Akhirnya, setelah sekian lama tidak memperhatikan acara Super-superan tuh, kemarin melihat lagi. Seperti bunglon saja tuh, karena menurut saya acara tersebut merupakan acara yang hampir sama dengan super celeb yang telah berlalu, cuma berganti-ganti nama saja, dari Super Celeb menjadi Super Star dan berubah lagi menjadi Super Soulmate.
Acaranya masih dibawakan Eko Patrio dan Ruben Onsu, dengan komentator Ivan Gunawan, Pongky Barata dan Lusi Rahmawati yang telah memasuki 8 pasang peserta Super Soulmate yang akan memperebutkan hadiah satu buah mobil.
Dua malam berturut-turut melihat penampilan mereka, ternyata formatnya berubah dari format awal yang saya rasa cukup menarik, yaitu sebuah acara kontes bernyanyi dengan juri yang handal (Hetty Koes Endang) dan satu juri tetap lainnya Ivan Gunawan ditambah satu juri lagi yang relatif berganti-ganti itu merupakan komposisi yang tepat. Dari format tersebut acaranya masih menunjukan kompetisi tarik suara yang terlihat menarik dengan diselingi sedikit guyonan atau candaan2. Mungkin faktor itulah yang saya rasa acara menjadi hidup.
Sedikit berbeda dengan acara2 sebagai penerusnya, saya rasa terlalu berlebihan yang seakan-akan merupakan acara lawakan saja. Coba lihat seorang Ruben Onsu menyuruh seluruh juri vote lock plus penonton bertepuk tangan sambil berteriak ditambah lagi menghentakan kakinya, mau2nya tuh penonton untuk manut hal tersebut, kayak anak TK saja heu….
Mungkin saya termasuk salah satu penikmat acara yang berkaitan dengan musik yang lebih serius ketimbang lawakan2nya, jadi terkadang kalau berlebihan jadi malas juga melihatnya. Pada dasarnya saya sangat suka acara candaan tetapi tentunya dalam format tersendiri, dalam arti saya memisahkan mana acara musik yang menarik untuk dilihat dan mana acara humor yang patut ditonton sehingga bisa membuat tertawa hahaha…..
Kalau dari segi peserta dirasakan lebih variasi sih, bisa dilihat dengan tidak mendominasinya para pesinetron muda yang sebenarnya belum begitu dikenal luas oleh public. Tetapi dari segi juri rasanya ada yang kurang tepat kalau menurut saya (terkecuali Ivan Gunawan). Saya rasa Ivan gunawan mempunyai kontribusi pengaruh yang cukup besar bagi kemajuan popularitas orang disekitarnya.
Delapan pasang peserta tersebut yaitu pasangan:
Sebenarnya pengen banget menuliskan banyak tentang kualitas itu acara, tetapi akhirnya datang juga rasa lelah itu. Jika ada yang berbeda padangan silahkan sepuasnya deh berkomentar, dan maaf jika sudut pandang saya tidak sesuai dengan rekan2 yang menyukai acaranya karena saya bukan penikmat fanatik acara tersebut.