<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Membatasi dan Membuka Diri</title>
	<atom:link href="http://kipsaint.com/isi/membatasi-dan-membuka-diri.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kipsaint.com/isi/membatasi-dan-membuka-diri.html</link>
	<description>Blog abdi thea, just is seen, heard, felt and wanted, trying to learn to become better again.</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Feb 2012 09:20:19 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: cecep</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/membatasi-dan-membuka-diri.html/comment-page-1#comment-2136</link>
		<dc:creator>cecep</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2009 23:52:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/membatasi-dan-membuka-diri.html#comment-2136</guid>
		<description>memang adanya saatnya kita membuka dan menutup diri....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>memang adanya saatnya kita membuka dan menutup diri&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: indra</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/membatasi-dan-membuka-diri.html/comment-page-1#comment-2119</link>
		<dc:creator>indra</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2009 11:51:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/membatasi-dan-membuka-diri.html#comment-2119</guid>
		<description>#4. Hatur nuhun wejanganna, bener banget hal yang diutarakan Dhodi itu, karena memang hal tersebutlah yang menginspirasi saya untuk menggoresannya.
#5. Terima kasih juga buat Ajfly yang telah melengkapinya, semoga bisa lebih bermakna. Amin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>#4. Hatur nuhun wejanganna, bener banget hal yang diutarakan Dhodi itu, karena memang hal tersebutlah yang menginspirasi saya untuk menggoresannya.<br />
#5. Terima kasih juga buat Ajfly yang telah melengkapinya, semoga bisa lebih bermakna. Amin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ajfly</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/membatasi-dan-membuka-diri.html/comment-page-1#comment-2118</link>
		<dc:creator>ajfly</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2009 10:46:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/membatasi-dan-membuka-diri.html#comment-2118</guid>
		<description>hmm,, berbagi ya, seberapapun besarnya ruang itu dibagi dengan yang lain, pendamping hidup, ortu, anak, sodara, teman, sahabat, tetangga, fakir miskin, dll. Seorang individu butuh sekali ruang untuk dirinya sendiri. Sendiri itu juga perlu, mungkin untuk introspeksi diri. Namun ketika ruang sendiri semakin diperluas, maka yang ada adalah sebutan introvert. 
Jadi menurut saya, pembagian ruang itu merupakan hasil dari aksi-reaksi yang ada disekitar kita. [hanya menambahkan saja]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hmm,, berbagi ya, seberapapun besarnya ruang itu dibagi dengan yang lain, pendamping hidup, ortu, anak, sodara, teman, sahabat, tetangga, fakir miskin, dll. Seorang individu butuh sekali ruang untuk dirinya sendiri. Sendiri itu juga perlu, mungkin untuk introspeksi diri. Namun ketika ruang sendiri semakin diperluas, maka yang ada adalah sebutan introvert.<br />
Jadi menurut saya, pembagian ruang itu merupakan hasil dari aksi-reaksi yang ada disekitar kita. [hanya menambahkan saja]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dhodie</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/membatasi-dan-membuka-diri.html/comment-page-1#comment-2117</link>
		<dc:creator>dhodie</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Feb 2009 04:38:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/membatasi-dan-membuka-diri.html#comment-2117</guid>
		<description>Saya ingin komentar dari sudut pandang seorang introvert, membatasi diri dilakukan karna ia tidak nyaman dengan orang yang tidak dikenal, tidak dikehendaki, dan ingin dihindari. 

Sedangkan, membuka diri dilakukan introverter, ketika dia sudah merasa yakin bahwa orang yang hendak melewati batasan yang sudah digarisnya, adalah orang yang kenal dan dipercaya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya ingin komentar dari sudut pandang seorang introvert, membatasi diri dilakukan karna ia tidak nyaman dengan orang yang tidak dikenal, tidak dikehendaki, dan ingin dihindari. </p>
<p>Sedangkan, membuka diri dilakukan introverter, ketika dia sudah merasa yakin bahwa orang yang hendak melewati batasan yang sudah digarisnya, adalah orang yang kenal dan dipercaya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: indra</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/membatasi-dan-membuka-diri.html/comment-page-1#comment-2113</link>
		<dc:creator>indra</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Feb 2009 23:20:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/membatasi-dan-membuka-diri.html#comment-2113</guid>
		<description>Hatur nuhun or matur nuwun sanget Dri, mudah2an kita bisa menghiasi diri bukan dengan perhiasan materi semata tetapi dengan akhlak yang selayaknya. Amin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hatur nuhun or matur nuwun sanget Dri, mudah2an kita bisa menghiasi diri bukan dengan perhiasan materi semata tetapi dengan akhlak yang selayaknya. Amin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ãñÐrî</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/membatasi-dan-membuka-diri.html/comment-page-1#comment-2109</link>
		<dc:creator>ãñÐrî</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2009 00:31:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/membatasi-dan-membuka-diri.html#comment-2109</guid>
		<description>Hmmm nice, 

memang harus ada dan harus selalu ada ruang dalam diri ini untuk orang lain. Karena memang manusia ga bisa hidup tanpa manusia lainnya. Indah atau tidaknya ruangan itu tergantung dari indah atau tidaknya kita &lt;em&gt;&quot;Menghiasi Diri&quot;&lt;/em&gt;.

Menurut ãñÐrî (IMHO) agar ruangan itu indah, perlakukan orang lain seperti kita ingin diperlakukan oleh orang tersebut. Dimanapun kita berada.

Keep on Writing Brother.
Hopefully Alloh Bless U ;)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hmmm nice, </p>
<p>memang harus ada dan harus selalu ada ruang dalam diri ini untuk orang lain. Karena memang manusia ga bisa hidup tanpa manusia lainnya. Indah atau tidaknya ruangan itu tergantung dari indah atau tidaknya kita <em>&#8220;Menghiasi Diri&#8221;</em>.</p>
<p>Menurut ãñÐrî (IMHO) agar ruangan itu indah, perlakukan orang lain seperti kita ingin diperlakukan oleh orang tersebut. Dimanapun kita berada.</p>
<p>Keep on Writing Brother.<br />
Hopefully Alloh Bless U ;)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ãñÐrî</title>
		<link>http://kipsaint.com/isi/membatasi-dan-membuka-diri.html/comment-page-1#comment-2108</link>
		<dc:creator>ãñÐrî</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Feb 2009 23:53:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://kipsaint.com/isi/membatasi-dan-membuka-diri.html#comment-2108</guid>
		<description>Komen heula, baru baca...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Komen heula, baru baca&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

