Kotak dialog System Properties akan muncul.</li>
<li>Klik pada bagian Device Manager.  Pada Device Manager, sebuah tanda plus (+) akan menampilkan   semua   item  yang   tersedia. Perangkat keras yang mengalami konflik akan ditandai dengan simbol lingkaran tanda seru.</li>
<li>Klik dua kali Sound, video, game controllers. Daftar dari perangkat  multimedia  akan muncul.</li>
<li>Pilih audio card.</li>
<li>Pilih tombol Properties.</li>
<li>Klik bagian Resources.</li>
<li>Hilangkan tanda P pada pilihan Use automatic settings.</li>
<li>Ubahlah &#8220;Settings based on:&#8221; jika pengaturan alterbnatif ini tersedia.</li>
<li>Tentukan dan lihat konflik yang terjadi dengan melihat pada &#8220;Conflicting device list&#8221;.</li>
<li>Pilih item yang konflik pada daftar &#8220;Resource Settings&#8221;.</li>
<li>Klik tombol Change Settings.</li>
<li>Gunakan mouse untuk memilih pengaturan yang baru.</li>
<li>Pilih OK untuk menutup masing-masing jendela properti kemudian restart kembali komputernya.</li>
</ol>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
Audio card tidak terdeteksi secara otomatis.<br />
<strong>Solusi:</strong><br />
Untuk melakukan konfigurasi audio sound card secara manual pada Windows 95/98, langkahnya adalah sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Klik &#8220;Start&#8221; pada taskbar, kemudian pilih Settings dari menu Start.</li>
<li>Pilih Control Panel. Grup dari Control Panel akan muncul.</li>
<li>Klik dua kali icon Add New Hardware. Kotak dialog wizard Add New Hardware akan muncul.</li>
<li>Pilih Next untuk melanjutkan.</li>
<li>PilihYes jika ingin Windows mencari perangkat keras yang baru dipasang, kemudian pilih Next.</li>
<li>Pilih Next untuk melanjutkan.</li>
<li>Pilih Finish, dan biarkan sistem akan menyelesaikan instalasi perangkat keras yang baru tersebut.</li>
</ol>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
Sound card tidak mengeluarkan suara dan tidak menemukan konflik yang terjadi.<br />
<strong>Solusi:</strong><br />
Cek pengaturan volume pada indikator sound card yang ada di taskbar, atau juga bisa dengan cara masuk ke Volume Setting dan pastikan semua pilihan yang ada tandanya diam (un-muted), tanda P pada kotak un-muted tersebut dihilangkan dan volume suara jangan dibuat minimal. Cek volume speaker yang ada atau coba ganti dengan speaker yang lain.</p>
<p>Download contoh-contoh troubleshooting selengkapnya, klik <a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=cqqamJqsaqqbmJalafiblJStZqqgkZWnaw%3D%3D9" target="_blank">disini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-sound-card.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Troubleshooting VGA Card</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-vga-card.html</link>
		<comments>http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-vga-card.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 May 2008 02:39:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kips</dc:creator>
				<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Tips - Trik]]></category>
		<category><![CDATA[Troubleshooting]]></category>
		<category><![CDATA[VGA Card]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-vga-card.html</guid>
		<description><![CDATA[Untuk menambah contoh troubleshooting, selain yang sudah di tuliskan kemarin troubleshooting Prosesor, dan juga Casing dan Power Supply, Motherboard, Memori. sekarang berkaitan dengan Troubleshooting VGA Card.
Kasus:
Pada waktu menghidupkan komputer, layar monitor gelap dan hitam.
Solusi:


Langkah pertama, cek kabel VGA dan pastikan kabel VGA tersebut sudah masuk ke port VGA yang ada di casing komputer.


Cek indikator pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/05/VGA-Card.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-2696" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="VGA Card" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/05/VGA-Card.jpg" alt="" width="121" height="121" /></a>Untuk menambah contoh troubleshooting, selain yang sudah di tuliskan kemarin troubleshooting <a href="http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-prosesor.html" target="_blank">Prosesor</a>, dan juga <a href="http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-casing-dan-power-supply.html" target="_blank">Casing dan Power Supply</a>, <a href="http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-motherboard.html" target="_blank">Motherboard</a>, <a href="http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-memori.html" target="_blank">Memori</a>. sekarang berkaitan dengan Troubleshooting VGA Card.</p>
<p><strong>Kasus:<br />
</strong>Pada waktu menghidupkan komputer, layar monitor gelap dan hitam.<br />
<strong>Solusi:</strong></p>
<ol>
<li>
<div>Langkah pertama, cek kabel VGA dan pastikan kabel VGA tersebut sudah masuk ke port VGA yang ada di casing komputer.</div>
</li>
<li>
<div>Cek indikator pada monitor, apakah powernya berjalan dengan normal atau tidak.</div>
</li>
<li>
<div>Coba booting ulang.</div>
</li>
</ol>
<p><span id="more-620"></span></p>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
Gangguan pada VGA Card/Layar Monitor. Masalah seperti tanda-tanda gangguan yang terjadi pada VGA Card di antaranya adalah:</p>
<ol>
<li>Komputer menjadi macet atau hang ketika digunakan untuk bermain game 3D.</li>
<li>Tidak  dapat  digunakan  untuk menjalankan permainan tertentu.</li>
<li>Windows tidak bisa digunakan dalam mode normal.</li>
<li>Ada titik-titik kecil di layar monitor.</li>
</ol>
<p><strong>Solusi:</strong></p>
<ol>
<li>Cek kabel VGA yang terhubung ke monitor dan ke casing komputer, apakah sudah menancap dengan benar atau belum, kalau belum masukkan kabel tersebut sesuai dengan kaki-kaki yang tersedia.</li>
<li>Cek konektor atau pin yang terdapat pada kabel VGA. Kalau ada yang patah atau putus, segera ganti yang baru.</li>
<li>Install kembali atau perbaharui driver dari VGA Card yang dipasang. Untuk mendapatkan driver VGA tersebut, bisa dengan men-download dari situs yang menyediakan driver dari VGA itu.</li>
<li>Cobalah untuk mendownload versi terbaru versi terakhir software Direct-X dari situs Microsoft.</li>
<li>Kunjungi situs-situs yang menangani berbagai permasalahan tentang permainan atau games.</li>
<li>Buka casing komputer, cabut VGA card dari slotnya (PC/AGP) dari motherboard, dan pasang kembali. Apabila pada waktu komputer dihidupkan, layar masih hitam dan belum muncul gambarnya, ganti VGA card dengan yang baru, karena dapat dipastikan VGA card ada mengalami kerusakan.</li>
</ol>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
Pesan kesalahan pada layar monitor. Apakah selalu menemui pesan kesalahan ketika memainkan suatu permainan atau games? Apakah VGA atau animasi tidak berjalan dengan normal? Atau layar berkedip secara terus menerus?<br />
<strong>Solusi:</strong></p>
<ol>
<li>
<div>Klik menu Start &gt;&gt; pilih Help and Support. Di bawah perintah Pick a Help Topic, pilih &#8220;Fixing a problem&#8221;.</div>
</li>
<li>
<div>Pada kotak sebelah kiri, pilih &#8220;Games, sound, and video problems&#8221;.</div>
</li>
<li>
<div>Pada kotak sebelah kanan, select &#8220;Games and Multimedia Troubleshooter&#8221;.</div>
</li>
<li>
<div>Klik pilihan yang menggambarkan permasalahan yang dihadapi kemudian klik Next. Ulangi langkah-langkah tersebut sampai permasalahan bisa terpecahkan. Gunakan tombol Back untuk mengulangi langkah terakhir.</div>
</li>
</ol>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
Bagaimana mengetahui tipe dari VGA Card yang dimiliki.<br />
<strong>Solusi:</strong></p>
<ol>
<li>Buka MS-DOS prompt. Pada Windows 95/98 dan Windows XP/NT 4.0, Klik menu Start, kemudian pilih Programs, dan klik menu MS-DOS Prompt atau Command Prompt yang tersedia. Pada Windows 3.x atau Windows NT versi sebelum 4.0, klik dua kali Main kemudian klik dua kali icon MS-DOS.</li>
<li>Setelah jendela MS-DOS sudah terbuka, ketik: Debug kemudian tekan tombol [Enter].</li>
<li>Setelah layar dari perintah debug sudah terbuka dengan indikator kursor yang muncul, maka ketikkan: D C000: 0010 dan kemudian tekan tombol [Enter].</li>
<li>Layar yang berisi angka hexadecimal akan muncul dengan format  kode  ASCII  dan informasi yang muncul tersebut juga termasuk dari tipe dari VGA Card yang dimiliki.</li>
<li>Ketik: Q kemudian tekan  tombol [Enter] untuk keluar dari program Debug.</li>
<li>Ketik Exit kemudian tekan tombol [Enter] untuk kembali ke sistem. operasi/Windows.</li>
</ol>
<p>(Hal lain yang dapat dilakukan membuka casing komputer dan baca nama manufaktur yang tertera pada chipset atau IC yang ada pada VGA Card di motherboard).</p>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
Resolusi Layar monitor tidak stabil atau berubah-ubah. Setiap saat login ke Windows XP, resolusi layar monitor kembali ke ukuran besar dan untuk merubafanya ke bentuk normal harus mengubah secara manual. Nah, bagaimana caranya supaya pengaturan terhadap resolusi layar monitor tidak berubah-ubah.<br />
<strong>Solusi:</strong><br />
Harus melakukan update terhadap VGA Card yang dimiliki karena kemungkinan besar driver VGA card yang dimiliki banyak file yang hilang atau corrupt. Untuk melakukan update bisa mengunjungi situs dari penyedia driver tersebut dan download versi terbaru. Untuk mengetahui nama manufaktur pembuat VGA card, bisa melakukan cara-vara berikut ini: pada menu Start &gt;&gt; klik Administrative Tools &gt;&gt; kemudian pilih Computer Management. Di bawah kategori System Tools, klik Device Manager. Klik tanda Plus (+) untuk menampilkan pilihan Display Adapter. Dari tampilan ini, Windows akan mencari driver yang sudah ter-update. Adapun cara-caranya adalah sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>
<div>Ketika Device Manager dan tampilan Display Adapter muncul, klik kanan display adapter.</div>
</li>
<li>
<div>Pada menu kanan tersebut pilih Update Driver.</div>
</li>
<li>
<div>Kotak wizard Hardware Update akan muncul dan memberikan instruksi bagaimana cara untuk melakukan update driver.</div>
</li>
</ol>
<p>Download contoh-contoh troubleshooting selengkapnya, klik <a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=cqqamJqsaqqbmJalafiblJStZqqgkZWnaw%3D%3D9" target="_blank">disini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-vga-card.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Troubleshooting Prosesor</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-prosesor.html</link>
		<comments>http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-prosesor.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 May 2008 19:16:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kips</dc:creator>
				<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Tips - Trik]]></category>
		<category><![CDATA[Prosesor]]></category>
		<category><![CDATA[Troubleshooting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-prosesor.html</guid>
		<description><![CDATA[Masih kelanjutan contoh2 kecil kasus tentang troubleshooting, kali ini yaitu &#8220;Troubleshooting Prosesor&#8221;. Sementara untuk beberapa waktu yang lalu tentang troubleshooting Casing dan Power Supply, Motherboard, Memori.
Kasus:
Sistem mati, tidak ada kursor, tidak ada suara dan kipas tidak hidup. Kondisi tersebut bisa disebabkan oleh kabel pada power supply rusak atau putus, kesalahan pada motherboard dan kesalahan pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/05/Prosesor.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-2627" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="Prosesor" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/05/Prosesor.jpg" alt="" width="133" height="99" /></a>Masih kelanjutan contoh2 kecil kasus tentang troubleshooting, kali ini yaitu &#8220;Troubleshooting Prosesor&#8221;. Sementara untuk beberapa waktu yang lalu tentang troubleshooting <a href="http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-casing-dan-power-supply.html" target="_blank">Casing dan Power Supply</a>, <a href="http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-motherboard.html" target="_blank">Motherboard</a>, <a href="http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-memori.html" target="_blank">Memori</a>.</p>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
Sistem mati, tidak ada kursor, tidak ada suara dan kipas tidak hidup. Kondisi tersebut bisa disebabkan oleh kabel pada power supply rusak atau putus, kesalahan pada motherboard dan kesalahan pada memori.<br />
<strong>Solusi:</strong></p>
<ul>
<li>Lepaskan kabel power dari casing komputer dan ganti dengan yang baru. Lepaskan power supply, cek arus yang ada di power supply dengan peralatan elektronik, apabila tidak ada arus yang mengalir pada power supply, ganti dengan yang baru.</li>
<li>Lepaskan motherboard, cek terlebih dahulu dengan peralatan elektronik dan kalau motherboard tersebut sudah tidak berfungsi, ganti dengan yang baru.</li>
</ul>
<p><span id="more-617"></span></p>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
Sistem mati, tidak ada suara, atau terkunci sebelum mulai proses booting. Kondisi ini kemungkinan disebakan oleh  pemasangan komponen perangkat keras yang tidak benar.<br />
<strong>Solusi:</strong><br />
Cek semua komponen perangkat keras yang terpasang, khususnya pada memori dan VGA Card. Atur kembali dudukan komponen perangkat keras dan socket yang terpasang pada motherboard.</p>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
Sistem mengeluarkan bunyi beep pada waktu startup, kipas berbunyi dan kursor tidak muncul pada layar monitor. Kondisi ini disebabkan oleh pemasangan VGA Card yang tidak benar atau slot untuk meletakkan VGA Card ada kerusakan.<br />
<strong>Solusi:</strong><br />
Lepaskan terlebih dahulu VGA card dari slotnya kemudian bersihkan slot VGA Card terlebih dahulu. Cek slot VGA Card yang ada di motherboard dengan peralatan elektronik.</p>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
Sistem lambat, kipas berbunyi dan tidak ada suara beep atau kursor tidak muncul pada layar monitor.<br />
<strong>Solusi:</strong><br />
Kemungkinan pemasangan prosesor tidak tepat pada dudukan atau slotnya. Segera lepaskan prosesor dan heatsink, kemudian pasang kembali pada slot yang ada pada motherboard.</p>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
Sistem tidak mau startup setelah prosesor baru dipasang pada motherboard.<br />
<strong>Solusi:</strong></p>
<ul>
<li>Kondisi ini bisa disebabkan oleh pemasangan prosesor yang tidak tepat pada slot yang ada pada motherboard. Segera lepaskan prosesor tersebut kemudian pasang kembali.</li>
<li>BIOS tidak mendukung prosesor yang baru. Update BIOS dari sistem atau motherboard yang disediakan oleh manufaktur BIOS tersebut.</li>
<li>Motherboard tidak mendukung prosesor baru yang dipasang.</li>
</ul>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
Sistem Operasi tidak mau booting.<br />
<strong>Solusi:</strong><br />
Cek kipas pada prosesor, ganti dengan yang baru jika diperlukan. Pengaturan kecepatan bus pada motherboard harus diganti. Cek jumper tegangan pada motherboard.</p>
<p>Download contoh-contoh troubleshooting selengkapnya, klik <a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=cqqamJqsaqqbmJalafiblJStZqqgkZWnaw%3D%3D9" target="_blank">disini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-prosesor.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Troubleshooting Memori</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-memori.html</link>
		<comments>http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-memori.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 May 2008 04:33:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kips</dc:creator>
				<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Tips - Trik]]></category>
		<category><![CDATA[Memori]]></category>
		<category><![CDATA[Troubleshooting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-memori.html</guid>
		<description><![CDATA[Melanjutkan lagi tulisan tulisan tentang troubleshooting. Beberapa waktu lalu mengenai troubleshooting Casing dan Power Supply, Motherboard, kali ini mengenai masalah yang berkaitan dengan troubleshooting Memori.
Kasus :
Memasang RAM pada komputer dengan kapasitas melebihi 64MB, RAM tidak bisa terdeteksi oleh DOS, tetapi bisa terdeteksi oleh Windows
Solusi :
Kondisi semacam itu wajar dan normal, karena DOS pada waktu dirancang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Melanjutkan lagi tulisan tulisan tentang troubleshooting. Beberapa waktu lalu mengenai troubleshooting <a href="http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-casing-dan-power-supply.html" target="_blank">Casing dan Power Supply</a>, <a href="http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-motherboard.html" target="_blank">Motherboard</a>, kali ini mengenai masalah yang berkaitan dengan troubleshooting Memori.</p>
<p><strong><a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/05/Ram.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-2634" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="Ram" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/05/Ram.jpg" alt="" width="122" height="122" /></a>Kasus :<br />
</strong>Memasang RAM pada komputer dengan kapasitas melebihi 64MB, RAM tidak bisa terdeteksi oleh DOS, tetapi bisa terdeteksi oleh Windows<br />
<strong>Solusi :</strong><br />
Kondisi semacam itu wajar dan normal, karena DOS pada waktu dirancang hanya bisa mengenali RAM yang terpasang dengan kapasitas 64 MB, lebih dari 64 MB tidak akan terdeteksi. Berbeda dengan Windows, semua RAM yang terpasang akan terdeteksi dengan baik, selama RAM yang dipasang dalam kondisi bagus dan tidak rusak.</p>
<p><span id="more-604"></span></p>
<p><strong>Kasus :</strong><br />
Laporan RAM. Ada kapasitas dari RAM sebesar 128KB atau 384KB yang tidak pernah dilaporkan ketika melakukan proses booting.<br />
<strong>Solusi:</strong><br />
Kondisi ini normal. Beberapa versi dari BIOS tidak akan menampilkan area dari memori yaitu memori konvensional dan memori ekstended.</p>
<p><strong>Kasus :</strong><br />
Sistem komputer menjadi lambat ketika ditambahkan beberapa memori.<br />
<strong>Solusi:</strong><br />
Langkah pertama adalah, pastikan semua memori baru yang dipasang dikenali dengan baik oleh BIOS atau Windows. Apabila motherboard tidak mendukung penambahan memori dan hanya menerima kapasitas paling besar adalah 64 MB, maka percuma saja menambah memori baru. Memori tetap bisa terpasang tetapi efeknya bisa memperlambat kinerja komputer.</p>
<p><strong>Kasus :</strong><br />
Menambah memori tetapi Win XP Prof tidak bisa berjalan dengan lancar. Menambah memori sebesar 256MB dan 128 ke komputer. BIOS bisa mendeteksi RAM yang sudah ditambahkam tersebut tetapi Windows tidak berhasil mendeteksi bahkan tampilan di layar monitor menjadi biru.<br />
<strong>Solusi:</strong><br />
Hal yang harus diperhatikan adalah RAM yang baru apakah cocok dan sesuai dengan motherboard dan jenis RAM yang lain yang sudah terpasang sebelumnya di motherboard. Kalau RAM tersebut tidak cocok, maka akan mempengaruhi kinerja sistem bahkan mengakibatkan sistem tidak berjalan dengan baik. Sebelum memasang RAM, hal yang sangat penting adalah memperhatikan tipe dan PC dari RAM tersebut.</p>
<p><strong>Kasus :</strong><br />
Identifikasi memori yang rusak. Ketika menghidupkan komputer, terdengar bunyi beep dan komputer tidak mau booting.<br />
<strong>Solusi :</strong><br />
Beep tersebut menandakan adanya perangkat keras yang melekat pada motherboard mengalami kerusakan. Yang paling umum adalah kerusakan terjadi pada memori. Segera ambil memori tersebut dari motherboard kemudian coba bersihkan memori dengan tisu atau atau kain yang bersih. Setelah dibersihkan pasang kembali pada slot nya. Apabila setelah dipasang, masih keluar bunyi beep, memorinya harus diganti dengan yang baru.</p>
<p>Download contoh-contoh troubleshooting selengkapnya, klik <a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=cqqamJqsaqqbmJalafiblJStZqqgkZWnaw%3D%3D9" target="_blank">disini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-memori.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Troubleshooting Motherboard</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-motherboard.html</link>
		<comments>http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-motherboard.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 May 2008 01:59:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kips</dc:creator>
				<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Tips - Trik]]></category>
		<category><![CDATA[Motherboard]]></category>
		<category><![CDATA[Troubleshooting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-motherboard.html</guid>
		<description><![CDATA[<p>&#60;</p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kasus-kasus ini mungkin bukan merupakan sesuatu yang aneh lagi bagi sebagaian orang. Namun adakalanya kita sendiri gak ngeh terhadap pemesalahan atau kasus yang muncul, karena itu tulisan ini dimuat sebagai kelanjutan dari tulisan yang lalu, <a href="http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-casing-dan-power-supply.html" target="_blank">Troubleshooting Casing dan Power Supply</a>. Diantaranya kasus-kasus di bawah ini:</p>
<p><strong><a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/05/Motherboard.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-2638" style="margin-left: 10px; margin-right: 10px;" title="Motherboard" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/05/Motherboard.jpg" alt="" width="131" height="109" /></a>Kasus:</strong><br />
Baterai hanya bekerja sementara waktu.<br />
<strong>Solusi:</strong><br />
Kadang-kadang baterai bekerja dengan bagus. Kemudian, kadang-kadang kita mendapatkan kesalahan pada baterai tersebut yaitu sistem tidak bisa mengenali waktu dengan baik. Hal ini disebabkan karena baterai kehilangan tegangan dan koneksi yang buruk antara baterai dengan motherboard. Untuk mengati hal tersebut, maka langkah yang bisa diambil adalah mengganti baterai mati.</p>
<p><span id="more-598"></span></p>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
Mengganti pengaturan CMOS tetapi tidak muncul perubahannya.<br />
<strong>Solusi:</strong><br />
Ketika keluar dari pengaturan CMOS, pastikan memilih &#8220;Save and Exit&#8221; untuk menyimpan segala perubahan yang sudha dilakukan dan keluar dari setup tersebut. Memilih Exit Without Saving akan menyebabkan segala pengaturan dan perubahan yang sudah dilakukan terhadap CMOS tidak akan disimpan.</p>
<p><strong>Kasus:<br />
</strong>Sistem kehilangan Waktu, Pengaturan, atau kesalahan pada bateraí.<br />
<strong>Solusi:<br />
</strong>Baterai mati atau habis. Segera ganti yang baru.</p>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
Permasalahan umum yang sering terjadi pada motherboard.<br />
<strong>Solusi:</strong><br />
Ada beberapa hal yang harus dicek dan diper-hatikan, yaitu sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Apakah semua peralatan yang terpasang pada motherboard sudah bekerja dengan masksimal atau belum, Komponen tersebut meliputi: motherboard, processor, memory, VGA Card, dan drive. Jika ada salah satu yang tidak terpasang dengan benar, maka sistem tidak akan bekerja dengan baik. Apakah semua kabel konektor sudah dihubungkan ke masing-masing komponen.</li>
<li>Coba lepaskan segala komponen satu demi satu untuk mengetahui kesalahan yang terjadi.</li>
<li>Apakah pengaturan jumper sudah benar atau belum? Anda harus mengatur jumper untuk berbagai tipe perangkat keras yang terpasang, misalny jumper untuk processor. Jumper tersebut akan terkait dengan tipe, kecepatan, voltage, kecepatan bus, dan lain-lain.</li>
<li>Jika merasa tidak yakin dalam mengatur sebuah BIOS, aturlah dalam kondisi normal atau default.</li>
<li>Apakah bentuk motherboard masih bagus ataukah ada yang cacat? Apakah ada kaki atau pin yang ada di motherbaord dalam keadaan patah atau tidak?</li>
<li>Apakah power supply yang dipasang mempunyai daya yang cukup atau tidak? Jika menambah beberapa komponen perangkat keras yang baru ke komputer, apakah daya power supply yang ada sanggup memenuhi kebutuhan tersebut atau tidak? Daya power supply yang standar adalah berkisar 230 atau 250 watt.</li>
</ol>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
Motherbpard pecah atau rusak.<br />
<strong>Solusi:</strong><br />
Kalau menghadapi kondisi tersebut, maka mau tidak mau harus membeli motherbaord yang baru. Tidak dapat memperbaiki motherboard yang rusak tersebut dan setelah membeli motherboard yang baru, berhati-hatilah dalam memasang suatu card ke motherboard.</p>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
Terdapai pin yang bengkok pada motherboard.<br />
<strong>Solusi:</strong><br />
Kalau menjumpai pin yang bengkok pada motherboard, berhati-hatilah untuk meluruskan kembali pin tersebut dan pastikan kabel power yang terpasang ke listrik sudah dimatikan dan dicopot. Jika pin tersebut sampai patah, maka tidak bisa berbuat apa-apa dan harus membeli motherbaord yang baru.</p>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
Bagaimana bisa mendapatkan driver chipset untuk motherboard yang dimiliki.<br />
<strong>Solusi:</strong><br />
Download driver tersebut pada situs yang tersedia. Biasanya pembuat atau manufaktur dari perangkat keras menyediakan situs yang berisi driver update yang bisa didownload kapan saja. Update driver ini mempunyai fungsi yang sangat vital bagi kinerja suatu perangkat keras.</p>
<p>Download contoh-contoh troubleshooting selengkapnya, klik <a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=cqqamJqsaqqbmJalafiblJStZqqgkZWnaw%3D%3D9" target="_blank">disini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-motherboard.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Troubleshooting Casing dan Power Supply</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-casing-dan-power-supply.html</link>
		<comments>http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-casing-dan-power-supply.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 May 2008 15:50:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>kips</dc:creator>
				<category><![CDATA[Computer]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Tips - Trik]]></category>
		<category><![CDATA[Casing]]></category>
		<category><![CDATA[Power Supply]]></category>
		<category><![CDATA[Troubleshooting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-casing-dan-power-supply.html</guid>
		<description><![CDATA[Belajar memahami tentang troubleshooting dari perangkat keras yang telah dipasang dan dirakit menjadi sebuah komputer atau PC memang sudah seharusnya dilakukan, sehingga jika muncul masalah tersebut tidak terlalu bingung mengatasinya. Troubleshooting adalah proses menemukan kesalahan umum yang sering terjadi pada masing-masing perangkat keras yang digunakan pada saat merakit komputer dan mencari penyelesaian atas permasalahan yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Belajar memahami tentang troubleshooting dari perangkat keras yang telah dipasang dan dirakit menjadi sebuah komputer atau PC memang sudah seharusnya dilakukan, sehingga jika muncul masalah tersebut tidak terlalu bingung mengatasinya. Troubleshooting adalah proses menemukan kesalahan umum yang sering terjadi pada masing-masing perangkat keras yang digunakan pada saat merakit komputer dan mencari penyelesaian atas permasalahan yang terjadi.</p>
<p><a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/05/Casing.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2641" title="Casing" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/05/Casing.jpg" alt="" width="99" height="132" /></a> <a href="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/05/Power-supply.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-2642" title="Power supply" src="http://kipsaint.com/wp-content/uploads/2008/05/Power-supply.jpg" alt="" width="118" height="118" /></a></p>
<p>Nah, pada kesempatan ini, mencoba menuliskan tentang troubleshooting khusus pada Casing dan Power Supply. Ada beberapa kasus troubleshooting Casing dan Power Supply, diantaranya:</p>
<p><span id="more-594"></span></p>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
UPS tidak bisa mengatasi tegangan dengan baik.<br />
<strong>Solusi:<br />
</strong>Kemungkinan UPS yang dimiliki, baterainya dalam kondisi yang lemah. Segera isi ulang baterai tersebut supaya kapasitas dan kekuatannya menjadi penuh kembali. Apabila baterai sudah dalam keadaan penuh, tetapi permasalahan masih terjadi, maka kemungkinan besar permasalahan terletak pada UPS.</p>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
Kipas yang ada di power supply tidak bekerja atau mengeluarkan suara yang berisik.<br />
<strong>Solusi:</strong><br />
Perlu melepaskan power supply. Sebelum nantinya akan dipasang kembali, bersihkan debu yang menempel pada power supply tersebut dengan menggunakan peralatan yang memang disiapkan untuk membersihkan debu. Dalam kondisi yang bersih, maka power supply tidak akan mengeluarkan suara yang berisik dan akan bekerja dengan baik.</p>
<p><strong>Kasus:<br />
</strong>Power supply mengeluarkan suara yang berderit-derit.<br />
<strong>Solusi:<br />
</strong>Kemungkinan besar permasalahan tersebut terletak pada kipas prosesor. Bersihkan kipas prosesor tersebut. Tetapi apabila setelah dibersihkan masih mengalami kondisi yang sama, maka permasalahan tersebut terletak pada beberapa konrponen elektronik yang ada di sekitar power supply.</p>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
Lampu penerangan suram dan kompufer booting ulang.<br />
<strong>Solusi:</strong><br />
Kemungkinan tegangan listrik tidak stabil dan memerlukan UPS untuk menangani masalah tersebut. Segera beli UPS untuk menangani masalah tersebut, karena apabila dibiarkan maka PC lama kelamaan akan rusak karena tegangan yang tidak stabil.</p>
<p><strong>Kasus:</strong><br />
Ketika menghidupkan komputer, tidak terjadi apa-apa, tetapi power supply tidak mau hidup.<br />
<strong>Solusi:</strong><br />
Pastikan semua komponen terpasang dan terhubung pada power dan mendapatkan daya dari power supply tersebut. Jika kita menggunakan casing komputer dengan power supply yang bertipe ATX, Kita harus mengecek konektor dari switch power ke konektor Power Switch yang ada di motherboard. Sangat sering terjadi, khususnya ketika memasang case compute dengan sistem ATX, konektor yang dipasang keliru dan terbali sehingga menyebabkan PC tidak bisa menyala. Jika konektornya sudah terpasang dengan benar, maka permasalahannya terletak pada power supply yang jelek. Segera ganti power supply tersebut dengan yang baru.</p>
<p><strong>Kasus:<br />
</strong>Mode Power Saving atau Standby yang ada di Windows 98 tidak bekerja dengan baik.<br />
<strong>Solusi:</strong><br />
Ada beberapa komponen yang menyebabkan permasalahan diatas, diantaranya adalah sebagai berikut:</p>
<ol>
<li>Pastikan fasilitas Power Management sedang aktif. Untuk mengaktifkannya, lakukan langkah-langkah sebagai berikut: Klik Start/Settings/Control panel/klik dua kali icon Power Management untuk memastikan Power schemes dalam kondisi Always on dan aturlah waktu yang diinginkan untuk menampilkan aktivitas power Management pada monitor dan hard disk.</li>
<li>Tutup semua aplikasi yang sedang terbuka dan aktif. Ikuti instruksi yang ada pada Clean Boot untuk menutup semua software atau program yang sedang terbuka dan aktif. Begitu software tersebut tertutup, otomatis fasilitas Power Saving/Standby akan muncul.</li>
<li>Screen Savers. Non-aktifkan semua screen saver. Screen saver tersebut misalnya 3D Flower Box, 3D Flying Objects, 3D Maze and 3D Text. Apabila screen saver ini sudah hilang maka fitur Power Saving/standby akan muncul.</li>
<li>Power Management Aktif/Tidak Aktif pada CMOS. Secara umum, komputer mempunyai kontrol power management dalam BIOS. Cek CMOS komputer untuk memastikan bahwa Power Management aktif pada CMOS. Kalau ternyata ada masalah, maka kemungkinan driver dari APM ada yang rusak atau corrupt.</li>
<li>Komponen Hardware dapat menyebabkan mode Power Saving/Standby tidak bekerja dengan Beberapa perangkat keras, misalnya USB dapat menyebabkan mode Power Saving/Standby tidak bisa bekerja dengan baik.</li>
</ol>
<p>Download contoh-contoh troubleshooting selengkapnya, klik <a href="http://www.ziddu.com/download.php?uid=cqqamJqsaqqbmJalafiblJStZqqgkZWnaw%3D%3D9" target="_blank">disini</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kipsaint.com/isi/troubleshooting-casing-dan-power-supply.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

