Pengertian diskrit, kontinyu dan himpunan (set):
Diskrit :
Kontinyu :
Menulis karya ilmiah memang bukan masalah yang mudah, dalam hal ini dituntut penuangan yang terstruktur sehingga akar permasalahan yang dibahas akan dapat disimpulkan yang pada akhirnya merupakan jawaban dari tujuan penulisan karya tersebut.
Bagi yang sudah biasa menyusun karya ilmiah mungkin bukan perkara yang sukar atau sulit dalam karyanya. Tetapi bagi yang masih tarap belajar tentunya diperlukan aturan-aturan atau dasar penulisan yang baik dan benar. Oleh karena itu saya coba berbagi sedikit pengetahuan masalah ini yang pernah saya dapatkan dulu meskipun saya sendiri tidak terlalu mengusainya. untuk lebih jelasnya bisa dilihat (download) file yang saya sertakan disini, mudah-mudahan bermanfaat.
Selain beberapa kesenian tradisonal sunda seperti Degung, Longser, benjang, kuda ronggeng atau tayuban lainnya, ada satu kesenian yang tidak kalah tersohor dikalangan masyarakat sunda yaitu “Kuda Lumping”.
Dari pamor yang ada ini menembus ke berbagai kalangan tentunya seperti halnya di ceritakan dalam bait-bait lagu yang tidak melewatkan kesempatan dengan mengambil tema masalah kuda lumping ini sebagai syair atau lirik lagu.
Sebagai contoh, Desa Ciwaru yang terletak di kaki Gunung Manglayang, Kabupaten Bandung, Jabar, masih terkenal dengan adanya kesenian kuda lumping yang memeriahkan berbagai hajatan/khitanan.