Seperti biasanya, saat-saat hendak memejamkan mata ku sempatkan diri online sambil menunggu rasa kantukku tiba menghampiri. dan seperti biasanya pula sebuah televisi yang sudah usang pun ku nyalakan sekedar mendengar suaranya tuk menemani malam-malam yang seolah terasa sunyi.
Tak terasa berjam-jam telah berlalu, mata ini masih memihak pada sebuah layar dihadapanku ini.
Terdengar ditelingaku syair sebuah lagu lawas dari seorang rocker lama. Namun kali ini berbeda dari biasanya, lantangnya suara seorang Hari Mukti berubah menjadi sebuah alunan merdu seorang “neng geulis”, Intan Nuraini.
Sambil mendengarkan lagu ini, pikiran ini terasa tak berarah, tak tahu kenapa dan karena apa gerangan? Mau nulis juga kok malah bingung ya. Mungkin satu kata saja alasannya, “Suntuk” barangkali.
Intan Nuraini - Satu Kata, Download mp3
hanya satu kata
tiada sempat terucap
walau kita berjumpa
dan saling menyapa
hanya satu kata
kembali karang di hati
walau sering bicara
sampai lupa waktu
dimana ku harus mencari
sebuah kata yang hilang
saat denganmu
bukan banyak kata
ketika ingin bicara
tentang bara di dada
cukup satu kata
jangan kau ragu dan membisu
ucapkan saja isi hatimu
lewat satu kata
ketika ingin bicara
tentang bara di dada
cukup satu kata
hanya satu kata [4x]












February 16th, 2008 at 22:20
Hai Intan! Saya salah satu fans kamu lho dari tahun 2003! Saya boleh ndak kalo mau tau alamat rumah kamu atau no hp kamu? Oh ya trus kalo kamu mau promo album lagi bisa ndak kalo di BSD kan banyak juga tuh tempat-tempatnya spt: BSD Junction, ITC BSD? Kapan nih mau promo album lagi?
February 17th, 2008 at 09:08
Untuk Intan atau yang tahu tentang Intan kasih info buat Jusak, dia Fan beratnya he…