Duh ada-ada saja gandrung ya
Yang jelas lagi suka banget sama ini lagu, entah karena syairnya yang real banget menyentuh suasana akhir-akhir ini atau pula dinamikanya lagu yang terasa banget, padahal itu lagu lawas
Kurindu disayangi sepenuh hati
Sedalam cintaku, setulus hatiku
Kuingin memiliki kekasih hati
Tanpa air mata, tanpa kesalahan
*
Bukan cinta yang melukai diriku
dan meninggalkan hidupku lagi
Tolonglah aku dari kehampaan ini
Selamatkan cintaku dari hancurnya hatiku
Hempaskan kesendirian yang tak pernah berakhir
Bebaskan aku dari keadaan ini
Sempurnakan hidupku dari rapuhnya jiwaku
Adakah seseorang yang melepaskanku dari kesepian ini
Entah apa yg menginspirasi tentang larutnya rasa cinta beberapa malam belakangan ini. Sampai-sampai memutar mp3 yang sama (bertemakan cinta) berulang-ulang kali dengan waktu berjam-jam tanpa diganti. Apa karena lagi kehausan akan cinta? Entahlah
Khusus buat lagu “Demi Cinta” ini yang dibawakan Keris Patih rasanya saya suka akan aransemen serta kelugasan Keris Patih dalam membawakan lagunya tersebut sehingga dinamika lagu sangat terasa. Jadi, bukan sebuah alasan mellow atau apalah itu istilahnya jika menikmati musik-musik yang beriama slow, karena justru kemampuan dan kekuatan vocal penyanyi tersebut, bisa dilihat dan dirasakan perbedaanya oleh penikmat yang awam sekalipun.
Tentang cinta, memang benar-benar tema yang tak akan hilang selamanya (selama kehidupan masih ada). Selamanya cinta bukan hanya sebatas dalam syair lagu tetapi dalam hehidupan dunia nyata kita berusaha menggapainya. Kalaupun melekat dalam bait-bait lirik karya para musisi, mereka peka tentunya akan ketulusan cinta terhadap para penikmat karya-karyanya.
Sama halnya dengan hasant yang baru saja menuangkan ini lirik, lagu Iwan Fals yang satu ini sangat sederhana, minim kata, musik yang mengiringi pun hanya gitar akustik dan harmonika. Tapi entah kenapa, lagu ini sangat berkesan. Salah satu lagu Iwan Fals yang sangat saya favoritkan.
Mata Hati
By: Iwan Fals
Dalam kusendiri
coba mengerti
perjalanan ini
tak terasa
di sini
Akhirnya, setelah sekian lama tidak memperhatikan acara Super-superan tuh, kemarin melihat lagi. Seperti bunglon saja tuh, karena menurut saya acara tersebut merupakan acara yang hampir sama dengan super celeb yang telah berlalu, cuma berganti-ganti nama saja, dari Super Celeb menjadi Super Star dan berubah lagi menjadi Super Soulmate.
Acaranya masih dibawakan Eko Patrio dan Ruben Onsu, dengan komentator Ivan Gunawan, Pongky Barata dan Lusi Rahmawati yang telah memasuki 8 pasang peserta Super Soulmate yang akan memperebutkan hadiah satu buah mobil.
I’ve been waiting for my dreams
To turn into something
I could believe in
And looking for that
Magic rainbow
On the horizon
I couldn’t see it
Until I let go
Gave into love and watched all the bitterness burn
Now I’m coming alive
Body and soul
And feelin’ my world start to turn
And I’ll taste every moment
And live it out loud
Itulah sebagian dari singel milik pemenang American Idol Season 7 yang baru saja selesai dengan judul “The Time of My Life” by David Cook sebagai Sang jawara.