KIP's Bandung

Humour's Articles

22
Jul

Mustahil yang Serba Mungkin

Related entries: Humour   Tags:,

Ada sebuah kisah, dimana seorang kakek yang telah ditinggal istrinya mempunyai 3 orang anak laki-laki. Ketiga anak laki-lakinya itu semua belum berkeluarga. Saat itu anak yang pertama memiliki seorang kekasih dan tidak lama kemudian membawa seorang wanita lagi kerumahnya. Ketika ditanya sang bapak (kakek itu), siapa perempuan itu? sang anak memberitahukan bahwa ia pacarnya. Sang kakek tak merasa heran karena kebiasaan itu dialaminya saat ia masih muda. Yang sedikit menjadi heran, beberapa bulan kemudian wanita (pacar pertama sang anak) itu dinikahi sang bapak (kakek) yang jelas2 usianya telah berada diujung senja.

Setelah menikahi perempuan muda yang cantik, seorang kakek berusia 90 tahun itu mendatangi seorang dokter. Dengan bersemangat, bangga dan sedikit menyombongkan diri ia bercerita kepada dokternya bahwa istrinya itu kini sedang hamil.

Sambil menahan perasaan, sang dokter berkata, “Kakek, saya punya cerita. Begini ceritanya:

Seorang lelaki dungu pergi berburu. Tetapi karena dungunya ia malah membawa payung bukan senapan. Nah, di tengah hutan ia dihadang oleh seekor beruang besar. Ia kemudian menodongkan payungnya, menembak si beruang, dan beruang itu mati seketika.”

Memang benar rasanya tuntutan zaman saat ini seringkali memaksa kita terfokus terlalu serius memikirkan kehidupan. Mungkin tanpa disadari bahwasannya ada bagian dalam hidup ini yang dapat membuat kita tersenyum, bisa seuseurian cakakak-cikikik alias tertawa ngakak yang memungkinkan kita bisa lebih santai menjalani keseharian hidup. Cerita sederhana sekalipun, seperti tentang obat yang diberikan dokkter kepada pasiennya yang pelupa dan stupid , mungkin dapat membuat kita tersenyum.

Nah, ada sebuah cerita tentang tiga sahabat: kura-kura, kodok dan kaki seribu. Suatu hari kura-kura mengundang dua sahabatnya untuk pesta kecil-kecilan. Setelah mereka makan dan minum, sambil ngobrol, si kodok berkata, “Eh .. lu berasa nggak kalau ada yang kurang … itu tuh hidangan pencuci mulut alias buah?”

Kura-kura: “Iya ya, sorry kelupaan, enaknya beli buah apa ya?” Karena selera mereka berbeda, tidak ada kata sepakat. Akhirnya si kura-kura memutuskan untuk beli rujak.

13
Jun

Jamu dan Obat Tidur

Related entries: Humour   Tags:, ,

Tidak biasanya malam tadi saya bisa tidur lebih cepat, jam satu mata sudah mulai merapat padahal biasanya susah banget diajak kompromi kalau belum menginjak dini hari. Kebiasaan itu pula yang terkadang menuntun bagian raga bertindak, mulut salah-satunya beraksi ketika tadi malam saya menyempatkan meminum jamu tradisional disebuah kios, berani menanyakan apakah ada obat tidur atau tidak? Sebenarnya jamu yang diminum bukan obat tidur, hanya sebatas untuk kesehatan biasa, tapi mungkin karena jamu itu pula lah saya bisa lebih cepat beristirahat. Akhirnya bangun lebih pagi lagi dan bisa langsung menulis he….

Teringat obat tidur, jadi teringat pula sebuah candaan yang pernah terkangkap telinga dan mata ini, sumbernya itu entah darimana asal-muasalnya, dari mulut seorang teman keluarlah cerita seperti ini:

Seorang lelaki yang terlihat begitu pucat dan lesu memeriksakan diri ke dokter. “Dokter, semua tetanggaku mempunyai anjing. Anjing-anjing itu menyalak siang malam, membuatku tidak bisa tidur” kata lelaki itu.

10
Jun

Anjuran Sang Ahli

Related entries: Humour   Tags:

Tyo sering mengeluh sakit kepala dan nyeri di dada. Lalu ia pergi ke Dokter untuk memeriksakan penyakit yang dideritanya itu. Setelah menceritakan segala penyakitnya, Dokter menganjurkan agar ia berhenti merokok dan minum-minuman keras. Selain itu juga berhenti makan daging kambing (makanan kesukaannya). Tyo pun mengiyakan anjuran Sang Dokter.

Sebelum Tyo beranjak pulang, Sang Dokter mengingatkan kembali. “Jangan lupa Anda hanya boleh makan sayuran dan daging hewan yang bisa berenang dan terbang,” nasihat Dokter kepada Tyo.

Setelah tiga hari sang Dokter menelepon Tyo, sekedar mengingatkan kalau mau makan daging hanya boleh makan daging hewan yang bisa berenang dan terbang saja.

Satu bulan kemudian Dokter berkunjung ke rumah Tyo untuk melihat perkembangannya. Setelah sampai dirumah Tyo, Dokter diberi tahu pembantunya, kalau Tyo sedng berada di kolam renang. Mendengar itu, sang Dokter merasa tenang, menyangka Tyo bukan hanya mengikuti anjurannya, tetapi juga mau berolah-raga untuk meningkatkan kebugaran tubuhnya. Sang Dokter langsung bergegas menuju kolam renang.

05
Jun

“Stupid”

Related entries: Humour   Tags:

Suatu hari dua orang kaya (X dan Y) duduk di sebuah cafe, sambil ngobrol dan menggosipkan para sopirnya.

Orang kaya X, “Hey, elo tahu nggak, sopir gue ini blo’onnya setengah mati! Elo nggak percaya? Nih lihat!!!.” Dia lalu memanggil sopirnya si Ucok, “Ucok, ini seratus ribu, pergi ke toko mobil gih, belikan gue Mercedez.” Ucok menjawab dengan sopan, “Yes Sir! Right Away.” Ucok pun langsung cabut ke toko mobil.

Orang kaya X itu terus bilang ke temannya, “Nah, apa gue kata… dia bener-bener blo’on.”

Orang Kaya Y, “Ha…. ha… , itu sih belon seberapa, elo mau lihat yang namanya stupid? Terus si orang kaya Y memanggil sopirnya si Adim, “Adim, pulang dulu ke rumah, lihatin apa saya ada di rumah atau nggak!.”

Adim, “Yes Sir!! Right Away!!” Dia langsung cabut ke rumah tuannya.

04
Jun

“Sang Pelupa”

Related entries: Humour   Tags:

Adi yang duduk di bangku SD minta izin kepada ayahnya untuk pergi ke sekolah. “Pak, Adi ke sekolah dulu ya?” kata Adi. “Iya, berangkat sana! Jangan ada yang lupa! Eh, celana kamu mana? Kenapa nggak dipakai?” tanya bapaknya. “Oh iya, saya lupa pakai ceIana … ” kata Adi. “Dasar pelupa!” kata bapaknya marah-marah.

Keesokan harinya Adi hendak berangkat ke sekolah, seperti biasa ia minta izin. “Pak, Adi berangkat ke sekolah ya. Hari ini sudah tidak ada lagi yang ketinggalan,” kata Adi. “Yakin? Lalu buku gambarmu mana?” kata bapaknya mengingatkan. “Oh iya, saya lupa Pak!” kata Adi. “Kamu ini masih kecil sudah pikun, bagaimana kalau tua nanti?” kata bapaknya sewot.

Keesokan harinya Adi minta izin lagi pada bapaknya. “Pak, hari ini Adi akan berangkat ke sekolah dan semuanya sudah komplit. Seragam sekolah, tas, sepatu, buku gambar dan penggaris semuanya, sudah ok Pak …” tidak ada yang lupa Iagi… kata Adi dengan nada yakin dan penuh percaya diri. Tiba-tiba “Flakk!!!” pantat Adi dipukul oleh bapaknya. “Dasar pelupa! Ini hari Minggu tahu!”

Advertisment

Kumpulan Pribahasa (Babasan-Paribasa) Sunda

“Sang Pelupa”
Adab lanyap Jiga nu handap asor, daek ngahprmat ka batur, tapi boga hate luhur, tungtungna...

Links

Subscribe Us