<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Menumbuhkan Profesionalisme</title>
	<atom:link href="http://kipsaint.com/isi/menumbuhkan-profesionalisme.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kipsaint.com/isi/menumbuhkan-profesionalisme.html</link>
	<description>Blog abdi thea, just is seen, heard, felt and wanted, trying to learn to become better again.</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Apr 2012 04:39:38 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>By: kips</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/menumbuhkan-profesionalisme.html/comment-page-1#comment-9839</link>
		<dc:creator>kips</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Feb 2012 04:31:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/menumbuhkan-profesionalisme.html#comment-9839</guid>
		<description>Sama-sama ya, salam kenal jg.
Terima kasih telah menyempatkan mampir :-D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sama-sama ya, salam kenal jg.<br />
Terima kasih telah menyempatkan mampir <img src='http://kipsaint.com/wp-content/plugins/smilies-themer/kips/grin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Arie</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/menumbuhkan-profesionalisme.html/comment-page-1#comment-9828</link>
		<dc:creator>Arie</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Feb 2012 09:20:19 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/menumbuhkan-profesionalisme.html#comment-9828</guid>
		<description>Setuju sekali!!
Professionalisme itu sangat penting, terutama dalam bidang bisnis. 
Salam kenal mas, salam sekses...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Setuju sekali!!<br />
Professionalisme itu sangat penting, terutama dalam bidang bisnis.<br />
Salam kenal mas, salam sekses&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: indra</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/menumbuhkan-profesionalisme.html/comment-page-1#comment-2360</link>
		<dc:creator>indra</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 02:39:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/menumbuhkan-profesionalisme.html#comment-2360</guid>
		<description>#1. Hanya Andhi dan ruang lingkup dong yang tahu :mrgreen:
#2. Di, nyambung sih, salah-sahijina nya kitu tea panginten :lol:
#3. Mudah-mudahan kita semua beranggapan seperti itu, amin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#1. Hanya Andhi dan ruang lingkup dong yang tahu <img src='http://kipsaint.com/wp-content/plugins/smilies-themer/kips/mrgreen.gif' alt=':mrgreen:' class='wp-smiley' /><br />
#2. Di, nyambung sih, salah-sahijina nya kitu tea panginten :lol:<br />
#3. Mudah-mudahan kita semua beranggapan seperti itu, amin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: muji</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/menumbuhkan-profesionalisme.html/comment-page-1#comment-2357</link>
		<dc:creator>muji</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 01:59:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/menumbuhkan-profesionalisme.html#comment-2357</guid>
		<description>memang profesionalitas itu penting dan bermanfaat bagi kita dan orang lain.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>memang profesionalitas itu penting dan bermanfaat bagi kita dan orang lain.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: katakataku</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/menumbuhkan-profesionalisme.html/comment-page-1#comment-2351</link>
		<dc:creator>katakataku</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2009 03:30:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/menumbuhkan-profesionalisme.html#comment-2351</guid>
		<description>ketika ke-profesionalisme-an seseorang dituntut dalam sebuah interaksi, sebisa mungkin apa yang diberikannya haruslah sesuai dengan hasil daripada yang ia berikan tersebut. menanggapi dari paragraf dan kalimat pertama tulisan di atas, sepertinya sebuah ke-profesional-an dalam diri seserang dan dalam kerangka struktural tidak-lah terlalu ditonjolkan dalam menanggapi kasus yang menimpanya. secara sadar atau pun tidak, -menurut saya- sebaiknya sikap dari instansi tersebut dalam menanggapi kasus yang menimpanya sekarang tidak ada dalam konteks ke-profesionalisme-an karena kalau saya bandingkan dengan sebuah kasus yang menimpa perusahaan DELL dimana seorang konsumennya (seorang profesor dari univ. michigan) memberikan sebuah keluhan tentang pelayanannya via email (kasusnya sama seperti bu prita) dan yang ditanggapi oleh perusahaan dell tersebut dari pernyataan itu adalah sebuah koreksi baginya, malahan setelah adanya keluhan via email tersebut dell merekrut tenaga2 ahli untuk bisa memberikan pelayanan lebih dan atau yang sesuai dengan keluhan yang dilontarkan konsumen. jadi kesimpulannya mungkin kualitas dari ke-profesional-an adalah adanya input dan output yang seimbang serta saling menguntungkan antara keduanya.


&lt;i&gt;punten kan bilih teu rada nyambung&lt;/i&gt; (LOL)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ketika ke-profesionalisme-an seseorang dituntut dalam sebuah interaksi, sebisa mungkin apa yang diberikannya haruslah sesuai dengan hasil daripada yang ia berikan tersebut. menanggapi dari paragraf dan kalimat pertama tulisan di atas, sepertinya sebuah ke-profesional-an dalam diri seserang dan dalam kerangka struktural tidak-lah terlalu ditonjolkan dalam menanggapi kasus yang menimpanya. secara sadar atau pun tidak, -menurut saya- sebaiknya sikap dari instansi tersebut dalam menanggapi kasus yang menimpanya sekarang tidak ada dalam konteks ke-profesionalisme-an karena kalau saya bandingkan dengan sebuah kasus yang menimpa perusahaan DELL dimana seorang konsumennya (seorang profesor dari univ. michigan) memberikan sebuah keluhan tentang pelayanannya via email (kasusnya sama seperti bu prita) dan yang ditanggapi oleh perusahaan dell tersebut dari pernyataan itu adalah sebuah koreksi baginya, malahan setelah adanya keluhan via email tersebut dell merekrut tenaga2 ahli untuk bisa memberikan pelayanan lebih dan atau yang sesuai dengan keluhan yang dilontarkan konsumen. jadi kesimpulannya mungkin kualitas dari ke-profesional-an adalah adanya input dan output yang seimbang serta saling menguntungkan antara keduanya.</p>
<p><i>punten kan bilih teu rada nyambung</i> <img src='http://kipsaint.com/wp-content/plugins/smilies-themer/kips/laugh.gif' alt='(LOL)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Andhika</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/menumbuhkan-profesionalisme.html/comment-page-1#comment-2350</link>
		<dc:creator>Andhika</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2009 02:55:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/menumbuhkan-profesionalisme.html#comment-2350</guid>
		<description>hampir 2 tahun bekerja. sayah udah masuk profesional belum yah?? :P :lol:</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hampir 2 tahun bekerja. sayah udah masuk profesional belum yah?? <img src='http://kipsaint.com/wp-content/plugins/smilies-themer/kips/tongue.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> :lol:</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

